Menghindari Tukang Ghosting

Waktu Baca: 3 menitKalau kamu sudah menonton film Sobat Ambyar di Netflix, kamu bisa mengatakan bahwa sosok Saras adalah tukang Ghosting.
Apa itu Ghosting ?

Ghosting adalah istilah dari bahasa Inggris, yang merujuk pada aktivitas seseorang yang sedang pendekatan / PDKT pada kita secara intensif, hingga menimbulkan rasa suka, tetapi kemudian mendadak menghilang, memutuskan jalur komunikasi. Pelaku ghosting tidak mengenal jenis kelamin dan usia. Siapapun bisa melakukan ghosting. Efek dari ghosting pada korban adalah rasa gelisah, merasa diri tidak berharga, merasa tertipu, marah, atau tiba-tiba membenci dia.

Ada banyak alasan mengapa orang melakukan ghosting

  1. Iseng
    Bisa jadi dia hanya bermaksud menggoda, ingin mendapatkan perhatian sekaligus memberi perhatian, namun tidak ingin bertanggung jawab lebih jauh dengan terikat pada hubungan khusus.
  2. Dia menemukan sosok yang lebih baik dari kita. 
    Pada saat dia PDKT, kita tidak pernah tahu seberapa dalam kejujuran dia. Kita pun tidak tahu bagaimana realita hidupnya. Kita juga tidak tahu adanya kemungkinan dia juga melakukan kontak intensif dengan orang lain di saat dia PDKT pada kita. Ketika dia menemukan sosok yang lebih baik, dia bisa dengan cepat meninggalkan kita. Terlebih lagi, tidak ada ikatan kuat dengan kita.
  3. Dia belum siap untuk pacaran
    Ketika dia tahu bahwa pacaran tinggal selangkah lagi, tinggal nembak aja, dalam benaknya terbayang ikatan dan tanggung jawab mengatur waktu, emosi, perhatian, uang, dan pikiran dengan kita. Dia juga tahu dalam waktu dekat kita akan nembak. Berhadapan dengan banyak risiko itu, dia merasa tidak nyaman, dan begitu saja langsung memutus kontak dengan kita.
  4. Kita terlalu pasif
    ada kemungkinan kita begitu grogi dalam proses PDKT, sehingga salah tingkah. Celakanya, karena grogi lantas kita kehilangan inisiatif untuk menghubungi, merawat hubungan, atau menghibur dia. Kalau menurut dia lantas diri kita kurang progresif, sangat mungkin dia mencari alternatif sosok lain dan meninggalkan kita begitu saja, tanpa ada pesan atau evaluasi.
  5. Kesalahan dalam PDKT
    Bisa jadi kita melakukan kekeliruan dalam proses pendekatan, sehingga dia merasa ilfil. Kesalahan bisa terjadi misalnya lupa tanggal ulang tahun, tidak datang menengok ketika dia sakit, tidak responsif ketika dia meminta pertolongan, lambat dalam merespon chatting, atau salah ucap karena membandingkan dia dengan sosok orang lain. Dalam proses PDKT, sangat jarang orang memberikan feedback agar orang lain memperbaiki diri. Biasanya yang terjadi adalah ditinggalkan saja karena tidak cukup berharga.

Lantas apa yang perlu kita lakukan agar selamat dari tukang ghosting ?

  1. Meningkatkan kewaspadaan
    Kita perlu merefleksikan setiap saat, sampai di mana proses pendekatan sudah berlangsung. Pahami bahwa setiap kata, kalimat, dan tindakan yang dia pilih, adalah sesuatu yang bertujuan. Ada dua kemungkinan tujuan : mendapatkan perhatian dari kita, atau memberikan perhatian kepada kita. Waspadai juga janji yang muluk-muluk, apalagi kita belum cukup mengenali lebih jauh tentang pribadinya.
  2. Komunikasi dengan tetap mempertahankan rasionalitas
    Ketika dia berusaha meningkatkan kualitas chatting atau kontak dengan kita, pastikan bahwa kita masih menjaga kewarasan. Jangan mudah memberikan hadiah untuk menyenangkan hatinya. tidak semua keinginannya harus dituruti. Ketika dia tiba-tiba menghilang, segera kembalikan pikiran pada ritme harian sebelum mengenal dia.
  3. Menjauhkan diri dari ekspektasi berlebihan
    Kadang-kadang kita dihadapkan pada situasi rindu untuk bisa memiliki pasangan. Kerinduan yang besar itu seolah-olah terjawab dengan hadirnya sosok out of nowhere yang tiba-tiba berkenalan dengan kita. Seolah-olah semesta alam menjawab keinginan kita. Pada kondisi itu kita harus ingat bahwa kehadirannya tidak selalu merupakan bentuk jawaban atas kebutuhan kita. Oleh karena itu jangan berharap terlalu besar dengan membayangkan dia sebagai pacar, terlebih lagi bila imajinasinya sampai pada menjadi pasangan hidup. Itu akan terlalu jauh.
  4. Mengatur ritme agar tidak tergesa-gesa
    Salah satu ciri ghosting adalah pedekate yang intensif, durasi relatif cepat, dan kita terbawa emosi mengikuti ritme yang dia buat. Jangan tergiur ekspektasi bahwa proses perkenalan dapat berlangsung sangat singkat sekian hari atau sekian minggu untuk sampai pada tahap pacaran. Setidaknya diperlukan waktu minimal 2 bulan untuk memastikan bahwa dia benar-benar serius untuk menempatkan diri kita sebagai sosok penting dalam hidupnya. Bila tiba-tiba dia mengajak berpacaran, kita perlu menahan diri, memberi ruang waktu lebih banyak, untuk mengenali dia lebih dalam.

itulah tips untuk menghindari diri dari tukang ghosting. Jangan sampai pula kita menjadi tukang ghosting bagi orang lain.

Benny Pudyastanto
Peneliti lepas untuk isu kesehatan mental di sekolah, merangkap bapak asrama anak-anak SMA

Similar Articles

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

Instagram

Most Popular