Waktu Baca: 2 menit

Pernahkah kamu dikontak via chat oleh temanmu, atau orang baru, dengan awalan chat hanya berupa huruf P yang dikirim beberapa kali ? Kalau kamu merasa kesal dengan cara komunikasi macam itu, berarti kamu ada di jalur nalar yang benar. Idealnya sebuah komunikasi antara pengirim dan penerima pesan bisa memahami tiap kode atau pesan yang dikirimkan. Sayangnya, dunia komunikasi kita tidak ideal. Pemakaian huruf P sebagai pembuka chat adalah salah satu bukti tidak idealnya sebuah komunikasi.

Penggunaan P kira-kira berawal dari era Blackberry Messenger, ketika pengguna bisa mengirimkan PING sebagai pesan kepada pengguna lain. PING sendiri sebetulnya akronim dari Packet Internet Gopher, atau sebuah perangkat dalam computer untuk menguji koneksi di antara 2 komputer yang saling terhubung. Ketika itu di era BBM, orang mengirimkan PING untuk menguji apakah perangkatnya terhubung dengan perangkat orang lain yang ia ajak komunikasi. Tetapi lama kelamaan orang tidak lagi peduli fungsi dasar pengiriman PING. Mestinya PING dikirim cukup satu kali, lalu orang mengirim beberapa kali untuk menarik perhatian. Mungkin orang mengira dengan mengirim PING beberapa kali, maka pesan yang tertunda bisa segera masuk. Padahal tidak ada kaitannya antara PING dengan pesan yang pending. Bukannya mempercepat pengiriman pesan, penggunaan PING beberapa kali justru membuat kesal pembaca.

Ketika penggunaan BBM makin surut dan beralih ke aplikasi percakapan lain, misalnya Direct Message Instagram, Facebook Messenger, Whatsapp, atau LINE, orang ingin meneruskan penggunaan PING dalam percakapan. Ya, sesuatu yang tidak lagi diperlukan namun dipaksakan pengguna. Ketimbang orang menulis empat huruf, orang lalu memilih menggunakan satu huruf saja, yaitu P. Sesuatu yang berawal dari hal yang tidak efisien dan tidak efektif, justru makin jadi buruk dengan penggunaan huruf P.

Boleh dikata pelaku pengguna huruf P ini adalah anak-anak, remaja, dan orang muda, yang barangkali mereka tidak mengalami era BBM. Mereka hanya tahu dari kakak-kakaknya, meneruskan kebiasaan yang dilakukan oleh kakak-kakaknya. Tetapi ini bukan berarti pengguna huruf P hanya orang muda, bahkan yang usia dewasa pun banyak. Ketika kaum pemuja P ini diingatkan atau dimarahi, reaksi mereka bukan lantas koreksi diri, tetapi justru menyalahkan lawan chat, dengan menganggap sombong, atau ribet diajak komunikasi.

Lebih fatal lagi ketika kebiasaan penggunaan P ini dipakai untuk menghubungi narahubung perusahaan dalam rangka melamar pekerjaan. Dari cara komunikasi sudah bisa menunjukkan ketidaktahuan orang tentang etika komunikasi. Kalau saya menjadi ketua tim seleksi karyawan, saya akan coret para calon karyawan yang mengawali komunikasi dengan huruf P. Kultur buruk macam ini tidak dapat dibiarkan dan tidak dapat dibenarkan. Harus ada pihak-pihak yang meluruskan, termasuk kita sendiri.

Lantas bagaimana caranya meluruskan ?

Pertama, kalau kita mendapat chat dari orang baru atau teman yang mengawali chat dengan huruf P, kita balas saja, “Caramu berkomunikasi tidak sopan. Kamu mengirimkan huruf P itu tidak ada artinya. Bahkan kamu pun tidak menyebut namaku. Selama satu jam ke depan kontakmu akan aku blok. Setelah itu silakan kamu hubungi aku dengan cara yang lebih sopan dan beradab. “

Kedua, satu jam setelah kita blokir nomor kontaknya, kita buka kembali blokirnya. Kita tunggu apakah ia menghubungi kita kembali dengan cara yang lebih baik. Kalau ia kemudian menghubungi kita dengan cara yang baik, kita bisa lanjutkan dengan menanggapi percakapannya.

Ketiga, kalau setelah kita buka blokirnya ternyata ia tidak mengubah cara komunikasi, dengan tetap menggunakan huruf P, maka blokir kita lanjutkan saja untuk seterusnya.

Pada kenyataannya, kita tidak harus merespon orang yang tidak mampu menghargai kita melalui cara komunikasi yang baik.  Kalau itu menyebalkan, kita masih punya pilihan untuk memblokir nomor tersebut. Kalau ia benar-benar niat menghubungi kita, ia akan mencari cara untuk berkomunikasi dengan kita, meskipun tidak melalui chat.

Mari kita berantas budaya penggunaan huruf P sebagai awalan chat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here