Waktu Baca: 3 menit

Sore itu, tangan Irsa nampak sangat lihai sekali saat menempelkan harha di setiap produk yang akan dijualnya. Pasalnya, ia baru saja mendapati kabar bahwa stok yang berada di salah satu pusat perbelanjaan sudah habis. Pantas tersirat aura kebahagiaan dari wajahnya saat kami menyambangi ke kediamannya yang sekaligus menjadi pusat operasionalnya selama ini. Di balik rumah mungil itulah, ada omzet yang menggiurkan.

Irsa adalah seorang perempuan muda yang luar biasa, ia mampu membagi peran saat harus menjadi pegawai kantoran dan juga ketika sedang menjadi wirausaha. Sudah tiga tahun lamanya ia merintis dan mengembangkan sebuah usaha yang diberi nama ALF Kids Apparel.

ALF Kids Apparel, sebuah bisnis yang berfokus pada konveksi anak. Irsa pun menuturkan bahwa usahanya tersebut lebih banyak berkutat untuk menyediakan baju anak, sepatu anak, dan juga baju anak yang sesuai dengan pesanan konsumen (custom). Ia juga menambahkan produk yang dijualnya bisa dikenakan untuk anak-anak mulai dari umur satu hingga delapan tahun. Tentunya pasar yang disasar oleh ALF Kids Apparel ini berdasarkan dengan riset yang selama ini dilakukan oleh Irsa.

     Sumber foto : ALF Kids Apparel

Usaha konveksi, khususnya anak memang akhir-akhir ini sedang menjadi tren di masyarakat Indonesia. Segmen pasar anak-anak memang selalu menarik untuk digarap dari sudut pandang bisnis. Hal ini dikarenakan banyak hal yang bisa dijual ke dunia anak-anak. Irsa pun menangkap sebuah peluang dari fenomena tersebut. “Awalnya saya mendirikan ALF Kids Apparel karena bosan melihat desain baju anak-anak. Mosok hanya itu-itu saja,” ujar Irsa saat ditanya mengenai ide awal pendirian ALF Kids Apparel. Perempuan muda lulusan salah satu universitas negeri ternama di Jogja ini juga menambahkan bahwa ia ingin membuat konsep baju pasangan antara ayah dan anak, bukan hanya ayah dan bundanya saja.

Sebagai seorang wirausaha muda, ia juga harus terus mengembangkan bisnis yang digelutinya. Maklum saja, jurusan yang dulu dipilihnya sangat bertolak belakang dengan apa yang dijalaninya saat ini. Tetapi ia memiliki keyakinan bahwa apa yang dia rintis haruslah diperjuangkan, begitulah prinsip yang ia jalankan. Irsa juga tidak takut dan malu untuk mencari informasi terkait pengetahuan baru yang bisa menambah soft skills di bidang bisnis.

Salah satu pengalaman berharga yang berhasil diperoleh oleh ALF Kids Apparel sewaktu lolos menjadi peserta training camp untuk para pelaku bisnis yang baru saja memulai bisnisnya. Dari pelatihan yang diterimanya itu, Irsa menjadi semakin percaya diri untuk menjalankan usahanya dari hari ke hari. Keseriusannya dalam mengikuti pelatihan membuahkan hasil yang manis, ALF Kids Apparel mendapatkan tempat untuk menjual produknya di salah satu pusat perbelanjaan di kota Jogja.

“Bagi saya ini kesempatan yang baik banget, soalnya selama ini saya hanya memasarkan produk di dunia maya. Kalau gini kan produk saya semakin dikenal. Jadi saya merasa terbantu bangetlah,” ujarnya dengan senyum mengembang. Ilmu lain yang diperoleh dari hasil training camp adalah kemampuan untuk beradaptasi dan melakukan inovasi. Hal ini ia terapkan saat pandemi menerjang negeri ini, untuk menutup biaya operasional maka ALF Kids Apparel banting setir untuk memproduksi masker kain yang cocok digunakan untuk anak-anak. Produk ini ternyata sangat laris manis dan digemari oleh anak-anak.

             Sumber foto : ALF Kids Apparel

Disinggung terkait pemasaran ALF Kids Apparel, Irsa menyatakan bahwa selama ini masih berbasis kepada relasi dan sosial media saja. Itu pun ia sudah mengalami kewalahan pesanan yang masuk. Padahal rencananya tahun ini ia akan mulai merambah lokapasar yang ada di Indonesia. Di saat inilah, Irsa merasakan dukungan penuh yang diberikan oleh keluarga. Dukungan nyata pun diberikan sang suami dengan berbagi tugas. Jika ada pesanan yang harus COD maka ia yang mengantarkan. Tidak hanya di situ saja, suami juga membuatkan desain untuk produk yang akan dijual di ALF Kids Apparel.

Menutup perjumpaan kami sore itu, ALF Kids Apparel juga memiliki hambatan. Selama ini, Irsa masih harus mengambil bahan mentahnya dari luar Jogja. Harapannya ke depan, di Jogja akan muncul penyedia bahan untuk naju anak sehingga bisa mengurangi biaya operasional. Setiap wirausaha tentunya harus punya mimpi, termasuk juga Irsa. Ia ingin menciptakan lapangan pekerjaan melalui toko dan mesin konveksi yang ingin diwujudkannya kelak di kemudian hari. Teman-teman bisa kepoin media sosial dari ALF Kids Apparel di sini, yuk bantu mewujudkan mimpi mulia Irsa.(*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here