Bagaimana perasaan Anda sekarang ?
“Ya…biasa-biasa saja ?”
“Nggak merasa khawatir ?”
“Biasa-biasa saja.”

Ungkapan biasa-biasa saja itu sudah jadi trade mark Pak Joko Widodo sejak masih jadi Walikota Solo, hingga jadi RI 1. Ungkapan yang sama ternyata juga dipakai oleh Gibran Rakabuming Raka dalam sebuah wawancara TV ketika ditanya soal kemenangan bapaknya. Biasa-biasa saja itu memang sudah jadi way of life keluarga Pak Jokowi. Ini tidak hanya urusan penampilan, tetapi juga pilihan tindakan. Kalau kemudian Gibran dan Bobby masuk jalur politik, itu juga biasa-biasa saja, toh seperti anak presiden sebelum-sebelumnya.  Nah, rupanya kini Kaesang Pangarep si anak bungsu pun menjadi cowok yang biasa-biasa saja. Dia toh sama saja seperti sebagian orang pada umumnya dalam hal percintaan :  Tukang Ghosting.

Dalam sebuah postingan feed akun Instagram @meilia_lau menyebutkan
“Sekadar mengingatkan, janji pertama di tahun 2017 ke rumah eyang yang dia panggil Aman in Chinese. Di depan meja sembahyang Papa saya itu. Janjinya akan menjaga anak saya @kaesangp dan 4 tahun di Singapura dia tidak punya siapa-siapa sendirian, saya yang menjaga kamu, @jokowi begitu selesai kuliah balik Indonesia dan ada Pandemi 1 tahun. Janjimu akan menikah dengan anak saya di bulan Desember 2020. Saya ada buktinya semua, yah. Anak saya menunggu dengan hati setianya. Di bulan Januari di tanggal 13 – 2021 katanya diririnya (Kaesang) kok kayak aneh. Dan dia (Kaesang) menghilang ! Kami hanya bingung ada apa…”

Sementara itu dalam story IG @kimberleyneo menuliskan
“I am posting this here because I want you to know that you have made the biggest mistake of your life. As a woman & a friend who knew both you and Felicia from our university years, I was so disappointed in your actions. You should be ashamed of your actions and I will stand up for her as her friend even though she has been silently suffering.
For five years you dated my friend, brought her out to the public eye and led her to believe that she was the only one for you. Then for no reason, you started ghosting her as if she wasn’t ever important in your life. Even if you had reasons, what makes you think that you have the right to suddenly abandon her when she was by your side all this time?
No answer, no replies and suddenly removing all photos of her from your account. You left Felicia hanging with no idea what happened. And as if that’s not enough, she had to deal with breakup being reported all over the news. You broke her heart into a million pieces. She still kept quiet & silently fought on. But you had to hurt her again with this sudden ‘new relationship’ which she had to find out from the news. What kind of man are you?
This is not how a man from a reputable family, or any man for that matter, should treat a girl who has been nothing but faithful and loyal to you for the past 5 years.
If you want to break up with a girl – tell it to her face, give her the closure that she needs.
Aunty @meilia_lau we all stand together with Felicia.”

Sebetulnya yang menjadikan kasus ghosting tidak biasa-biasa saja adalah status sosial Kaesang Pangarep sebagai Royal Family, dan durasi ghostingnya yang setara satu periode jabatan bapaknya : 5 tahun ! Seorang Felicia Tissue kena ghosting setelah 5 tahun berpacaran dengan Kaesang adalah sesuatu yang sangat aduhai sakitnya.

Tindakan ghosting pasti ada alasan dan motifnya. Kita tidak tahu pasti apa sebabnya; hanya tinggal spekulasi saja. Saya kira ini tidak ada kaitannya dengan ujaran Jokowi soal ‘benci produk asing dan cintai produk lokal’. Hanya kebetulan saja waktunya bersinggungan dengan terungkapnya kelakukan ghosting Kaesang.

Kasus ini juga tidak ada kaitannya dengan prahara Partai Demokrat yang menyerang AHY, meskipun AHY dan Kaesang sama-sama Royal Family. Bedanya, AHY kehilangan partai kesayangannya, sementara Kaesang menghilangkan diri dari perempuan yang menyayanginya. Kalau ini dianggap pengalihan isu agar publik mengabaikan jeritan Partai Demokrat, tampaknya pengalihan isunya terlampau receh.

Pada akhirnya tampak bahwa Kaesang cowok yang biasa-biasa saja, yang tidak mudah merangkai kata. Barangkali ia kesulitan untuk undur diri baik-baik dari Felicia. Sikap tinggal glanggang colong playu , jadi buron dalam hal asmara, setelah berhasil mengangkat Cik Felicia kepada sorotan publik, bahkan digandeng untuk ikut mantenan Royal Wedding kedua kakaknya di Solo.

Kita juga tidak tahu apa diskusi internal keluarga istana soal pacaran beginian, karena toh kalau wartawan berupaya menginvestigasi hasilnya bermuara pada satu frasa : “Ya, biasa-biasa saja.” Sementara dari pihak Felicia, yang lebih banyak bersuara adalah mamanya dan teman-teman kuliahnya. Wajarlah kalau keluarga Cik Felicia kesal, karena ada komitmen Kaesang untuk menikahi Felicia pada bulan Desember 2020, namun kemudian Kaesang mengeluarkan  jurus teleportasi Naruto, yaitu  Shunshin no Jutsu.

Apapun alasannya, pada akhirnya Felicia pantas mendapatkan yang lebih baik. She deserves better. Perilaku Ghosting dalam cinta itu sebetulnya biasa-biasa saja dalam kebudayaan kita yang adiluhung ini, sebagaimana terekam dalam dongeng Roro Jonggrang dan Perang Bubat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here