Waktu Baca: 4 menit

Membicarakan Jogja, tidak hanya sebagai kota yang identik dengan pelajar dan budayanya. Tetapi juga dengan iklim industri kreatifnya. Tentu ini juga bertautan dengan konteks revolusi teknologi yang memasuki 4.0. Di era seperti sekarang ini semuanya berbasiskan kecepatan. Apalagi jika sekali lagi membincangkan tentang industri kreatif yang sedang berkembang pesat.

Perkembangan dunia digital yang sedang terjadi juga membuat terbukanya akses-akses yang selama ini masih tertutup. Kita semua memahami dan bersepakat bahwa konteks digital memudahkan semuanya, termasuk juga ketika membangun perusahaan dan para individu yang terlibat di dalamnya.

Tempat menjadi sebuah hal yang selalu mengikat sebuah perusahaan dan para pekerjanya. Dinamis dan fleksibel, begitulah dua kata yang dapat menggambarkannya. Sehingga dalam perjalanannya muncullah sebuah kosakata baru yaitu coworking space. Sebuah tempat yang beberapa tahun belakangan ini ramai diperbincangkan. Bahkan kamu akan terlihat sangat keren saat ditanya mau kerja di mana? Jawabanmu adalah coworking space.

Di Jogja tentunya tidak mau ketinggalan dengan kota besar lainnya yang sudah menyediakan layanan jasa coworking space. Kita dengan mudahnya akan menemukan coworking space saat berselancar di dunia maya. Persaingan bisnis coworking space tentulah juga sengit, sampai-sampai juga ada kedai kopi yang mengklaim juga sebuah  coworking space. Tentu kita harus ingat kembali root dari coworking space itu apa sebenarnya.

Hal itulah yang sedang dan terus dilakukan oleh Infini Space, sebuah tempat yang menjaga roh dari coworking space. Hendra, Co Founder dari Infini Space mengatakan bahwa coworking space itu sejatinya adalah tempat yang bisa membangun hubungan antar individu atau juga perusahaan. Karena konsep awalnya adalah berbagi. Bukan malah menjual makanan atau minuman. Infini Space menegaskan bahwa mererka bukanlah coworking space kaleng-kaleng.

Infini Space adalah sebuah coworking space yang berada di kawasan Sleman, tepatnya di Jalan Kabupaten KM 1,2 No 127. Menemukan lokasinya tentu tidak akan menemukan kesulitan sama sekali, kalian dapat menggunakan aplikasi penelusuran peta. Hal lain yang dapat kamu gunakan sebagai patokan adalah desain arsitekturnya. Sebuah bangunan dengan dua lantai, didominasi oleh penggunaan batu bata, dan yang pasti bangunan tersebut berbeda gaya dengan sekitarnya. Dijamin kalian akan mudah menemukannya.

                   Sumber foto : Infini Space

Perjalanan Infini Space yang baru seumur jagung pun harus dihantam oleh badai korona. Baru beberapa bulan setelah melakukan pembukaan, korona datang dan mereka terpaksa harus menutup usahanya.

“Waktu itu kan tahun 2019 akhir, kami buka tahun awal tahun 2020. Korona datang, yasudah apa mau dikata? Kami memutuskan untuk tutup sementara. Tidak ada ada juga orang yang datang,” Jelas Hendra.

Hendra dan temannya yang juga Co Founder Infini Space memutar otak agar Infini Space tetap bisa bertahan di kala pandemi. Uniknya, mereka malah memilih strategi anti selling. Padahal coworking space lain sedang gencar berpromosi dengan gencar mereka malah kebalikannya.

“Kita pengennya Infini Space itu tumbuh secara organik. Gak kayak yang lain, promo gede-gedean habis itu malah bubar atau bangkrut. Biar saja kami bertumbuh secara alami,” paparnya.

                   Zen Garden di Infini Space

Strategi pemasaran yang dilakukan oleh mereka tampaknya berhasil dan mulai menuai hasil. Kebijakan New Normal dan pembatasan aktivitas masyarakat menjadi titik balik bagi mereka. Para pekerja yang sudah mengalami kebosanan bekerja dari rumah mulai memberanikan diri untuk mencari tempat dengan intenet cepat dan nyaman. Permintaan meningkat drastis, Hendra dan Yoko akhirnya membuka Infini Space dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Keyakinan dan keberanian mereka dalam menjaga mimpi dalam menciptakan sebuah ekosistem mendapatkan ganjaran yang setimpal. Beberapa klien dari Jakarta dan BUMN memutuskan untuk menyewa ruang kantor di sana.

               Suasana kerja di Infini Space

Selain memiliki internet cepat, Infini Space juga memiliki layanan lain yang bisa diakses secara gratis jika kalian berada di sana. Mulai dari adanya loker penyimpanan barang, pantry, hingga adanya zen garden. Keunikan konsep inilah yang menguatkan identitas Infini Space menjadi coworking space yang layak kalian jadi pilihan saat mencari tempat yang asyik dan berpadu dengan lingkungan. Sang arsitektur memikirkan betul konsep bangunan dari Infini Space. Maka tidak mengherankan bangunan tersebut akan menyerap elemen-elemen dari alam. Jendela-jendela yang dibuat lebar membuat angin dengan leluasa masuk dan menyejukkan ruangan. Belum lagi adanya suara gemericik air yang mengalir di dekat pantry, membuat pikiran benar-benar bisa rileks. Sweet escape yang tidak perlu ke mana-mana.

Tidak hanya sampai situ saja, beberapa titik di Infini Space juga siap meladeni keinginanmu untuk kepentingan konten (membuat foto). Patutlah untuk dicoba. Hal ini juga dikuatkan oleh pernyataan salah satu pelanggan setianya, Gabby, pria yang sehari-hari bekerja di perusahaan internasional.

“Saya senang sekali dengan fasilitas yang ditawarkan oleh Infini Space. Harganya terjangkau, worth it banget. Kalau sedang suntuk, tinggal berjalan sebentar ke taman atau juga melihat sawah di halaman belakang sana. Kalau saya sedang di Jakarta atau kerja di rumah mana bisa. Rasanya kerja kayak di alam bebas aja sih,” ucapnya.

          Pantry dan senja yang meneduhkan

Infini Space juga memberikan kemudahan bagi para penggunanya, kalian bisa memilih untuk menggunakan paket individu, tempat rapat atau bahkan kantor. Kepoin langsung aja ke infinispace.co, siapa tahu kalian cocok dan berjodoh. Seperti semangat kata infini yang bermakna belum selesai maka teruslah menginspirasi dan berkreasi. Tetaplah menjadi coworking space yang mbedani (berbeda) dan ngangeni. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here