Waktu Baca: 3 menit

Bangkok. Menurut vlogger Nas Daily, Bangkok adalah negara dengan pengunjung terbesar di dunia. Banyak sekali ekspatriat bermukim di sini. Dan, seperti kota kota besar lainnya di dunia, Bangkok juga menjadi korban stereotyping.

Saya tinggal selama dua tahun di sana dan sekarang saya akan melist mitos mitos yang tidak benar soal Bangkok. Yuk, kita bahas satu persatu.

  1. Banyak Banci

Ini adalah salah satu mitos terbesar di Bangkok. Jujur saja, jumlah banci di Bangkok dan kota kota di negara lain saya kira sama saja. Transgender bukanlah sebuah tren, budaya ataupun gaya hidup. Bedanya, di Bangkok, kaum trans lebih diterima. Mereka bisa melakukan pekerjaan yang dilakukan orang pada umumnya mulai dari pelayan toko, chef dan yang terekstrim, manajer sebuah perusahaan. Hal ini sungguh berbeda dengan di Indonesia dimana kaum trans dipinggirkan. Jujur saja, mereka sebenarnya ramah dan layaknya manusia pada umumnya, mereka hanya ingin dihargai.

  1. Tidak Aman

            Sangat mengejutkan kota sepadat Bangkok sangat aman (selama anda tidak mencari masalah). Dua tahun di Bangkok, saya tidak pernah mendengar seseorang dirampok, sama sekali. Bahkan saya punya seorang teman dari Jepang di Bangkok yang tidak kecurian apa apa meski dia mabuk dan tidur di trotoar. Salah satu teman yang lain mabuk dan seseorang menaikkannya ke sebuah taksi, membayar taksi itu dan meminta si sopir taksi untuk mengantarkannya sampai apartemennya. Dia tidak terluka sedikitpun. Gila bicara soal betapa amannya kota ini kecuali anda memang ‘mencari masalah’.

walking aman, naik kereta aman, naik bus juga
  1. Cuman Kayak Jakarta

Bangkok berada di level yang berbeda dengan Jakarta. Bangkok memiliki sistem transportasi terintegrasi yang sangat baik. Beberapa bus malah gratis. Kamu bisa berkeliling Bangkok hanya dengan kendaraan umum dan itu sangat mudah. Satu satunya keluhan saya adalah ojek motor yang tidak menyediakan helm dan mereka..yah..mengendarai sepeda motor dengan cukup cepat. Selain transportasi yang canggih, Bangkok juga tak semahal Jakarta. Saya menyewa apartemen studio saya dengan harga 2,5 juta. Di Jalan Gatot Subroto, dengan harga segitu saya mendapatkan kamar seukuran peti mati. Ini perbedaan yang sangat mencolok.

  1. Tensi Politik Tinggi

Berapa kali terjadi kudeta di Thailand? Banyak sekali, Thailand adalah negara tersering mengalami kudeta militer. Tapi, ajaibnya, rakyat Thailand tidak pernah merasakan tekanan termasuk rakyat Bangkok. Ketika terjadi kudeta, setiap orang pulang ke rumah mereka dengan tenang. Lalu ketika jam malam (curfew) diberlakukan, mereka malah membuat pesta bertema curfew. Bandingkan dengan kudeta militer yang terjadi di Myanmar. Rakyat Bangkok seolah sudah maklum dengan adanya kudeta dan mereka memutuskan untuk tidak terlalu peduli dengan politik di Thailand.

Di Thailand kita belajar biasa aja sama politik
  1. Tidak Ramah Muslim

Ajaibnya, Bangkok sangat ramah pada Muslim. Terlepas masih banyak rumah makan yang menjual makanan haram (baca babi), sangat mudah menemukan berbagai makanan halal di Bangkok. Saya menemukan setidaknya beberapa restoran vegetarian dan makanan makanan khas Thailand Selatan. Favorit saya adalah nasi kuning dengan ayam goreng. Sangat lezat dan bercitarasa India.

  1. No One Speaks Bahasa

Saya terkejut karena mudah menemukan orang yang berbahasa Indonesia di Thailand. Orang orang dari Selatan berbicara bahasa Melayu dengan dialek mirip Bahasa Indonesia. Kami bisa berkomunikasi dengan baik dan mereka bahkan bicara bahasa Melayu yang lebih mudah dimengerti daripada orang Malaysia. Teman Malaysia saya selalu mencoba berbahasa Melayu dengan saya tapi saya kira kami lebih enak ngobrol dengan Bahasa Inggris. Tapi, dengan orang Selatan dan orang Phuket, saya bisa berbicara dengan bahasa ibu saya. Dan jujur, jumlah mereka banyak di Bangkok sehingga saya tidak kehilangan kemampuan saya berbahasa Indonesia.

Bersama ibu Siti Hayat dari Bangkok

Dan itulah tadi beberapa daftar mitos soal Bangkok yang saya jamin tidak benar. Ada yang mau menambahkan?

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here