Boleh saja kita menganggap bahwa Chin Han adalah aktor berkualitas dan bisa dipercaya untuk memerankan Shang Tsung si villain utama dari seri Mortal Kombat. Namun, tak bisa dipungkiri bahwa Cary Hiroyuki Tagawa selalu lekat dengan peran ikonik ini. Mungkin saja jika umurnya tidak tujuh puluh tahun, Tagawa masih akan menjadi Shang Tsung dalam Mortal Kombat terbaru yang dirilis kemarin. Namun, usia tidak bisa berbohong, apalagi ia tidak lagi memiliki rambut panjang ikoniknya.

Ditanya soal keberhasilannya sebagai Shang Tsung, Tagawa merendah. Dia hanya berkata,”Saya hanya beruntung lahir di era bad guy selanjutnya adalah orang Asia.”

Dia juga menampik bahwa keberhasilan Mortal Kombat (1995) adalah karena dirinya. “Jujur, kita beruntung memiliki seorang jenius bernama Paul W.S. Anderson (Sutradara Mortal Kombat pertama-red). Dia datang dengan ide menggabungkan martial arts dan alunan musik ngebeat sehingga intensi pertarungan makin terasa hebat.”

Memang, saat itu film Mortal Kombat  terkenal dengan anthemnya yang begitu ikonik dan unik. Sejujurnya, untuk ukuran koreografi pertarungan, Mortal Kombat pertama tidaklah istimewa. Koreografi di film film Hong Kong jauh lebih kompleks dan unik, tapi musik yang ada begitu berkesan dan menguatkan kesan pertarungan yang keras dan ketat.

Tapi jujur saja, kalau bukan Tagawa yang menjadi villain dengan tatapan tajam dan sikap irit bicaranya yang intimidatif, Mortal Kombat pertama rasanya tidak akan sampai ke level popularitas yang demikian hebat. Terbukti kemudian Tagawa selalu dirindukan untuk kembali ke saga Mortal Kombat. Tanpa Tagawa, seperti ada yang hilang.

Mortal Kombat: Annihilation, sekuel Mortal Kombat (1995), gagal mencapai level yang diharapkan. Film ini dihujani kritik karena villain yang tidak sekharismatik Tagawa dan action yang seperti hanya sebuah pengulangan dari film pertamanya, plus dialog dialog yang aneh dan tidak pada tempatnya.

“Kalau sudah begini, mending villain utamanya pendiam tapi intimidatif kayak Tagawa,” begitu kelakar teman saya.

Selanjutnya, Mortal Kombat pindah ke televisi dengan judul Mortal Kombat : Conquest. Dalam serial televisi ini, Tagawa urung muncul kembali karena memang latar kisah di seri ini ada di masa lalu dengan tokoh utama nenek moyang Liu Kang, Kung Lao. Seri ini akhirnya hanya bertahan di satu season saja.

Baru kemudian muncul film pendek Mortal Kombat yang berjudul Mortal Kombat: Rebirth. Film ini sebenarnya adalah proyek film beta (contoh film) yang dibuat sebagai model produk untuk dijual ke Warner Bross. Saat itu Warner Bross melihat visi film ini begitu menarik. Merekapun memutuskan untuk memproduksinya menjadi seri berjudul Mortal Kombat: Legacy. Pada kesempatan ini akhirnya Tagawa kembali sebagai Shang Tsung meski perannya di sini tak ada hubungannya dengan film Mortal Kombat pertama. Lagi lagi dia berhasil memenuhi ekspetasi sebagai Shang Tsung dengan umur yang lebih tua dan lebih licik tentunya.

Setelah menyelesaikan proyek Mortal Kombat: Rebirth, Tagawa kembali muncul dalam animasi 3D dalam Mortal Kombat 11. Kehadirannya dalam game tersebut makin menguatkan posisi Tagawa sebagai Shang Tsung sejati. Tagawapun kembali menuai pujian dalam perannya ini. Pada titik ini, Shang Tsung dan Tagawa seolah menjadi satu pribadi yang tak terpisahkan.

Setelah Mortal Kombat 11, belum ada lagi kabar kemunculan Tagawa dalam seri Mortal Kombat. Tentu ada harapan kalau Tagawa akan muncul walau hanya sebagai cameo di Mortal Kombat 2021. Hingga saat artikel ini ditulis, saya belum menonton filmnya. Jadi saya tidak tahu walau masih berharap pada kemunculan si master sihir ini.

Di masa tuanya, Tagawa banyak menghabiskan waktu untuk mempromosikan ilmu bela diri buatannya, Chun Shin dan mendalami agama barunya, Eastern Orthodox. Ia juga sempat tampil dalam serial terpuji, The Man on High Castle dan sempat mencoba peruntungan kembali sebagai villain di dunia video game dengan memerankan Heihachi dalam film Tekken. Namun, hingga hari ini, ia lebih dikenal sebagai Shang Tsung.

Secara pribadi, saya melihat Tagawa sebagai Shang Tsung yang sempurna. Kontur wajahnya memang pas dimana dia memiliki dagu yang keras dan tegas serta mata sipit yang mengancam. Belum lagi dia punya latar belakang martial arts yang mumpuni. Dengan begitu, tak ada orang keberatan menyebut dia sebagai one and only Shang Tsung. Mungkin kesialan dia hanyalah karena alur cerita Mortal Kombat pertama tak memungkinkan dia tampil di sekuelnya. Kemudian juga ada masalah ketika Annihilation gagal total dan menutup peluang lanjutan serial Mortal Kombat dimana peran Shang Tsung urung berlanjut. Baru setelah dua puluh tahun kemudian, kita bisa melihat Mortal Kombat tampil lagi di layar lebar.

Apapun yang terjadi di masa depan, Tagawa tidak akan dilupakan. Kini tongkat estafet ada di Chin Han yang dituntut mampu melahirkan karakter Shang Tsung baru yang tak kalah berkesan dan intimidatif.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here