Waktu Baca: 3 menit

Salah satu skill penting untuk seorang politisi adalah kemampuan komunikasi. Untuk hal ini, Ganjar Pranowo adalah komunikator andal yang terbukti efisien dan efektif dalam berkomunikasi. Jika tidak jago berkomunikasi, bagaimana bisa Ganjar Pranowo menggaet perhatian kaum millennial dan menjaga karir politiknya yang moncer?

Mari kita bedah apa rahasia Ganjar dalam berkomunikasi. Beberapa analisa yang saya sajikan berdasar tweet, postingan instagram, pidato dan bentuk komunikasi publik Ganjar Pranowo lainnya.

Tampilan Santai, Modern dan Berwibawa

            Ganjar Pranowo memiliki kemiripan gaya komunikasi dengan Presiden Joko Widodo. Hal ini tak mengherankan karena mereka memiliki latar budaya yang mirip. Namun, Ganjar memiliki nilai nilai plus yang berbeda dibandingkan Jokowi.

Nilai plus Ganjar Pranowo adalah modernitas yang dimilikinya. Ganjar adalah sosok yang bisa menjembatani kaum millennial dan generasi di atasnya. Dirinya secara luwes bersepeda, membalas tweet dan menyapa orang yang usianya jauh di bawahnya tanpa bersikap kaku.

Ganjar yang tinggi atletis juga memiliki pesona untuk menarik kaum hawa dengan tampilan santainya. Dengan tampil apa adanya saja, Ganjar mampu membawa karisma yang tinggi. Ganjar Pranowo bisa dibilang magnet perhatian yang alami.

Gaya Bahasa Simple, Sederhana dan Direct

            Ganjar jarang berapi api. Ia menyampaikan gagasannya dengan kalimat kalimat dan perintah sederhana. Hal ini lebih mudah menjangkau rakyat kecil hingga lapisan di atasnya. Contohnya saja saat dia meminta dilakukan lockdown temporer untuk mengurangi pertumbuhan kasus positif korona. Ia dengan sederhana meminta agar orang tinggal di rumah dua hari saja. That’s it. Sebenarnya kebijakan ini bisa dijabarkan dengan cukup detail. Tapi resikonya, kebijakan ini menjadi rumit dan rawan disalah pahami.

Gubernur Jateng ini mengambil langkah cerdas. Dia memilih untuk memberi perintah sederhana. Masyarakat mudah memahaminya. Ganjar dan rakyatnya secara alami berada di posisi yang sama. Hal ini membuat masyarakat lebih merasa dekat dengannya. Terlepas soal efisiensi kebijakannya, Ganjar bisa menyampaikan gagasan di tingkat tersederhana.

Tidak Berapi api dan Emosional

            Mungkin ini bisa kelihatan kontras jika dibandingkan dengan mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

Serangan dan kritik dalam politik adalah hal yang wajar. Gubernur incumbent pasti sudah mempersiapkan diri dalam menghadapai kritik dan serangan.

Jika Ahok memilih menggunakan nada tinggi dan kata kata yang berapi api, Ganjar memilih jalan yang berbeda. Ganjar terbiasa menjawab dengan tenang bahkan membalikkan pertanyaan kepada pengkritiknya. Ia memindahkan beban ke saingannya dengan cerdas.

Teknik Ahok cukup efektif untuk membangkitkan semangat pendukungnya. Bahkan, banyak jawaban Ahok malah berhasil memojokkan pengkritiknya. Pengkritiknya terlihat tidak logis dan mengada ada berkat argumen kuat Ahok. Namun, metode Ahok beresiko menimbulkan provokasi.

Di sisi lain, teknik dari Ganjar mungkin tidak membangkitkan semangat atau menjadi headlines. Namun, setidaknya, Ganjar Pranowo tidak memprovokasi musuhnya untuk berbuat lebih nekad. Jawaban dari Ganjar juga mampu menepis kritikan tanpa harus membuat kegemparan.

Baik teknik Ahok maupun Ganjar memiliki kelebihan dan kekurangan. Namun, teknik Ganjar jelas lebih minim resiko.

Responsif

            Ganjar Pranowo adalah aktivis media sosial. Suka atau tidak suka, Ganjar memanfaatkan media sosial terutama twitter dengan baik. Ganjar bisa memotong birokrasi untuk berbicara dengan rakyatnya lewat media sosial dengan efektif. Ini juga menimbulkan kesan bahwa Ganjar sangat responsif pada permasalahan akar rumput.

Ganjar Pranowo bukan sosok penghobi blusukan. Namun ia bisa dekat dengan masyarakat lewat media sosial. Jika kita menelusuri lebih dalam, Ganjar memiliki satu rahasia hebat. Ganjar telah membuat alur komunikasi dirinya dan masyarakat berfokus pada satu pintu. Masyarakat ‘hanya’ bisa menemuinya lewat medsos. Namun, satu jalur itu menyediakan kepastian dari Ganjar. Keuntungan bagi Ganjar, hal ini membuat Ganjar lebih mudah mengontrol pola komunikasi. Ganjar telah menjaga kesan dirinya bisa tetap responsif dengan hanya memberikan satu pintu (tapi pintu yang terbaik).

Inilah salah satu kelihaian tim komunikasi Ganjar dalam menjaga arus komunikasi publik.

Pelajaran Untuk Di Dunia Kerja

            Dari Ganjar, ada banyak hal bisa kita pelajari. Pertama, kita harus belajar bersikap tenang dalam komunikasi. Meskipun banyak tekanan di pekerjaan, ketenangan menjadi nilai plus anda. Ketenangan dalam berkomunikasi juga membantu anda berpikir jernih.

Kedua, anda harus membentuk brand sesuai diri anda. Ganjar yang tinggi, atletis dan suka olahraga berhasil memanfaatkan kelebihannya untuk menjadi aset berharga dalam berkomunikasi.

Ketiga, coba atur alur komunikasi anda dengan orang lain. Jangan biarkan orang lain menguasai alur komunikasi anda. Beberapa orang kelabakan membalas banyak pesan whatssapp dan pertemuan pertemuan dengan waktu mepet. Sebenarnya, sangat mungkin bagi anda mengatur saluran komunikasi anda agar anda tidak merasa terbebani. Manfaatkanlah dan gunakan strategi komunikasi anda.

Keempat, pastikan bahasa anda sesederhana dan senetral mungkin. Ingat, banyak orang bersumbu pendek dan mudah salah paham. Andalah yang harus cerdas karena anda sulit untuk meminta perilaku orang berubah dengan instan.

Demikian pelajaran komunikasi dari Ganjar yang bisa kita ambil sebagai inspirasi.

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here