Waktu Baca: 3 menit

 

Jujur saja, tidak ada satu resep patenpun untuk membuat sate ayam enak. Orang bisa menggunakan metode yang sama tapi hasilnya akan berbeda. Meski demikian, beberapa tips dari para penjual dan pembuat sate ayam enak ini mungkin bisa anda gunakan saat membuat sate ayam enak di rumah.

Tanpa berlama lama lagi, saya akan membagikan beberapa cara membuat sate ayam enak dari pengalaman dan hasil penelusuran saya.

Teknik Membuat Arang
Api begitu penting..

            Saya kira api adalah kunci utama dalam membuat sate ayam enak. Beberapa orang memilih menggunakan arang yang benar benar kering untuk memastikan panas yang merata. Panas yang merata membantu daging ayam matang sempurna berbarengan. Omong omong saya menghindari pemanggang gas. Gas memiliki bau khusus yang tidak sedap. Saya akan memilih menghindarinya.

Jika panasnya tak merata, akan ada bagian yang terlalu gosong atau malah belum matang. Saat daging tak termasak sempurna, hasilnya takkan menjadi sate ayam enak.

Beberapa orang menggunakan cara lain. Mereka tidak menggunakan arang dan memilih menggunakan batok kelapa kering. Cara ini bisa dicoba mengingat batok kelapa memiliki aroma khas yang menonjol. Selain itu, konon lebih mudah membuat api yang panas merata menggunakan batok kelapa.

Potongan Daging Ayam

            Salah satu chef mengatakan bahwa daging ayam kampung lebih baik dari daging ayam pedaging. Daging ayam kampung memiliki struktur serat lebih padat, sementara daging ayam pedaging lebih lembut. Saat memasak sate dengan daging ayam pedaging, resiko sate kehilangan tekstur menjadi besar.

Namun, ada juga resiko dimana daging ayam kampung bisa menjadi terlalu keras. Lalu bagaimana solusinya? Sederhana sebenarnya. Dalam satu tusukan potongan sate, jangan lupa tusukkan juga lemak ayam dari kulit. Kulit akan meleleh dan membantu daging ayam kampung tidak terlalu keras.

Selain itu, tekstur lemak membantu memastikan daging lebih empuk dan pas. Dengan begini satu syarat sate ayam terpenuhi. Teksturnya pas.

Bumbu Sate

            Saya pernah mencoba sate ayam enak di beberapa tempat termasuk yang hasil adaptasi luar negeri. Saya juga berdiskusi dengan beberapa chef. Jawaban mereka menarik, sate harus didominasi rasa manis. Setelah rasa manis, anda menghiasnya dengan rasa lain. Nah, mencari keseimbangan manis dan gurih dari bumbu lainnya inilah yang harus benar benar anda pelajari.

Tapi omong omong soal rasa manis, ada pengecualian. Untuk Sate Taichan, rasa yang menonjol memang asinnya. Bukan berarti rasa manis absen. Jika anda jeli ada samar samar rasa manis yang anda dapatkan dari vetsin yang memang merupakan salah satu turunan produk gula.

Beri Signature Pada Sate Anda

            Semua makanan terbaik, pasti memiliki signature atau keunikan tersendiri. Demikian juga sate ayam. Sate ayam Ratu misalnya, memiliki signature tidak menggunakan bumbu kacang dan menggunakan sop ayam sebagai peneman sate. Rasa sate ayam ini unik dan membuat ingin mencicipi lagi. Apalagi ada tambahan sop ayam yang gurih.

Beberapa rumah makan sate ayam klasik seperti Podomoro dan Pak Dim Muntilan memilih membuat kecap mereka sendiri. Karena kecapnya dibuat sendiri, maka kita tak akan menemukan rasa yang sama di tempat lain.

Di Jakarta, ada juga sate Senayan yang hadir dengan saus kacang kental hampir seperti selai. Satu kata, it is great. Rasa bumbu kacangnya yang unik membuat sate senayan membuat saya selalu ingin kembali.

            Nah, signature apa yang ingin anda berikan pada sate anda?

Sering Sering Mencoba Sate

            Seperti kata saya tadi, banyak sekali variasi cara membuat sate yang enak. Cobalah beberapa sate yang ada di sekitar anda dan pelajari kelebihan dan kelemahannya. Sate ayam sebagai salah satu makanan khas di Indonesia memang menarik untuk dikulik.

Daging ayam mungkin bukan daging paling tasty yang pernah anda temukan. Namun, jika anda dapat berkreasi dan mengolahnya. Sate ayam enak bukan lagi harapan kosong. Yuk masak!

 

           

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here