Waktu Baca: 3 menit

Beberapa hari ini saya sering mencari soto sapi magelang. Maklum, saya tinggal di Magelang dan sering mendengar desas desus betapa enaknya soto sapi di kota saya. Karena itulah kemarin saya mencari dan menanyai beberapa orang. Ndilalah saya mendapat informasi mengenai soto sapi Dapoer Bu Wid.

Melihat lokasinya, ternyata mencari tempat ini gampang gampang susah. Tapi jangan khawatir, saya memiliki guide yang bisa membantu saya. Akhirnya saya menemukan soto sapi ini desa Kojor,  Kelurahan Bojong, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Saat sampai di sana, saya agak terkejut, ternyata yang dijual di sana seblak. Waduh, jangan jangan saya mencari alamat yang salah. Setelah bertanya kepada Mbak Wid selaku pemilik warung ini, saya baru tahu kalau mereka menjual seblak juga. Sekilas saya langsung tertarik melihat seblak itu. Merah pedas menarik.

Saya menjadi salah fokus nih…Namun, karena tujuan saya adalah mencoba soto sapi, maka sayapun memilih makan soto sapi dulu.

Awalnya dari seblak
Awalnya dari seblak
Porsi Besar

            Dibandingkan soto yang lain, porsi dari soto ini cukup besar, potongan dagingnya juga melimpah. Rasa kuah soto ini juga segar. Sekilas guide saya mengatakan rasa kuahnya mirip soto kudus dengan rasa bawang putih yang lebih ringan.

Sebagai peneman soto, Mbak Wid menyediakan tahu bacem. Saya mencari paru atau empal, tapi tidak ada di sini. Menurut Mbak Wid, ia memang belum berencana menambah menu empal atau paru. Katanya, ia baru membuka gerainya selama satu tahun dan melihat perkembangan warungnya setahun ke depan.

Dengan rasa soto seenak ini, saya berharap Mbak Wid bisa mendapat lebih banyak pengunjung dan memberanikan diri menambah menu menu peneman sotonya. Cus…!

Soto Magelang Enak
Porsinya Besar, temennya tahu bacem
Kental Suasana Pedesaan

            Makan di sini asyk karena kita bisa menikmati suasana pedesaan yang masih asri. Warung Mbak Wid juga menyediakan tempat parkir yang luas. Jalan masuk ke tempat inipun cenderung mudah dilalui dengan mobil.

Menurut keterangan Mbak Wid, sudah banyak pelanggan datang menggunakan mobil. Seringkali satu keluarga menyambangi tempat ini beramai ramai. Jadi, sebenarnya tidak sulit menuju kesini.

Suasana pedesaan ini pas dengan nikmat soto sapi dari Mbak Wid. Rasanya tenang, sehabis makanpun kita bisa mengobrol dengan tenang.

Suasananya asyk banget
Gara Gara Pandemi

            Mbak Wid mengakui kalau ia memutuskan untuk membuka warungnya karena pandemi. Total, ia baru berjualan selama satu tahun belakangan. Ide membuat warung ini berasal dari menantunya. Awalnya, menantunya memiliki usaha seblak. Mbak Wid lalu tertarik untuk membuka usaha seblak juga.

Namun, karena Mbak juga terkenal pandai memasak soto sapi magelang enak, maka iapun menambah menu. Hingga saat ini, kedua menu berjalan beriringan dan sama sama diminati banyak orang. Mbak Widpun mensyukuri usahanya yang lancar ini.

Pernah Bikin Kaget Dengan Soto Millenium

            Mbak Wid mengaku ia tidak awam dalam berjualan soto. Sebelumnya, ia juga pernah menjual soto di awal tahun 2000an. Saat itu, ia menjual sotonya dengan harga dua ribu rupiah saja! Wow, banyak orang terkejut pastinya.

Ia berhenti berjualan karena partnernya harus pindah ke Jakarta.

Bisa dibayangkan jika Mbak Wid tetap menjual soto dengan harga dua ribu rupiah, pasti bisa bikin geger dunia persotoan. He..He..

Sekarang ia menjual sotonya dengan harga normal. Meski normal, harganya masih terhitung murah banget karena ia mulai menjual sotonya dengan harga delapan ribu rupiah. Wah, boleh juga nih gaess.

            Bagi kalian yang ingin mencoba soto Mbak Wid, bisa langsung klik di sini untuk lokasi tepatnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here