Waktu Baca: 3 menit

                Tren makanan sehat tampaknya sedang merebak di Indonesia. Bahkan dunia mi instan juga tidak ketinggalan. Produk-produk yang mereka hasilkan diberikan label sehat dan terbuat dari bahan alami. Lemonilo adalah mi instan yang dapat dikatakan pelopor mi instan sehat di negeri. Tampaknya sambutannya baik-baik saja di masyarakat luas. Hingga akhirnya muncul Supermi steak ayam yang menghebohkan dunia mi instan di nusantara ini. Sungguh di luar dugaan manuver yang dilakukan.

Kompetisi label mi instan sehat menjadi semakin seru dan panas. PT Indofood CBP Sukses Makmur melakukan gebrakan lagi. Setelah mi instan rasa spaghetti, lha kok sekarang Supermi steak ayam juga dibikin. Sebuah fusion food yang mantap nian, begitu menurut saya. Lantas bagaimana dengan rasanya? Apakah akan mengguncang lidah? Ataukah malah sebaliknya?

Langsung saja kita bahas bagaimana rasa dari Supermi steak ayam ini. Oh ya, konten atau tulisan ini tidak disponsori oleh pihak terkait. Murni menggunakan dana pribadi saya, itu pun masih nombok buat bayar tukang parkir yang tiba-tiba muncul. Jadi ulasan ini dibuat senetral mungkin ya. Baik, mari kita mulai saja.

Menjajal Supermi Steak Ayam

Setelah membuka kemasan mi instan yang diperoleh dari sebuah waralaba yang ada tukang parkirnya. Saya menemukan bahwa mi di dalamnya keriting. Berbeda dengan kompetitornya yang lurus. Kesamaannya hanya satu, keduanya berwarna hijau. Konon kalau si mi instan steak ayam menggunakan bahan dasar brokoli.

Soal harga di pasaran, Supermi steak ayam berada di sekitaran 3.000 hingga 3.500. Harga tentunya sesuai dengan minat si penjual dalam mencari laba. Makanya bisa bervariasi. Jelas sekali harganya lebih murah dari mi sehat pendahulunya. Soal harga sangat bersainglah ya, jadi pilihan di tangan teman-teman semua.

Mi hijau ini cara pembuatannya sama dengan mi lainnya. Cukup direbus selama beberapa menit. Jangan lupa campurkan juga sayuran kering yang ada di dalam kemasan. Supermi steak ayam adalah mi goreng ya. Jadi setelah beberapa saat direbus, sebaiknya ditiriskan. Kecuali teman-teman ingin membuat mi menjadi lonyot atau lodrok. Kan malah mubazir. Hmmmm…

Supermi steak ayam
Proses pembuatan Supermi steak ayam

Setelah ditiriskan beberapa saat, campurlah dengan bumbu yang sudah disiapkan. Alangkah baiknya bumbu dicampur dulu satu sama lain, biar menyatu. Campur dengan merata. Kecuali kamu ingin mi kamu menjadi separuh hambar dan separuh berasa ada bumbunya.

Lalu Bagaimana Hasilnya?

Gilaaak banget, gokil, edyaaan sekali. Supermi steak ayam rasanya persis banget kayak mi instan. Warbiyasak sekali. Ngomogin soal rasa, mi ini membuktikan bahwa harganya yang murah ternyata tidak murahan. Selain mendapatkan bonus topping irisan wortel dan jagung. Mi ini bumbunya kuat sekali. Jadi buat anak kos saya sarankan untuk membeli mi ini. Daripada membayangkan kapan makan steak ayam, lebih baik beli mi ini saja. Apalagi pas tanggal tua, mi dibuat lauk sama nasi. Well done.

Supermi Steak Ayam
Ini dia Supermi Steak Ayam

Soal rasa mi ini bisa diandalkan. Perpaduan bumbunya pas. Tidak terlalu pedas pula. Tekstur mi juga bisa diatur sesuai keinginan kita. Sehingga bumbu dan mi bisa kompak menjadi satu ikatan cinta di piring teman-teman. Secara keseluruhan, mi ini bolehlah untuk dicoba. Dari segi harga yang bersahabat, kemudian bumbunya. Apalagi rasanya yang pas di ilat Jawa. Dan yang terpenting adalah iklannya tidak menganggu Ibu saya yang sedang asyik menonton sinetron.

Sekali lagi ini adalah review atau unboxing di kala gabut dan lapar melanda. Keputusan membeli atau tidak tetap di tangan teman-teman sekalian. Soalnya ini masalah lidah. Sangat sensitif sekali. Karena dari lidahlah awal mula dari kenikmatan dan kepuasan. Nggih mboten lur? (*)

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here