Waktu Baca: 3 menit

Buat fans Arsenal, judul di atas mungkin ngadi ngadi, terlalu banyak berharap tapi tidak realistis. Namun, bohong kalau Locatelli Arsenal tidak diharapkan. Malah sebaliknya, banyak Gooners berharap ini menjadi kenyataan. Maklum, sudah lama Arsenal tidak memiliki gelandang playmaker yang juga bisa berfungsi sebagai pemain box to box. Terakhir kali mereka memiliki pemain seperti ini adalah saat Mikel Arteta masih menjadi pemain. Nah, setelah yang bersangkutan sudah keluar dari Arsenal, pensiun dan kini menjadi pelatih, penggantinya belum ada.

Mesut Ozil tidak layak disebut sebagai seorang box to box plus playmaker. Walaupun pria keturunan Turki ini memiliki kemampuan playmaking jempolan, ia memiliki kekurangan di segi fisik untuk memerankan peran box to box. Granit Xhaka juga sama, ia lebih layak memerankan peran sebagai tukang gaprak gelandang Defensive Midfielder.

            Tentu menyenangkan melihat Locatelli yang tidak hanya pintar bertahan namun juga piawai menyerang. Namun karena kita membicarakan Arsenal, kita mafhumlah kalau mengharapkan klub ini membeli pemain yang lagi naik daun agak halu. Eh, berimajinasi bagaimanapun bukan merupakan dosa. Jadi tidak apa apa lah kalau kita agak membayang bayangkan.

Andaikan Locatelli Masuk Ke Arsenal Main Dimana?

            Seandainya Locatelli Arsenal menjadi kenyataan, banyak posisi yang bisa dihuni oleh eks pemain Milan ini. Locatelli bisa memainkan peran seperti Jorginho di Chelsea atau Pirlo di jaman kejayaannya bersama Juventus. Partey bisa didorong agak ke depan agar dia bisa menjadi tukang gaprak pelindung sekaligus menonjolkan sisi ofensifnya.

Berita baiknya, Locatelli memiliki fisik kuat dan tinggi besar, oleh karena itu mungkin ia tidak perlu didampingi pemain dengan sisi defensif tinggi. Ia bisa memainkan peran sebagai deep lying playmaker dengan lebih luwes.

Kalau misalnya bermain dengan double pivot, Locatelli bisa memainkan peran itu bersama dengan Partey. Mereka berdua bisa saling memilih tiga gelandang serang macam Saka, Pepe dan Aubameyang untuk menerima umpan manis mereka.

Seandainya belum puas, Locatelli bisa menempati posisi nomor sepuluh. Di belakangnya, ia bisa menerima umpan umpan manis lagi cantik dari sosok Elneny dan Partey sambil ngosak ngasik  barisan belakang musuh.

Pendek kata, kayaknya Locatelli tidak akan kehabisan pos untuk gabung ke Arsenal.

Baca juga : Portugal Menangis, Yunani Tertawa di Euro 2024

Manajemen Arsenal Sayangnya Gak Mashok!

            Manajemen Arsenal bagaimanapun adalah salah satu yang terburuk di dunia sepakbola. Mereka kerap kehilangan pemain terbaik dengan harga murah dan membeli pemain medioker dengan harga gila yang mending dipakai untuk membeli produk Indomie. Lebih menguntungkan gitu lhoh!

Entah kenapa manajemen Arsenal ini memiliki kebiasaan mengecewakan rakyat, padahal mereka bukan politisi. Mungkin salah hitung hitung dalam membeli stadion memang efeknya begitu destruktif.

Kerap kali mereka berada di dalam pusaran isu dan rumor, namun jarang jarang menjadi kenyataan. Kini mereka juga mereka berada dalam isu pusaran rumor Locatelli. Apakah akan menjadi kenyataan atau tidak, jawabannya ya gitu deh.

Locatelli Merupakan Incaran Lama Arsenal
Ya
Yah…Yah…Yaaaah

            Scout Arsenal bagaimanapun bukan scout kaleng kaleng. Mereka sudah mengidentifikasi Locatelli sejak lama. Meski demikian manajemen Arsenal bergerak bagaikan kura kura, mereka terlalu gamang untuk mengontrak Locatelli atau tidak.

Begitu Locatelli kelihatan sinarnya di Euro 2020, manajemen Arsenal langsung kelimpungan. Kini Juventus si raja Italia sudah memasuki perburuan untuk mengontrak Locatelli. Tahu sendiri, Juventus ini memiliki dana tidak terbatas, jaminan gelar juara tiap tahun dan pesona babang Naldo. Wah, kalau begini harapan Locatelli Arsenal benar benar halu to the maxlah ya.

Baca Juga : Coca Cola Berbahaya, Ah Masa! Yuk Kita Cek!

Gooners banyak doa saja deh!

Locatelli Arsenal

            Untuk ukuran klub yang memulai abad 21 dengan sangat baik serta masuk posisi 10 besar klub paling berharga, keadaan Arsenal ini miris. Bolehlah Arsenal membuat alasan kalau akusisi Chelsea oleh Roman Abramovich merusak rencana jangka panjang klub London ini. Namun toh nyatanya klub lain berhasil menyesuaikan diri. Liverpool dan Manchester United misalnya sudah ‘baik baik saja’. Arsenal toh memiliki pemiliki yang kaya di diri Stan Kroenke. Tinggal Stan mau membenahi manajemen Arsenal atau gak.

Sampai hari itu terjadi. Gooners akan lebih menjadi religius dan banyak berdoa untuk kebangkitan klubnya. Semoga!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here