Waktu Baca: 2 menit

Siapa sih yang tidak kenal lagu anak-anak yang berjudul ‘Pada Hari Minggu’ ? Lagu gubahan Ibu Sud ini udah akrab banget di telinga kita. Entah kita beneran pernah naik delman yang istimewa atau tidak, tetapi hampir semua TK mengajarkan lagu ini. Kali ini saya ajak Anda untuk mengenal Progulka S Otsom, lagu Pada Hari Minggu versi Rusia.

Siapa plagiat siapa?

Kita kalo udah tahu ada lagu bahasa Indonesia yang mirip dengan lagu bahasa asing, maka kita semacam otomatis berpikir tentang plagiarisme lagu. Okelah pada berbagai lagu di negeri kita, cukup banyak yang ternyata iramanya sama dengan lagu di luar negeri. Tetapi untuk lagu kanak-kanak yang satu ini, ternyata punya sejarah cukup unik. Lagu Pada Hari Minggu memang asli ciptaan Ibu Sud. Nah, di tahun 1955 lagu ini kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia. Iramanya persis, kata-katanya beda. Judulnya menjadi Progulka S Otsom. Lagu ini bercerita tentang Hari Ayah. Ya, intinya sih sama seperti lagu Pada Hari Minggu. Cuma, Progulka S Otsom tidak membahas soal delman istimewa, apalagi duduk di muka pak kusir.

Baca juga : Lagu Sedih Jadi Penyembuh Luka Hati

Simbol Hubungan Indonesia dan Rusia

Ketika Indonesia dipimpin Presiden Soekarno dan Uni Soviet dipimpin oleh Nikita Kruschev, dua negara ini punya relasi yang kuat. Tidak hanya dagang, tetapi pertukaran budaya. Tahun 1955, pemerintah Uni Soviet mengutus Pusat Studio Film Dokumenter (TsSDF) untuk membuat film dokumenter tentang Indonesia. Waktu itu ada beberapa lagu Indonesia yang dipilih untuk diterjemahkan ke dalam bahasa Rusia. Selain lagu Pada Hari Minggu, ada juga Rayuan Pulau Kelapa karya Ismail Marzuki, Saputangan karya Gesang, dan lagu Ayo Mama.

Lirik Progulka S Otsom

Mengingat bahwa di negeri Rusia tidak ada delman, maka ceritanya pun tidak mengenai aktivitas ayah dan anak dari desa ke kota naik delman. Progulka S Otsom sebagai lagu Pada Hari Minggu versi Rusia, bercerita tentang seorang anak yang pergi ke pasar dengan sang ayah untuk pertama kalinya dengan menaiki kereta kuda. Lirik dalam bahasa Rusia adalah sebagai berikut :

Bezhit dorozhka dal’njaja, l’jot s neba solnca zhar.
Segodnja papa vzjal menja vpervye na bazar.
Pojom my s papoj pesenku, loshadka vdal’ speshit,
skripjat koljosa veselo pod zvonkij stuk kopyt.

Dug-dig-dag-dig, dug-dig-dag-dig, dug-dig-dag-dig-dug!
Dug-dig-dag-dig, dug-dig-dag, pod zvonkij stuk kopyt.

Lagu dari Rusia ke Indonesia

Bagaimana dengan lagu Rusia yang disadur ke bahasa Indonesia ? apakah ada ? Nah ternyata di periode yang sama tidak terjadi hubungan timbal balik. Pemerintah kita tidak membuat dokumenter tentang budaya Rusia, tidak pula mencoba menterjemahkankan lagu Rusia untuk digubah menjadi lagu populer di Indonesia. Namun menariknya, ada 2 lagu populer di Rusia yang juga dikenal di Indonesia. Pertama adalah Russian National Anthem, kedua adalah lagu berjudul Katyusha.

Kalo lagu kebangsaan Rusia, dikenal di kalangan gamer dan penggemar sepakbola Eropa. nada pembukaan lagu yang khas dengan ‘jreng’ nya itu bisa membuat orang dengan mudah mengenali dan ikut menyanyi.

Nah, lagu Katyusha, ini adalah lagu yang sangat populer di Rusia. Boleh dikata semacam menjadi lagu wajib nasional mereka.  Pada pemilu 2019, tim sukses Joko Widodo – Ma’ruf Amin membuat lagu jingle mereka berjudul Goyang Jempol. Kalo kamu dengarkan iramanya, mirip sekali dengan Katyusha.

Dalam dunia musik, kesamaan irama sangat mungkin terjadi. Biasa-biasa saja. Toh ini bisa karena sengaja sebagai sebuah pilihan, seperti Progulka S Otsom.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here