Waktu Baca: 4 menit

“Rencana pelihara dan bisnis ikan hias? Nih mimin kasih cerita teman mimin yang sukses bisnis ikan hias dengan Breeding Guppy”

Berawal dari kegiatan mengisi waktu luang sehabis KKN. Helmy Kurniansyah seorang anak muda berusia 23 tahun ini sukses beternak dan berbisnis ikan hias terutama Guppy. Helmy memulai breeding Guppy dan ikan hias lainnya sejak September 2019. Ia mengaku memilih breeding Guppy dan ikan hias lainnya karena merasa tidak ada kegiatan sehabis KKN dan cuma mengerjakan skripsi saja.

Breeding Guppy

Ikan hias apa yang dipelihara?

Ikan hias milik Helmy adalah ikan guppy dan ikan cupang. Bagi yang belum tahu, ikan guppy adalah ikan yang karakternya berkelompok/berkoloni. sifat ikan Guppy tidak agresif dengan ikan lainnya,. Sedangkan ikan cupang memiliki karakter agresif atau ikan dengan sifat territorial, ikan ini sulit menyatu dengan ikan cupang lain.

Kenapa sih memilih ikan guppy dan ikan cupang?

Menurut Helmy, alasan pertamanya karena sudah suka dengan ikannya. Kedua, karena mudah perawatan dan mudah diternak. Ketiga, sudah memiliki pasar yang jelas dan tidak repot untuk memasarkannya.

Ikan jenis apa saja yang dipelihara?

Ikan guppy yang dipelihara Helmy antara lain Albino Full Red, Albino Full Platinum, Purple Lace, Yellow Cobra, dan Koi. Sementara itu, untuk segmen cupang yang dipelihara antara lain jenis Nemo, FCCP, dan Blue Rim.

Suka dukanya apa sih pelihara ikan hias?

Helmy mengatakan makhluk hidup kan ada nyawanya. Menurut dia, dukanya kadang pas memasuki usia siap jual ikannya malah sakit atau mati. Matinya bukan hanya satu atau dua tapi satu angkatan/rombongan dalam satu indukan.

Sukanya menurut Helmy adalah waktu usia siap jual itu seimbang/balance antara jantan dan betina, karena ikan guppy sistem penjualannya per pasang. Jadi, lebih enak untuk menjualnya. Selain itu, senangnya bila ikan yang dihasilkan kualitasnya lebih baik daripada breeder/peternak lainnya.

“Banyak orang yang pelihara/hobbynya ikan guppy itu cendurung saling support satu sama lain” – Ujar Helmy melalui Voice Note.

Helmy menuturkan, saat ini sudah banyak komunitas baru tentang guppy yang muncul. Latar belakangnya ya karena hobi yang sama yaitu memelihara ikan guppy. Sisi positifnya semakin banyak komunitas semakin banyak breder dan relasi juga akan bertambah banyak.

Kira-kira modal berapa untuk memulai bisnis ini untuk pemula?

Breeding Guppy

Kalau modal itu cenderung relatif tergantung kemampuan sendiri-sendiri. Helmy mengatakan ada 3 segmen dalam bisnis guppy. Pertama ikan guppy kualitas buat kontes. Kedua, ikan guppy hobby. Ketiga, ikan guppy pasar yang banyak bertebaran di toko-toko aquarium. Cerita dari Helmy, dulu farmnya hanya kecil dengan box styrofoam bekas, kemudian pelan-pelan upgrade ke aquarium.

“Tentukan dulu segmen pasarnya mau dimana sebelum terjun di dunia ikan hias guppy dan jangan lupa juga tentukan media apa yang diinginkan bisa bak, ember, kolam atau aquarium, baru deh bisa kita tentukan modalnya berapa?” ujar Helmy.

Helmy memberikan gambaran harga ikan hias guppy per pasang sesuai dengan segmennya, antara lain Guppy kualitas kontes mulai Rp 500.000 – Rp 1 juta per pasang. Lalu ada, ikan Guppy hobby mulai Rp 100.000 – Rp 500.000 per pasang. Sementara itu, Guppy pasar mulai Rp 10.000- Rp 50.000 per pasang.

Bayangkan jika berhasil breeding guppy kualitas kontes banyak dan semua terjual, auto cuan banyak kan. Pemasarannya cukup gampang tinggal posting di sosial media atau posting di grup-grup pecinta guppy.

Apa sih harapan kedepannya untuk bisnis ikan hias?

Harapannya sih dengan adanya banyak para penghoby/breder dan komunitas yang ada serta dengan adanya kontes ikan guppy. Pengennya nilai/harga jual guppy meningkat karena dengan adanya kontes nantinya para breeder dan penghoby akan berlomba lomba untuk upgrade ikannya agar menjadi juara di kontes. Jadi, ikan-ikan yang masuk kontes nantinya bisa berkompetisi dan memiliki presetasi. Hal ini untuk  membuat harga jual guppy semakin naik karena prestasi yang Guppy Guppy dapatkan.

“Harapan lainnya adalah agar masyarakat umum bisa menjadikan ikan guppy menjadi ikan yang mewah seperti ikan mewah lainnya. Tidak menggap sebagai ikan biasa lagi,” tambah Helmy.

Pencapaian apa saja yang sudah diperoleh sampai saat ini?

Helmy menuturkan, sampai saat ini sudah memiliki 50 tank/aquarium. Beberapa di antara aquarium itu adalah tank sistem, punya ikan kelas biasa dan kelas kualitas. Pencapaian lainnya adalah ikan yang dimiliki sudah bisa juara kontes regional. Nama farmnya juga sudah semakin terkenal dan punya relasi beberapa breeder guppy di Jogja maupun Indonesia. Keuntungan materiil ia gunakan untuk menambah asset.

“Pencapaian dari segi kirim ikan sih, pernah kirim ikan di wilayah Jawa dan paling jauh ke Kalimantan untuk di Indonesia. Kalau kirim ikan ke luar negeri pernah ngirim 2 kali ke negara Jerman” tutur Helmy menceritakan pengalamannya.

Alamat kalau mau belajar breeding dan sosial medianya apa?

Alamat sudah ada di Google Maps 1066 Guppy atau di Jl. Prof. DR. Soepomo Sh No.152, Warungboto, Kec. Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta. Sosial media ada Instagram @1066guppy dan @1066betta. WhatsApp +62 896-7197-6670

Sekian informasi tentang Cerita Sukses breeding Ikan Hias Guppy, Mudah dan Cuan Banyak semoga bermanfaat. Jangan lupa share ya. Jika ada pertanyaan boleh tulis di kolom komentar ya. Have a nice day!

Baca juga :

Hobiis Cupang Yang Toxic

Memelihara Gecko Untuk Pemula

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here