Waktu Baca: 3 menit

Oke, rasa rasanya kita semua pernah putus ya, kecuali untuk yang nikahnya dijodohkan. Pas putus rasanya pasti tidak enak. Padahal kalau hubungan mau lanjut juga rasanya tidak menyenangkan. Nah, seringkali andalah korban PHP alias putus hubungan pacar. Namun, di kala lain, andalah yang memutuskan sebuah hubungan harus berakhir. Anda seolah lupa dulu pernah mengejar pujaan hati dengan sungguh sungguh, meluangkan waktu, uang dan energi. Nah, kok kini malah anda yang minta putus. Kesalahan macam apa yang kaum hawa lakukan pada anda? Kesalahan fatal cewek apa sih yang bikin kita memutuskan ya udah begitu?

Sayapun juga sempat mempertanyakan hal itu, kenapa ya saya yang mengejar ngejar, kok sekarang saya yang meminta putus. Sudah gilakah saya? Atau mungkin ya tadi itu, si cewek membuat kesalahan yang teramat fatal?

Kebingungan Saya

Saya pernah memutuskan hubungan dengan beberapa cewek. Ketika putus, saya ya merasa memang harus putus saja. Saya sudah nggak enjoy menjalani hubungan dan saya merasa enggak nyaman. Tapi, habis putus, ya sama sedihnya dengan kalian yang didepak pasangan masing masing. Ini gimana sih saya?

Biasanya teman saya mengingatkan, “lu kangen memorinya, bukan orangnya!”. Oke, jawaban itu bisa saya terima. Tapi, seandainya ada mantan yang menanyakan kepada saya tentang kesalahannya, saya jadi bingung menjawabnya. Saya butuh memberinya jawaban yang simple, logis dan masuk akal untuk menjelaskan perkara hubungan kami. Sayapun mencoba menelaah apa salah mantan saya supaya mereka bisa membenahi diri atau setidaknya mendapatkan penjelasan yang adil.

Berawal Dari Tik Tok

Kebetulan saya mendapat kesempatan menonton video pendek dengan pembicara Denny Sumargo. Denny Sumargo ini saya kenal sebagai orang yang sudah makan asam pahit hubungan percintaan sebelum akhirnya dia menikah. Dia pernah mengalami kesusahan gara gara pacaran sampai tidak mendapat job! Nah lho..

Karena itulah, saya yakin Mas Denny ini bisa mengkristalisasi, merangkum dan menyingkat kesalahan fatal cewek yang menyebabkan dia kehilangan hubungannya. Dan jawabannya menarik. Begini kira kira jawabannya:

Kalau loe udah kerja, loe punya cewek yang suka nuntut. Loe capek kan? Mungkin dalam hati loe berpikir dia berharap loe mati!

Tiba tiba saya mendapatkan inspirasi.

Logisnya Seorang Pria Yang Kadang Membuat Wanita Lupa

Laki laki itu mahluk logis, kecuali dalam memilih klub sepak bola. Ia akan memikirkan mana yang terbaik atau seenggaknya yang paling mendingan untuk hidupnya. Ketika dia pacaran, dia akan memikirkan mana lebih enak saat pacaran atau enggak pacaran. Kala masih fifty-fifty dia akan bersikap ya sudahlah. Masalahnya, kalau dia merasa fase pacarannya membuat dia merasa nggak nyaman, nah sudah inilah pintu masalahnya.

Wanita kadang lupa bahwa pria memperhitungkan banyak hal dengan logis. Mereka mengira bahwa cowok akan mengarungi penderitaan senekad seorang perempuan kasmaran. Oh ya, menurut saya ada laah cowok seperti itu. Cuma jumlahnya jarang. Kebanyakan cowok akan memikirkan apa yang lebih nyaman buat dia secara logis. Karena itulah, kesalahan fatal cewek dalam hubungan semuanya bermula dari dia lupa kalau cowok itu sangat logis.

Menuntut dan Menekan Adalah Resep Kehancuran Hubungan

Suka enggak suka, banyak orang mendambakan hubungan setara. Sebuah keputusan terlahir dari pemikiran bersama. Sebuah kesuksesan lahir karena kerja bersama. Sekarang coba kita membayangkan perempuan yang menuntut dan menekan ini itu pada cowoknya, apakah itu akan membuat cowoknya termotivasi? Takut kehilangan iya. Namun, di satu titik, si cowok biasanya jengah dan ya udahlah pergi aja..

Nah, bedakan kalau kamu punya cowok yang tidak bertanggung jawab. Pada awalnya, coba kamu ajak dia ngobrol dulu soal rencana masa depan. Kalau tidak ada kejelasan dan niat, ya kamu tinggalkan saja. Kamu kehilangan hubungan tapi kamu tidak kehilangan masa depan.

Berbeda halnya, cowok kamu masih berusaha. Kamu tuntut dia, kamu tekan dia dan kamu membuat dia gak nyaman hanya karena kekhawatiranmu pada nasibmu. Saya menjamin, ketakutanmu malah bisa jadi terwujud. Mereka akan meninggalkan kamu atau mungkin malah mencari wanita lain yang bisa memberikan kenyamanan.

Pilihlah Lelaki Terbaik dan Bertarunglah Bersamanya

Iya, pilih lelaki yang menurut kamu punya sifat paling oke hai kaum hawa. Kamu dan dia pada akhirnya harus melawan dunia bersama. Kalian harus berjuang mungkin mendapat restu orang tua. Menikah baru awal, setelah itu kalian harus membangun rumah, membeli mobil, merawat anak dan melawan kesombongan tetangga. Iyaa, kamu akan banyak bertarung bersama pasanganmu…dengan orang lain..bukan di antara kalian ya.

Pastikan kalian memang satu visi, satu perjuangan begitu. Percayalah bahwa kalian bisa meraih kesuksesan asal saling percaya. Jangan biasakan menekan dan menuntut, saling mendukung membantu kalian mudah meraih kesuksesan.

Jika akhirnya kalian berhasil. Itu adalah keberhasilan bersama. Kamu bukan orang yang cuma jaga kandang menikmati hasilnya. Kalian bisa membangun hubungan yang baik.

Hidup Adalah Perjuangan

            Seperti kata Dewa 19, hidup adalah perjuangan. Bagaimanapun akhir hubungan Ahmad Dhani dan Maia Estianty, mereka pernah mendaki dari nol hingga sukses di ibu kota. Ya, mereka tidak bisa dibilang 100 persen contoh pasangan ideal yang kompak bertarung bersama melawan dunia, tapi ada lah inspirasi yang bisa kita ambil biarpun sedikit. Ketika toh akhirnya pasangan berkhianat, cewek..ingatlah itu bukan salahmu…kamu sudah melakukan sebaik baiknya pertandingan. Kamu mundur terhormat dan yakinlah kaum adam yang cerdas tidak akan ragu mempersuntingmu.

Akhir kata, hubungan yang baik tidak banyak menuntut melainkan soal berjuang bersama ke satu tujuan dengan mental baja dan banyak doa untuk secercah keberuntungan.

Gambar dari : Vlad Bagacian

Baca juga cerita cerita kami soal ‘relationship’ lainnya:

Perpisahan Bukan Berarti Tak Lagi Sayang

Cara Bahagia, Berbagi Tugas Harus Anda Lakukan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here