Leker Paimo Semarang: Kuliner Leker Asin yang Kekinian

Waktu Baca: 2 menitMenjajal kuliner kota Semarang memang tidak pernah lepas dari pesona leker Paimo Semarang. Pada dasarnya, leker merupakan makanan ringan yang terbuat dari adonan tepung terigu yang dicampur dengan gula pasir dan sedikit perasa/vanilla essence. Penjual lalu menuang Adonan ini pada loyang bundar. Kemudian, untuk membentuknya, penjual akan mengayuh loyang dengan tangannya secara manual. Hasil jadi adonan nantinya akan membentuk lingkaran. Setelah itu, penjual menekuk leker bulat menjadi setengah lingkaran.

Leker biasanya merupakan jajanan untuk anak sekolah dasar. Biasanya isinya sedikit karena menyesuaikan harga kantong anak kecil. Akan tetapi, kalau berbicara soal leker Paimo, ini jelas bukan leker biasa. Kenapa? Karena leker Paimo ini memiliki banyak kelebihan dan keunggulan. Tidak mengherankan jika pembeli leker Paimo bahkan sampai menyentuh kalangan emak emak dengan mobil dan tas merk mahal.

Leker paimo Semarang

Leker kok asin?

Tidak Seperti leker pada umumnya, leker Paimo Semarang hadir dalam bentuk yang terbagi dalam bermacam variasi rasa. Biasanya, leker yang kita kenal memiliki rasa yang cenderung manis.

Namun, leker Paimo tampil berbeda dengan memadukan banyak elemen seperti telur, sosis, keju, kornet, tuna kaleng, hingga jagung yang membuat rasanya cenderung asin.

Eitss, tapi jangan sedih! Untuk penggemar makanan manis, leker Paimo juga menghadirkan beberapa varian rasa manis seperti coklat, nutella, keju, kental manis, kacang, dan pisang.

Awalnya, Paimo, sang pemilik, memutuskan untuk membuka gerai Leker Paimo Semarang di depan salah satu sekolah menengah atas yang terkenal dengan nama SMA Kolese Loyola. Namun, seiring berjalannya waktu Leker Paimo Semarang memiliki cabang di beberapa tempat yang memungkinkan para penggemarnya untuk menyantap leker tanpa harus menunggu giliran untuk duduk dan berdesak-desakan.

Empuk, fluffy, full isian…

Selain pesonanya yang tidak terlupakan, leker Paimo terkenal dengan ciri khas adonan tebal dengan berbagai macam isian. Adonan leker yang cenderung basah ditambah isian yang melimpah serta penggunaan teknik putar manual pada loyang bundar menghasilkan tekstur leker yang empuk dan fluffy serta kaya rasa. Kalau saya sendiri sih paling suka leker Paimo  dengan isian telur, keju, tuna, dan jagung. Belum lagi kalau ditambah sambal yang bisa di-request sesuai kemauan kita sendiri. 

Baca juga : Se’i Sapi Langit by Dinar Candy Gimana Rasanya?

Rumah Makan Thailand Paling Best di Jakarta

Belinya dimana?

Untuk menyantap leker Paimo, pengunjung bisa menyambangi beberapa gerai leker Paimo yang saat ini sudah tersebar di beberapa titik di kota Semarang. Apabila pengunjung ingin berkunjung ke lokasi utama, pengunjung bisa menyambangi gerai Leker Paimo Semarang yang berada di Jl. Karang Anyar no. 37 (depan SMA Kolese Loyola).

Untuk cabang lainnya, pengunjung bisa menyambangi ke Jl. Mangunsarkoro. Paimo mulai menjajakan lekernya sekitar pukul 09.00 pagi sampai habis. Harga yang dibanderol untuk satu porsi Leker Paimo pun bervariasi. Pengunjung cukup merogoh kocek mulai dari harga Rp 1.500 – Rp 30.000. Jadi, gimana nih? Apa gak pengen cobain leker Paimo?

 

Devaneira
Mahasiswi Sastra Inggris Yang Suka Ngulik Bisnis

Similar Articles

Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Advertisment

Instagram

Most Popular