Waktu Baca: 3 menit

Mungkin belum banyak yang mengetahui destinasi wisata di Kabupaten Kulon Progo. Dibandingkan dengan kabupaten lainnya, seperti Gunungkidul atau Sleman, destinasi wisata di Kulon Progo relatif jarang tersekspos. Padahal, Kabupaten Kulon Progo memiliki banyak potensi wisata yang tidak kalah menarik. Anda mau cari pantai? Ada Pantai Glagah. Atau mau cari suasana gunung? Ada Perbukitan Menoreh. Mau cari danau? Ada Waduk Sermo. Lengkap banget! Kali ini saya berbagi cerita tentang kesempatan menikmati syahdunya Kopi Suroloyo.

Baca juga : Adeal Goenardi dan Seni Tehnya

Wisata Puncak Suroloyo

Kamis (4/7) kemarin, saya berkesempatan untuk mengunjungi salah satu lokasi wisata yang sudah cukup terkenal di Kulon Progo, yaitu Puncak Suroloyo. Puncak Suroloyo terletak sekitar 1,5 jam perjalanan dari pusat Kota Jogja.

Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk menuju ke sana. Saya menyarankan untuk menggunakan aplikasi Google Map atau aplikasi lain yang sejenis. Hal ini disebabkan Anda akan melewati banyak percabangan yang bisa jadi pengecoh. Selain itu, rambu penanda lokasi juga relatif jarang ditemui.

Puncak Suroloyo adalah salah satu destinasi wisata yang ada di Perbukitan Menoreh. Di sini, Anda bisa menikmati suasana pegunungan tanpa harus repot-repot mendaki gunung. Dari area parkir, Anda hanya perlu menaiki tangga selama 5 menit saja dan Anda pun telah sampai di Puncak Suroloyo.

Dari Puncak Suroloyo, Anda dapat menikmati pemandangan yang indah nan cantik dari ketinggian. Bila cuaca sedang cerah tidak berkabut, Anda dapat menyaksikan beberapa objek wisata lain di Kabupaten Magelang seperti Candi Borobudur dan Gereja Ayam.

Syahdunya Kopi Suroloyo

Selain Puncak Suroloyo, ada satu lagi tempat yang bisa Anda kunjungi bila berada di Puncak Suroloyo. Tempat itu adalah Kedai Kopi Suroloyo. Kedai Kopi Suroloyo terletak tepat di area parkir wisata Puncak Suroloyo.

Anda dapat menikmati berbagai macam olahan kopi di sini, seperti kopi tubruk, kopi saring/V60, kopi susu, dan lain-lain. Bagi Anda yang tidak suka kopi jangan khawatir, di sini juga disediakan berbagai menu minuman non-kopi, seperti teh, susu, coklat, dan wedang uwuh.

Sembari menikmati kopi (atau minuman lain kesukaan Anda), Anda dapat menikmati pemandangan dan merasakan kesejukan perbukitan Menoreh. Bila Anda jeli, Anda juga dapat menyaksikan di sekitaran kedai terdapat banyak tanaman kopi varian Perbuktian Menoreh yang menjadi ciri khas Kedai Kopi Suroloyo.

Memberdayakan Petani Kopi Lokal

Kedai kopi ini dikelola oleh sesosok pemuda lokal yang kerap dipanggil Mas Win. Mas Win bercerita bahwa ia membangun kedai kopi tersebut secara mandiri. Dengan berbekal pengalamannya menjadi barista di beberapa kafe sebelumnya, ia memiliki inisiatif untuk membuka kedai kopi di desanya.

Tidak hanya membuka kedai kopi saja, Mas Win juga berkomitmen untuk memberdayakan petani kopi lokal dengan cara menggunakan biji kopi yang berasal dari tanaman kopi lokal yang tumbuh di Menoreh. Ia bertekad untuk menaikkan pamor kopi Menoreh agar dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Usaha Mas Win mulai memperlihatkan hasilnya. Kopi Suroloyo menduduki peringkat 6 kopi terbaik dalam ajang kompetisi kopi nasional pada tahun 2014 dan 2018.

Kini, Kedai Kopi Suroloyo telah cukup terkenal di kalangan wisatawan, baik mereka yang menyukai kopi ataupun yang tidak. Tidak jarang, beberapa event oleh komunitas pencinta kopi pernah dilakukan di sini. Bahkan, Kedai Kopi Suroloyo seakan menjadi destinasi utama wisata dibandingkan Puncak Suroloyo itu sendiri.

Wisata Alternatif Jogja

Dari Puncak Suroloyo, bila Anda meneruskan perjalanan ke arah barat, maka Anda akan sampai pada objek wisata lain, seperti Tumpeng Menoreh, Puncak Ketepeng, Kebuh Teh Nglinggo, dan lain-lain. Objek wisata tersebut adalah salah satu dari sekian banyak destinasi wisata yang dapat Anda temui di Kulon Progo.

Industri pariwisata di Kulon Progo perlahan mulai bangkit. Hal ini menjadi sesuatu yang positif sebab memberikan warna baru dalam dunia pariwisata Jogja. Wisatawan pun kini memiliki alternatif wisata di Jogja, yang selama ini biasanya hanya terfokus di Gunungkidul.

Nah, setelah PPKM Darurat, jadwalkanlah liburan untuk menikmati syahdunya Kopi Suroloyo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here