Waktu Baca: 2 menit

Problematika mahasiswa rantau sepertinya tidak pernah lepas dari berburu kuliner pinggiran yang ramah di kantong. Mencari santapan yang sesuai dengan kantong mahasiswa dan sesuai dengan selera tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para mahasiswa rantau. Terlepas dari banyaknya jenis kuliner yang ada di seantero Jogja, penyetan atau yang terkenal dengan ikon tempe dan tahu menjadi penyelamat bagi para mahasiswa rantau dikala kebingungan mencari santapan untuk mengisi perut. Penyetan Mbak Asih adalah satu jawabannya!

Penyetan Mbak Asih, apa tuh?

Seperti yang kita tahu, menu penyetan biasanya terdiri dari beberapa protein seperti tempe, tahu, ayam, ikan, telur, serta beberapa jenis sayur-sayuran yang umumnya disajikan dalam bentuk gorengan seperti, terong, kol (kubis), dan jamur. Pesona penyetan tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi para mahasiswa rantau. Lalu apa bedanya Penyetan Mbak Asih dengan penyetan pada umumnya? Penyetan Mbak Asih terkenal dengan kenikmatan sambal terasi mentah yang cocok dipadukan dengan berbagai macam menu lainnya. Selain menyediakan sambal terasi mentah,  ia juga menyediakan jenis sambal lainnya seperti sambal bawang, sambal terasi matang, dan sambal terasi tomat. 

Baca juga : Siomay Jogja Enak, Siomay Shinchan Dong!

Sambal terasi mentahnya itu lho bikin ngiler!

Sambal terasi umumnya terbuat dari komposisi cabai rawit merah yang dihaluskan menggunakan cobek yang kemudian diberi sedikit terasi untuk menambah cita rasa. Terasi yang ditambahkan pun bergantung pada keinginan pelanggan. Biasanya, pelanggan akan diberi pilihan untuk memilih terasi matang/mentah. Untuk pilihan terasi matang, nantinya Ia akan menggoreng potongan terasi terlebih dahulu sebelum dihaluskan bersama dengan cabai merah. Sajian sambal terasi pun tidak lepas dari perasan jeruk limau yang akan menambah kesegaran saat disantap. 

Selain sambal terasi mentahnya yang special, Mbak Asih juga menyediakan nasi gratis untuk pelanggan yang ingin menambah porsi makan lagi. Porsi nasi yang dihidangkan juga sesuai dengan keinginan dan kebutuhan tiap pelanggan karena Mbak Asih menyediakan layanan ambil nasi sendiri untuk tiap pengunjungnya. Penyetan Mbak Asih pun menjadi santapan favorit bagi mahasiswa Universitas Sanata Dharma dan Universitas Atma Jaya serta para karyawan yang kantornya berlokasi di sekitar Mrican Depok, Sleman. Para pengunjung biasanya ramai ditemui saat jam makan siang sekitar pukul 12.00 sampai pukul 14.00. Mbak Asih sendiri mulai menjajakan penyetannya sejak jam 09.00 pagi hingga pukul 19.00 malam atau sampai habis.

Baca juga : Bakso Dab Supri dan Semangkuk Memori

Mbak Asih Ada Di Mana Sih?

Untuk menyantap penyetan dan sambal terasi mentahnya, pengunjung harus sedikit merelakan waktunya karena lokasinya agak kurang strategis dan sedikit sulit untuk dicapai. Terletak di Gang Beo yang berseberangan dengan Bimbingan Belajar Kumon, Penyetan Mbak Asih dapat menampung kurang lebih 10-12 orang serta 5-6 kendaraan roda dua di halaman parkirnya.

Terlepas dari lokasinya yang rumit, Penyetan Mbak Asih menjadi salah satu kuliner pinggiran yang wajib dicoba oleh para penikmat kuliner maupun mahasiswa. Harga yang dibanderol untuk satu porsi tergantung dari pilihan menu yang kita pilih. Kisaran harga untuk menu yang disediakan pun bervariasi mulai dari harga Rp 2.000 untuk tempe dan tahu, Rp 9.000-17.000 untuk protein seperti ayam. ikan, dan telur, Rp 5.000- 7.000 untuk sayur-sayuran. Sedangkan untuk menu pelengkap seperti sambal dan kerupuk berkisar antara Rp 1.000 – 2.000. Jadi, gimana nih? Kapan ketemu di Mbak Asih? Gak penasaran sama aroma dan syahdunya menyatap penyetan ditemani sambal terasi? Kalau aku sih YES! (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here