Waktu Baca: 2 menit

Berbicara soal pemain Brazil saat ini, tidak ada yang sesial Richarlison. Richarlison adalah pemain yang jarang ‘menari samba’, namun ia bermain dengan efektif. Semalam, kita bisa melihat betapa efektifnya dia dalam menghancurkan lini pertahanan Jerman. Ya, Richarlison memang jarang meliuk liuk, ia menjawab tantangan dengan gol dan kecepatan. Di lapangan ia tidak semenarik Neymar misalnya. Meski demikian Richarlison tetap gacor baik di Brazil dan Everton. Sebenarnya seperti apa statistik Richarlison? Mari kita bedah!

Richarlison di Everton Musim Lalu

Soal dribble, Richarlison jarang melakukan dribble berlebihan. Secara statistik, ia melakukan dribble sebanyak 1,8 per pertandingan. Tidak banyak, bandingkan dengan pemain lain misal Raheem Sterling yang melakukan rataan 2 dribble per pertandingan. Untuk Premier League sendiri, jumlah dribble terbanyak dibukukan oleh Wilfried Zaha dan Adama Traore.

Meski tanpa banyak dribble, Richarlison mampu menceploskan 7 gol dan 3 assist, ia juga berhasil menciptakan sebanyak 2,4 tembakan per pertandingan dengan kesuksesan yang lumayan. Di Premier League, tembakan tepat sasarannya masuk 20 besar dan hanya kalah dari penyerang utama Dominic Calvert-Lewin di Everton. Bahkan, tembakan tepat sasaran Richarlison melebihi jumlah Raheem Sterling! Artinya, Richarlison memiliki potensi sebagai pemain efektif.

Kenapa Richarlison Belum Memikat Padahal Gacor?

Richarlison bukan tanpa kelemahan. Ia memang bermain menyerang dengan efektif, namun sisi defensifnya masih perlu diolah. Dalam satu pertandingan, interception Richarlison tidak sampai satu. Jumlah tacklingnya juga tidak banyak. Richarlison perlu belajar menekan musuh dari depan untuk bisa melakukan counter attack.

Selain memiliki kekurangan dari segi defensif, posisi Richarlison di tim besar sudah terisi. Barcelona misalnya, masih memiliki Memphis Depay dan Ansu Fati yang lebih berpengalaman. Jika menyebrang ke Jerman, ia harus bersaing dengan Serge Gnabry dan Leroy Sane di Bayern Munich. Atau menyebrang ke sesama tim Premier League? Sebenarnya, peluang Richarlison bergabung di tim sekelas Manchester United bisa saja terwujud. Namun MU lebih memilih memulangkan Sancho. Belum lagi saat di MU ada Marcus Rashford si anak emas.

Menyebrang ke Real Madrid

Richarlison mampu berkembang pesat di bawah Carlo Ancelotti. Don Carlo tahu bagaimana menjaga Richarlison agar tetap gacor. Real sendiri saat ini memiliki Vinicius dan Eden Hazard yang kurang bisa diandalkan, maka tidak ada salahnya Richarlison mencoba peruntungan di Real Madrid. Kemampuannya melakukan cut inside akan menjadi makanan empuk bagi gelandang gelandang top Real Madrid. Kemampuan menyerangnya yang efektif juga membantu Karim Benzema mendapatkan ruang untuk menceploskan gol lebih banyak lagi.

Belum lagi ada Martin Odegard yang bisa bermain sebagai trequarista. Richarlison yang biasa bermain dengan sistem trequarista dimana James Rodriguez di Everton memainkan peran itu bisa membuat Richarlison lebih menggila. Gol demi gol bisa tercipta dari kaki lincahnya. Masalahnya, apakah Florentino Perez akan memperjuangkan Richarlison?

Bertahan di Everton Dengan Rafael Benitez

Tidak ada salahnya mencoba bermain bersama Rafa. Rafa suka menggunakan pemain sayap dalam membangun permainannya. Rafa juga pandai memanfaatkan lini tengah sehingga suplai bola pada Richarlison aman. Namun, apakah tinggal di Everton akan membuat Richarlison meraih gelar? Rasa rasanya masih sulit karena skuad Everton masih sering kehabisan bensin di tengah jalan. Untuk berprestasi di level kedua Eropapun masih menantang.

Olimpiade Menjadi panggung

Sembari berandai andai, Richarlison tidak perlu khawatir. Hattrick melawan Jerman membuat Richarlison dilirik beberapa klub. Richarlison tinggal mempertahankan kegacorannya dan berharap Brazil melangkah jauh dan bahkan mendapat medali emas. Eh, siapa tahu masa depan Richarlison terbuka dari ajang bal bal an di Tokyo ini.

Baca juga cerita bal bal an kami lainnya:

Striker Tua Tapi Ganas di Serie A Italia

Komentar Mengejutkan Soal Pemain Sepak Bola (dari Tokoh Bal Bal an Lainnya)

Loccatelli Arsenal : Boleh dong Berimajinasi!

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini