Waktu Baca: 4 menit

Menempuh medan yang berliku dan sedikit menapaki bukit merupakan sensasi tersendiri. Tidak terasa setengah jam, saya berkendara menggunakan panduan peta berbasis daring. Angin senja membuai mesra perjalanan yang saya lakukan. Akhirnya sebuah pelataran parkir menyambut saya. Sepeda motor yang saya tunggangi, saya parkiran tepat di bawah pohon mangga. Selesai dengan urusan memarkir kendaraan. Saya berjalan sedikit beberapa langkah. Hingga sebuah pintu kayu yang menempel kokoh di dinding bercat putih menjadi hal selanjutnya yang saya temui. Ya, saya tiba di Suwatu. Sebuah resto yang tak hanya menyajikan makanan semata. Mari ikuti perjalanan ibadah rasa saya di Suwatu Jogja.

Sebelum bisa menikmati hidangan yang disajikan, saya terlebih dahulu harus melakukan reservasi. Ini yang menjadi salah satu keunikan dari Suwatu Jogja. Tanpa reservasi, sudah dipastikan Anda tidak akan mendapatkan tempat duduk dan hidangan yang disajikan. Nantinya jika sudah melakukan reservasi, nama Anda beserta jumlah tamu akan diperiksa di bagian depan.Apabila dirasa semuanya sudah sesuai dengan data. Saatnya Anda akan diantar menuju tempat di mana hidangan disajikan. Mantap!

Menyambut Senja di Suwatu Jogja
Menyambut Senja di Suwatu Jogja
Jogja Cita Rasa Bali

Suwatu Jogja memilih konsep resto atau tempat makan bercirikan Bali. Memasuki area makan, saya bertemu dengan payung-payung khas tradisional Bali. Para pegawainya pun juga mengenakan baju khas Bali. Sungguh sebuah suasana Bali benar-benar dihadirkan di Jogja! Hidangan yang disajikan juga unik. Anda semuanya tak akan menu makanan yang berbau western atau ala-ala makanan hits zaman sekarang. Justru makanan tradisionallah yang akan menjadi menu andalan.

Ada dua paket yang ditawarkan bagi Anda para pengunjung di Suwatu. Yang pertama adalah paket Sojiwan yang dibanderol seharga Rp 150.000/pax dan paket Prambanan yang dibanderol sebesar Rp 250.000/pax. Pembayarannya juga dilakukan setelah kita mendapatkan invoice pemesanan yang dikirimkan oleh admin. Tentu terkait dengan paket yang dipesan bergantung pada selera dan kebutuhan Anda masing-masing. Jika mau reservasi atau bertanya lebih lanjut bisa langsung ke instagramnya @suwatu.by.milandbay.

Ibadah Rasa di Suwatu Jogja

Setelah duduk di tempat yang sudah disediakan, kita akan disuguhi dengan keripik sayur yang dipadukan dengan saus kacang. Cocok sekali untuk dicocol, Sebagai makanan pembuka, keripik sayur pas sekali porsinya. Selanjutnya hidangan yang sudah menunggu adalah sup atau soto, kembali lagi kepada paket yang dipilih ya.

Makanan Pembuka di Suwatu Jogja
Makanan Pembuka di Suwatu Jogja

Paripurna menyantap soto ataupun sup, bergegas saya menyambangi meja yang memanjang berisikan menu yang siap  dinikmati. Bulu hidung serasa ditusuk aroma cabai yang menyengat. Aroma rempah-rempah juga menjalar mengikuti di belakangnya. Di Suwatu Jogja, kita dapat memilih nasi merah ataupun putih sebagai teman lauk yang dipilih.

Lantas apa saja lauknya? Yang merupakan kreasi dari warga sekitar tersebut. Penasaran kan? Nih, beberapa lauk yang bisa teman-teman pilih. Pecel, ayam serundeng, mangut lele, terong kecap, trancam, telur dadar kribo, ada juga sayur seasonal dan tentunya aneka sambal.

Makanan Utama di Suwatu Jogja
Makanan Utama di Suwatu Jogja

Puas dengan menu utamanya? Kenyang? Atau masih pengen nambah? Bolehlah kita sejenak beristirahat sejenak sembari menikmati minuman yang disediakan. Minuman tradisional seperti warm ginger dan teh tubruk siap menghangatkan tubuh Anda sebelum menyantap makanan penutup. Makanan penutupnya ini jug gak kalah yummy. Kita akan disuguhi agar-agar. Tapi yang spesial adalah agar-agar ini terdiri dari beberapa lapisan. Cendol, santan, dan gula jawa yang dilarutkan. Pas banget disajikan saat dingin. Harus dicoba deh pokoknya.

Puding Unik di Suwatu Jogja
Puding Unik di Suwatu Jogja
Tak Sekadar Ibadah Rasa

Keunikan lainnya yang ditawarkan oleh Suwatu Jogja adalah tempatnya yang sangat uwuwu atau keren abis. Kebetulan waktu saya ke sana keberuntungan belum menghampiri. Letak Suwatu yang berada di bukit menjadi sangatlah strategis. Kita dapat menikmati pemandangan Candi Prambanan dan Gunung Merapi dengan catatan cuacanya cerah. Tidak seperti yang saya alami malah mendung menggelayut. Alhasil saya hanya bisa keduanya samar-samar.

Atraksi Kesenian yang Keren!
Atraksi Kesenian yang Keren!

Hal lainnya yang dapat ditemukan di Suwatu Jogja adalah adanya pertunjukkan kesenian. Hasil kolaborasi dengan penduduk sekitar. Jika kita datang di waktu yang tepat akan bisa menyaksikan para penari yang menari dengan gemulainya. Aihhh…semakin nikmat saja menikmati senja. Bagi para pemburu konten, tempat ini juga menyediakan spot-spot yang siap memuaskan dahagamu. Sayang sekali perjumpaan harus segera diakhiri karena pada akhirnya waktulah yang memisahkan. Akhirnya, perut kenyang, pikiran tenang, hati juga riang. Jadi kapan kamu ke Suwatu? Walau hanya sekadar untuk bertemu lantas berpisah…(*)

*). Liputan dilakukan sebelum dilakukan sebelum pemberlakukan PPKM Darurat. Dalam proses liputan juga sudah menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga :

Siomay Jogja Enak, Siomay Shinchan Dong!

Sop Buntut Pak Sugeng, Rasanya Sungguh Gayeng

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here