Waktu Baca: 3 menit

Mikel Arteta adalah murid langsung dari empunya Tiki Taka Pep Guardiola. Ketika menginjakkan kaki di negeri Elizabeth, Pep secara khusus meminta Arteta menjadi asistennya. Padahal, di tanah Inggris banyak asisten manajer berkualitas sebut saja Paul Clement atau Renee Meulensteen misalnya. Namun, Pep meminta Mikel Arteta secara khusus. Ia yakin Mikel Arteta bisa membangkitkan kembali Tiki Taka dari penampilannya di Arsenal sebagai pemain dan kapten.

Artetapun tidak mengecewakan Pep. Bersama Pep, ia membuat City bermain dominan dan mencetak banyak gol. Tidak butuh waktu lama, Arteta akhirnya dipanggil pulang ke Emirates Stadium dan mendapat tugas khusus melahirkan generasi Tiki Taka Arsenal yang hilang sepeninggal Arsene Wenger. Apa lacur, hingga hari ini Arsenal tidak bermain dengan Tiki Taka dan lebih sering mengandalkan counter attack yang kinipun sering boncos.

Tidak Punya Gelandang Yang Tepat

Arsenal memiliki banyak gelandang petarung dan pekerja keras seperti Granit Xhaka dan Muhammad Elneny. Namun, mereka malah kekurangan pemain yang tidak hanya bisa merebut bola, tapi bisa membawa bola dan memberikan open terobosan. Pemain seperti Xhaka dan Elneny bisa merebut bola, namun tidak bisa membawa bola itu ke depan. Singkatnya, mereka tidak bisa memerankan peran box to box seperti yang dilakukan oleh Xavi Hernandez dan Andres Iniesta. Cilakanya lagi musim lalu Dani Ceballos belum berhasil memainkan peran itu juga dengan efektif. Hanya Thomas Partey yang cukup berhasil dalam menjalankan peran sebagai gelandang box to box.

Solusi Operan Progresif

Untuk melahirkan Tiki Taka Arsenal, Arteta membutuhkan pemain yang mampu melakukan operan progresif. Operan progresif adalah operan yang bisa langsung sampai ke depan dan menjadi sasaran empuk bagi trio penyerang, dalam hal ini adalah Nicolas Pepe, Aubameyang dan Bukayo Saka. Pemain itu sudah dimiliki Arsenal dalam diri Sambi Lokonga. Permasalahannya adalah, mempertaruhkan masa depan Arsenal pada sosok Sambi ini cukup riskan. Arsenal membutuhkan gelandang lain yang bisa menjadi back-up. Salah satu gelandang yang bisa diandalkan adalah Emile Smith-Rowe. Namun lagi lagi, Smith-Rowe terhitung muda. Nah, Arsenal tampaknya harus serius mengejar Locatelli yang jauh lebih mapan. Locatelli dan Lokonga bisa menjadi duet no 8 sebagai box to box Arsenal sementara di belakang mereka, ada Partey yang mencarikan bola bagi duo ini. Baik Auba-Pepe dan Saka akan berkonsentrasi menciptakan peluang di depan para pemain. Kecepatan mereka akan berguna ketika through pass dari Sambi dan Locatelli berfungsi dengan baik.

Ben White bisa menjadi Piquenya Arsenal?

Kunci lain dari Tiki Taka Arsenal adalah bek Brighton yang sedang melakukan proses negosiasi dengan Arsenal, Ben White. Ben White memiliki rataan dribble sukses hampir mencapai satu digit. Untuk ukuran bek tidak buruk. Ia juga mampu menyelesaikan 83 persen dari umpannya dengan baik. Ben selain bisa bertahan, juga bisa menjadi penyambung dari belakang ke tengah. Hanya saja ia perlu memperbaiki key passnya agar bisa tampil lebih efektif. Jumlah key pass Ben White masih di bawah rata rata. Padahal key pass ini penting untuk memberi alternatif penyerangan di Arsenal. Bagaimanapun liga Inggris adalah liga yang mendewakan kecepatan dan kemampuan melakukan umpan terobosan dengan baik adalah nilai plus.

Locatelli di belakang dua nomor 8

Alternatif ini juga boleh menjadi percobaan bagi Arteta seandainya transfer Locatelli berhasil. Locatelli ternyata bisa juga memainkan versi ganas dari deep lying playmaker, Regista. Hal ini terbukti selama gelaran Euro 2020. Locatelli dengan kemampuan dan fisiknya bisa menjadi Regista yang menekan lini tengah ke depan dan melepaskan umpan umpan langsung ke tengah. Dengan membawa bola lebih banyak di daerah musuh, hal ini meringankan peran Sambi dan Partey untuk melakukan kombinasi dengan Saka-Pepe-Auba. Jadi bagaimana? Apakah akhirnya Arteta bisa menerapkan Tiki Taka di Arsenal?

Simak juga kisah bal bal an lainnya:

Richarlison Gacor, tapi Belum Memikat

Inggris di Euro 2020 Adalah Drama Usang Tanpa Perlu Penghormatan

Komentar Mengejutkan Soal Pemain Sepak Bola (Dari Tokoh Bal Bal an Lainnya)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here