Waktu Baca: 3 menit

“Karena kita semua dipelihara Tuhan dengan baik, maka dari itu perlakukanlah hal yang sama terhadap sesamamu manusia. Maka dari itu ayo melayani”

Terkadang membantu sesama tidak hanya melalui uang. Memang benar, jika ada uang maka membantu orang lain akan lebih mudah. Tetapi ada hal yang lebih penting dari memberi uang. Waktu. Orang yang memiliki banyak uang mungkin tak segan – segan memberikan uangnya untuk aksi peduli sosial, namun apakah mereka rela memberikan waktunya serta tenaga untuk membantu orang lain?

Salah satu hal yang membuat hati saya tergerak untuk menuliskan kisah seseorang dalam membantu orang lain ialah karena alasan dan sebab orang ini tergerak hatinya untuk membantu. Kita sebut dengan inisial KS, wanita yang saat itu masih baru menjadi seorang Katholik tiba – tiba dirinya merasa “dipanggil” oleh Tuhan untuk melakukan perintah-Nya. Saat itu dengan keterbatasan dirinya, ia berusaha memenuhi “panggilan” itu. Akhirnya, di tahun 2014 KS berhasil mendirikan sebuah perkumpulan yang ditujukan untuk para penyandang disabilitas dan berkebutuhan khusus yaitu KOMPAK.

Ketertarikan dalam membantu

Bermula dari tuntunan Allah yang membawa KS untuk memasuki sebuah gedung. Gedung tersebut bernama Gedung Gembala Baik yang ada di Jatinegara. Disitu KS mengetahui bahwa disana terdapat disabilitas tuna rungu dan beberapa tuna daksa yang berkumpul untuk mendapatkan pelayanan iman dalam kondisi yang terbatas. Melihat hal tersebut, tergeraklah hatinya dan KS mengerti bahwa “panggilan” Allah yang dimaksud adalah panggilan untuk melayani umat-Nya yang memiliki keterbatasan. Sejak saat itu, KS bertekad untuk mencurahkan segala tenaga dan pemikirannya untuk melakukan pelayanan terhadap mereka. Seiring berjalannya waktu, KS yang semula tidak mengerti bahasa isyarat akhirnya bisa menguasai bahasa tersebut dengan bantuang para tuna rungu dan teman – teman yang lainnya. Disinlah perjalanan terbentuknya KOMPAK dimulai.

Arti nama KOMPAK

Kompak dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai bersatu padu (dalam menanggapi atau menghadapi suatu perkara). Tetapi KOMPAK memiliki kepanjangan yaitu Kumpulan Orang Mau Pelajari Ajaran Kristus. Makna yang terdapat dalam kata KOMPAK ini sangat positif. Kata KOMPAK ini menyatukan pikiran atau hasrat pribadi baik orang normal maupun disabilitas secara sukarela yang memiliki ketertarikan dalam melayani atau berevangelis.

Visi dan misi KOMPAK

VISI

  • Kumpulan yang mengusahakan seluruh anggotanya mengenal Allah yang benar dan hidup sesuai rencanaNya dalam suatu relasi yang intim dan menunjukan secara nyata dalam kehidupannya sebagai murid Yesus dalam rupa kehidupan yang penuh kasih dan menjadi terang bagi dunia.
  • Kumpulan yang memfokuskan pelayanan kepada para disabilitas  dalam bentuk  pengajaran dan pembinaan iman Katolik.  Sehingga para disabilitas  diharapkan mampu memahami rencana Allah bagi dirinya atau kehidupannya, serta mengarahkan para disabilitas untuk mampu melayani pada sesamanya maupun di lingkungan masyarakat luas.

MISI :

  • Menghimpun para penyandang cacat yang tersebar diseluruh wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mendapatkan pembinaan dalam Iman katolik.
  • Memfasilitasi perayaan Ekaristi yang dilengkapi aksesnya untuk tiap kekhususan secara rutin.
  • Membangun Iman para Disabilitas untuk menerima kenyataan hidupnya merupakan bagian rencana Allah dan bukan sebagai Kutukan.
  • Memberikan pengajaran rohani secara periodik yang di sesuaikan dengan kalender liturgi Gereja Katolik.
  • Menumbuhkan kebiasaan para Disabilitas untuk aktif berdoa, beribadah, membaca alkitab, sharing Iman,  bersekutu dengan umat lainnya.
  • Mendukung aplikasi iman : Ikut bertugas dalam kegiatan ibadah, berevangelis dan berkesaksian.
  • Mengupayakan bantuan sosial : kesehatan, lapangan pekerjaan dan kematian.
  • Menerima umat umum menjadi pembakti atau relawan dan memberikan pelatihan secara berjenjang sehingga pelayanan dapat diberikan secara spesifik sesuai kekhususannya.
  • Membentuk team juru bahasa isyarat untuk kebutuhan mediasi ibadah dan edukasi bagi para tuli.
  • Membentuk para pengajar kelas bina Iman dan modul pengajarannya.

sumber : https://www.kompakdisabilitas.or.id/visi-misi

 Kegiatan pelayanan

Perkumpulan ini biasa melakukan pelayanan di Gereja Hati Kudus – Kramat pada ke 1 & 3 dan Gereja Katedral BMV- Bogor pada Minggu ke 2 & 4. Pada hari Minggu, KOMPAK mengadakan misa khusus untuk para disabilitas dan berkebutuhan khusus yang biasanya akan dihadiri interpreter (bertugas menerjemahkan ke bahasa isyarat untuk para tuna rungu) pada pukul 09.00 WIB di Gereja Hati Kudus dan pukul 11.00 WIB di Gereja Katedral BMV – Bogor. Tak hanya itu saja, KOMPAK juga melakukan beberapa kegiatan rohani lainnya untuk mengembangkan serta memperkuat iman para anggotanya, antara lain retret, rekoleksi, ziarah, pelayanan bahasa isyarat liturgi, pembahasan kitab suci, dan lain – lain. Rata – rata anggotanya berisikan anak – anak muda yang memang memiliki kepedulian dan keprihatinan terhadap mereka yang kekurangan. Sudah ratusan lebih anak muda yang menjadi volunteer disini.

Bantuan dana dari orang yang peduli

Kalau dipikir – pikir, dengan kegiatan semua itu pasti mengeluarkan dana yang tidak sedikit. Belum lagi jika ada acara besar di setiap tahunnya. Namun yang namanya pelayanan, Tuhan pasti akan membuka jalan dan mempermudah segala sesuatunya. Banyak orang – orang peduli yang berdonasi bahkan sampai menjadi donator tetap setiap tahunnya dengan jumlah yang terbilang cukup besar.

Dari kisah KS ini, kita bisa belajar bahwa untuk membantu sesama bukan hanya soal uang. Tetapi kemurahan hati kita untuk meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran bisa jadi hal yang luar biasa berarti bagi mereka. Semoga banyak anak muda yang tergerak hatinya untuk lebih peduli lagi kepada mereka yang kekurangan. Karena ingat, segala kepunyaanmu di dunia ini hanya titipan dari Tuhan, berbuat baiklah dan peduli kepada orang lain. Semangat anak muda dan ayo melayani!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini