Waktu Baca: 2 menit

Semalam Chelsea menunjukkan permainan yang memikat. Crystal Palace yang terkenal sebagai pembunuh raksasa mengalami cobaan yang berat. Debut Patrick Vieirapun terasa remuk. Nah, kelemahan Chelsea cuma satu, tidak ada gol dari pergerakan striker. Memang, masalah striker ini agak menahun. Timo Werner belum mampu mengemban tanggung jawab sebagai goal getter. Beruntung, Chelsea bisa memanfaatkan kemelut di klub Internazionale. Lukaku pulang. Lukaku yang kuat dan cerdas bisa membuat Chelsea komplit.

Tidak Cocok dengan Poacher

Chelsea sejak lama tidak cocok dengan striker yang mengandalkan kecepatan alias poacher. Mulai dari Adrian Mutu hingga kini Timo Werner, semua tidak terlalu berhasil. Sebaliknya, Chelsea selalu jodoh dengan striker yang mengandalkan fisik, terutama yang bertipe targetman dan deep-lying forward.  Striker macam Didier Drogba dan Diego Costa memiliki tempat spesial di Chelsea. Nah, Lukaku yang mengandalkan fisik ini rasanya bisa menjadi pilihan yang pas.

Dahulu Lukaku memang sempat gagal di Chelsea. Semua karena first touchnya yang dianggap buruk. Namun, setelah petualangan di Italia, Lukaku menjadi pribadi yang lebih handal dalam first touch. Lukaku yang telah berevolusi menjadi kuat dan cerdas cocok dengan Chelsea.

Menjadi Finisher, Menjadi Assister

Drogba mendapat pengakuan sebagai legenda meski tidak mencetak banyak gol di Chelsea karena kerja kerasnya untuk berani turun ke dalam dan membuka ruang bagi sayap sayap cepat Chelsea. Lukaku yang sering dibanding bandingkan dengan Drogba bisa mencontoh seniornya. Lukaku bisa membukakan ruang untuk Pulisic, Ziyech serta Havertz sehingga mereka lebih produktif. Bonusnya, Lukaku juga jago mencetak gol, jadi Lukaku bisa jadi lebih komplit daripada Drogba. Ia juga bisa memantulkan bola dengan postur raksasanya dan memberi assist cantik. Makin komplit saja striker keturunan Kongo ini.

Duet Dengan Werner, Kenapa Tidak?

Masalah Werner adalah padatnya pertahanan di Premier League, ia juga jarang mendapat ruang kosong untuk memaksimalkan kecepatannya. Kedatangan Lukaku membuka peluang bagi pelatih Chelsea, Thomas Tuchel untuk menerapkan pola dua striker. Lukaku akan banyak menarik defender dan ini bisa membantu Werner menjadi lebih produktif. Striker Jerman ini sangat berbahaya saat memanfaatkan celah. Nampaknya ini win-win solution bagi Chelsea yang memiliki striker striker mahal dan berbeda tipe.

Perlu Banyak Berlatih Direct Pass Dengan Jorginho

Jorginho tidak terlalu banyak mencatatkan namanya sebagai assister, apakah penampilannya buruk? Tidak, operan Jorginho sangat berbahaya, ia bisa memindahkan bola dari belakang ke depan dengan sangat cepat. Masalahnya, Chelsea tidak memiliki pemain yang bisa menyelesaikan operan cantik Jorginho dengan baik. Kini Lukaku telah kembali ke Chelsea. Selama di Internazionale, Lukaku banyak berlatih untuk menyambut direct pass deras ala Italia. Lukaku banyak mencetak gol dengan skema ini. Jorginho dan Lukaku bagaikan dua sosok yang saling melengkapi. Nasib mempertemukan mereka dalam satu klub dan peluang mereka saling memaksimalkan skill sangat besar.

Namun ada satu pekerjaan rumah besar, Lukaku harus benar benar menguatkan komunikasi dengan Jorginho agar Chelsea bisa mengganas dengan skema directnya.

Skill Drogba Yang Harus Dipelajari

Lukaku juga wajib menambah skill juga untuk memainkan peran sebagai Defensive Forward. Mengapa skill ini penting? Drogba pernah memainkan peran ini dan bisa mencetak beberapa gol penting lewat skema serangan balik karena bisa mencuri bola di 1/3 atau 2/3 akhir lapangan. Mengingat Premier League sangat ketat, Lukaku harus bisa menggunakan berbagai cara untuk mencetak gol, mencuri bola dari depan salah satunya.

Jika Lukaku bisa benar benar tampil sempurna, kuat dan cerdas, Chelsea akan benar benar menyebalkan di Liga Inggris musim depan.

Baca kisah bal bal an lainnya:

Marc Cucurella si Spesialis Kiri Lapangan

Richarlison Gacor, Tapi Belum Memikat

Tiki Taka Arsenal Bakal Lengkap?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini