Waktu Baca: 2 menit

Menulis cerita fiksi itu gampang-gampang susah. Kalo kita punya imajinasi kuat, kita bisa lancar menuliskannya. Tapi kadang kita mengalami writting block, alias ide macet. Belum lagi banyak pendapat, saran, atau gagasan orang lain yang menarik, tapi kita terjebak di dalamnya. Nah, bila kamu adalah penulis cerita fiksi, mungkin kamu bisa coba tips menulis cerita fantasi ala Pakbob.

Cerita fantasi atau cerita fiksi adalah cerita dunia imajinatif ciptaan penulis. Pada cerita fantasi, hal yang tidak mungkin dijadikan seolah-olah biasa. Banyak tulisan fiksi yang sangat digemari oleh para kawula muda, seperti yang ada di platform Wattpad. Cerita-cerita yang menggambarkan imajinasi mereka berasa terwakili dengan tulisan.

Namun, bagi Dita seorang penulis di platform tersebut merasa bingung setelah ada request dari pembaca bahwa mereka ingin supaya jalan ceritanya itu diubah sesuai dengan keinginan mereka. Lho kalau udah seperti ini bagaimana? Apa iya jalan cerita yang udah disusun sejak awal sampai ending berakhir berubah begitu saja. Apa mungkin tetap kukuh aja dengan jalan cerita awal.

Dalam acara Pakbob Class Webinar Series yang diadakan pada Selasa, 17 Agustus 2021 bersama jurnalis profesional Diaz Radityo, Ardi Pramono, dan Benny Pudyastanto ini akan menjawab pertanyaan diatas. Berikut adalah tips menulis cerita fantasi ala Pakbob

1. Jangan Buat Tulisan By Request

Menurut Mas Diaz, menulis itu adalah menyampaikan gagasan yang ada dipikiran sendiri. Harus ada keberanian untuk menyampaikan suatu gagasan. Diterima atau tidaknya tulisan ya urusan nanti karena menulis itu seperti menunjukkan jati diri kita. Bebas berkreasi sesuai jalan pikiran.

Baca juga : Sastra Anak untuk Semua Usia

Seperti kasus dari Dita, ada baiknya untuk tetap mempertahankan jalan cerita sejak awal. Biarpun ada beberapa pembaca yang menginginkan jalan cerita yang berbeda. Harus berani untuk kukuh dengan ide gagasan yang dimiliki.

2. Berpikir Ke Depan

Misalnya penulis dari Serial Naruto (Masashi Kishimoto) awalnya mengeset ceritanya naruto dengan sakura, namun seiring berlalunya waktu banyak masukan dari fans yang bilang bahwa naruto itu cocoknya dengan hinata. Akhirnya ya dirubah menjadi naruto dengan hinata. Mengapa hal itu bisa terjadi?

Ya karena pembaca sering involve dari sisi emosi dan ceritanya. Bisa jadi perasaannya lebih deep dari penulisnya. Pendapat mereka juga gak salah-salah juga sih. Cuma ada hal yang perlu diingat jangan sampai buat putusan hanya untuk menyenangkan pembaca dan hasil akhirnya malah akan merusak atau menghilagkan esensi dari tulisan kamu (Penuturan Mas Ardi).

Mungkin Masashi Kishimoto juga mempunyai gagasan jalan cerita naruto dengan hinata. Jadi, saat diubah pun tidak berpengaruh didalam cerita naruto. Disamping mendengarkan suara dari fansnya, hal ini bisa juga mendapatkan ide jalan cerita yang baru untuk kedepannya.

3. Tampung Saran Mereka

Bisa juga untuk menampung saran-saran dari pembaca untuk di tulis di cerita lain. Hal ini malah mempermudah untuk membuat tulisan yang baru, karena ide-ide udah disampaikan oleh pembaca. Tinggal menuangkan dalam cerita dan publish deh.

Kesimpulan

Nah itulah tadi tips menulis cerita fantasi ala Pakbob. Buat kamu yang saat ini sedang menulis cerita fiksi, tetaplah tulis sesuai hati dan pikiran kamu ya. Karena menulis fiksi itu harus sesuai dengan imajinasi diri sendiri. Namun, dengan adanya masukan dari pembaca bisa juga menjadi referensi jalan cerita yang ingin ditulis. Bagaimanapun cerita fiksi itu unik, karena bisa mewakili perasaan pembacanya seolah-olah bisa masuk kedalam cerita tersebut. Bahasa yang digunakan variatif, ekspresif, dan menggunakan ragam percakapan yang bukan bahasa formal.

“Nulis itu seperti olahraga, semakin sering akan semakin terlatih dan nulislah seperti cerita sama temanmu sendiri, karena jika kamu bisa bercerita dengan temanmu kamu juga bisa cerita dengan orang lain”

-Ardi-

Bayu Hutama Jayadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini