Waktu Baca: 2 menit

Pada dasarnya esai merupakan sebuah tulisan/karangan bebas yang berisi tentang gagasan kita perihal sesuatu hal yang sedang dibahas. Misalnya, topik mengenai pendidikan maka kita akan menuliskan tentang gagasan atau pandangan kita mengenai pendidikan itu. Lalu bagaimana tips menulis esai untuk lomba?

Tentu saja dalam menulis esai bukan perkara mudah, apalagi untuk juara lomba esai. Ada banyak runtutan tahap yang harus dilewati. Seperti dalam paragraf harus memiliki kesinambungan dari awal hingga akhir. Secara garis besar, esai hampir sama seperti karya tulis yaitu berisi Pendahuluan, Isi dan Penutup. Bedanya, setiap bagian di esai ini ditulis secara tersirat dan lebih mirip cerpen atau artikel.

Berikut ini ada beberapaTips Menulis di Lomba Esai Ala Pakbob yang dikutip dari acara acara Pakbob Class Webinar Series yang diadakan pada Selasa, 17 Agustus 2021 bersama para pegiat literasi dan trio founder dari PAKBOB.ID. Diaz Radityo, Ardi Pramono, dan Benny Pudyastanto. Yuk simak tips menulis esai untuk lomba.

1. Pilihlah Strategi Penulisan

Namanya kompetisi pasti ada strategi untuk menang, tinggal pilih gimana strateginya. Misalnya, kenali dulu tema atau subtemanya yang relevan dengan apa yang ingin ditulis. Namun, jangan terpaku dalam memenangkan lomba. Seperti Raditya Dika salah satu penulis terbaik se Indoneisa.

Raditya Dika malah gak pernah menang dalam lomba menulis tapi sampai sekarang masih tetap nulis. Hal pokoknya adalah impact yang dihasilkan. Walaupun gak dapat penghargaan tapi impactnya bisa besar dan ini pasti bisa buat survive di industri ini.

Baca juga : Kuliah di UNY Berhadiah Pacar, Mitos Atau Fakta

Banyak penulis yang memenangkan lomba tapi cuma stuck di situ-situ aja, bahkan tidak ada prestasi lebih. Karena dalam lomba menang kalah gak ada yang bisa jamin untuk jenjang masa depan. Tetapi, gak salah juga jika mentargetkan menang lomba.

“Tulisan yang dikerjain dengan yakin dan sungguh-sungguh gak menang, eh malah tulisan yang gak yakin aja menang. Hal ini sama dengan orang bersaing untuk dapat piala oscar yang gak tentu siapa yang bisa meraih piala tersebut”. – ujar Ardi

2. Jangan Menulis Karena Hadiah

Menulis itu adalah menuangkan gagasan yang ada dipikiran. Sampaikan apa yang ingin disampaikan. Jangan menulis karena hadiah itu akan menjadi berat. Karena pikiran akan berorientasi kepada hadiah bukan bagaimana cara memaksimalkan tulisan.

Sering menulis maka esai dan lomba-lomba penulisan lainnya akan mengikuti kita kok hadiahnya. itu adalah bonus namanya. Jika kalah dalam lomba ini, ikutlah lomba lainnya. Siapa tau juri-juri di sana suka dengan karya tulisanmu.

3. Rajin Dan Tegaskan Dengan Tujuan Menulis

Salah satu meningkatkan jam terbang menulis adalah dengan mengikuti berbagai lomba penulisan.  Seseorang bisa menjadi penulis profesional berkat jam terbang mereka yang sudah tinggi di dalam menulis. Biasanya sehari bisa menulis sebanyak 1000-2000 kata. Biasakan menulis seperti olahraga, semakin rutin maka akan semakin terlalih.

“Menulislah sampai namamu terindeks oleh orang-orang literasi, jika sudah tidak akan sia-sia perjuangan menulismu”. – ujar Diaz

Baca juga : Rendahnya Minat Baca di Indonesia dan Sebuah Kewajaran

Saran

Menulis itu hal yang menyenangkan apalagi menulis bisa mendapatkan uang. Uhm, sangat menggiurkan sekali bukan. Salah satu jalan mencari uang lewat tulisan ya mengikuti lomba penulisan seperti lomba esai. Tetapi, ya ada tahapan-tahapan yang harus dilalui agar sampai di titik itu. Rajinlah menulis agar banyak literatur yang dipahami, sehingga gampang membuat satu tulisan yang bermanfaat bagi orang banyak.

“Jangan jadi pemburu hadiah tapi berproseslah sampai hadiah itu datang pada kita” – Diaz

Setelah membaca tips menulis untuk lomba esai. Kalian sudah siap?

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini