Waktu Baca: 3 menit

Indonesia adalah bangsa dengan makanan pokok beras? Oh, menurut saya sih tidak. Mie, makanan yang panjang nan kenyal itu, sebetulnya jadi bagian dari makanan pokok kita. Ada banyak ragam mie yang beredar di masakan-masakan mama. Ada yang sekilas penampilannya sama, padahal bahan dasar dan cara pakainya berbeda. Nah, supaya kamu tidak salah sebut, setidaknya ada 5 jenis mie di dapur yang perlu kamu tahu. Ini jelas di luar mie instan yang biasa kamu makan lho ya.

Mie sebetulnya adalah makanan khas masyarakat Asia Timur. Misalnya masyarakat Tiongkok, Jepang, dan Korea. Lewat proses perdagangan dan interaksi budaya, masyarakat kita semakin mengenal mie dengan berbagai variannya. Barangkali yang paling dominan kita kenal adalah mie hasil racikan etnis Hokkian yang kita temukan lewat Chinesse Food.

Ada makna khas di balik proses produksi mie. Berbeda dengan pasta ala Italia, racikan mie sebetulnya bisa jadi sangat panjang. Bahkan ada yang dalam satu porsi menyajikan mie yang benar-benar utuh panjang tak terpotong. Filosofinya adalah tentang umur panjang. Pada hari raya Imlek, mie menjadi salah satu sajian khas. Ini jadi simbol harapan bahwa mereka yang memakan akan mendapatkan umur panjang, sepanjang mie yang tak terputus. Tetapi untuk kebutuhan sehari-hari demi kepraktisan, maka panjangnya mie dibatasi agar mudah diolah. Terlebih lagi untuk porsi personal yang tidak butuh mie dalam jumlah banyak.

Nah, mari kita ulas 5 jenis mie yang ada di dapur, yang perlu kamu tahu.

Soun

Namanya Sohun alias Soun. Jenis mie ini menggunakan bahan dasar pati kacang hijau. Ada pula yang menggunakan bahan dasar tepung jagung atau tepung sagu. Ketika dalam kondisi mentah, Soun memiliki tekstur kaku seperti kawat, tipis, dan berwarna putih bersih. Kemasan soun biasanya berbobot per 50gram, atau satu tangkup tangan. Ketika kita rendam Soun dalam air panas 5 menit saja, maka Soun akan jadi lemas dan kenyal. Soun cocok untuk jadi topping bakso, tekwan, dan pempek. Kalau kita meracik Soun dalam oseng-oseng, maka Soun akan kelihatan mengkilap.

Bihun

Seringkali orang tidak membedakan Soun dan Bihun. Padahal dari tekstur dan bahan dasarnya sudah berbeda. Bihun terbuat dari tepung beras. Teksturnya kaku, lebih tipis dari Soun, dan warnanya putih pucat. Bihun bisa dimasak sedikit lebih lama ketimbang Soun. Biasanya bihun diolah jadi masakan bihun goreng, atau dikombinasi dengan sayur-sayuran lain. Sebagai topping makanan, bihun juga juga bisa disajikan dalam bakso kuah.

Baca juga : Air Rebusan Mie bermanfaat untuk tubuh

Misoa

Misoa alias Misua ini menggunakan bahan dasar tepung terigu. Mie jenis ini berwarna putih dan teksturnya lembut. Misoa biasa dipakai untuk isian roti goreng, Sup Timlo, atau bisa juga diracik menjadi oseng-oseng. Karena teksturnya lembut, maka mudah hancur ketika dimasak dalam sup. Maka dari itu Misoa tidak dipakai untuk isian bakso kuah.

Kwetiau

Kwetiau menggunakan bahan dasar tepung beras, berbentuk pipih, dan teksturnya kenyal. Kalo dalam jajaran pasta italia, Kwetiau sejajar dengan Fettucini. Biasanya para koki memasak Kwetiau dengan cara rebus atau goreng, sebagai bagian dari khazanah Chinesse Food. Kwetiau identik dengan bahan makanan masyarakat Tionghoa etnis Hokkian dan etnis Tiociu. Nah, kwetiau model Hokkian mudah kita temukan di wilayah Sumatra, terutama Medan. Sementara kwetiau Tiociu bisa kita temukan di wilayah Kalimantan, dengan rupa racikan Kwetiau Sapi.

Mie Telur

Barangkali Mie jenis ini mudah kita temukan dengan ciri khas bentuk mentah seperti mie instant yang kita kenal. Komposisi dasarnya adalah tepung terigu dan telur. Biasanya mie goreng yang diracik bapak-bapak penjual nasi goreng keliling, menggunakan jenis mie telur ini. Meski mengandung telur, tetapi rasanya hambar. Maka dari itu ketika masak kita perlu tambahkan bumbu. Minimal bawang merah, bawang putih, garam, dan merica.

Nah, itulah tadi 5 jenis mie yang biasa ada di dapur yang perlu kamu tahu. Jangan sampai salah pilih mie ketika akan memasak. Tentu saja kwetiau tidak cocok jadi topping untuk Tekwan atau Pempek.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini