Waktu Baca: 3 menit

Alkisah saya dan teman teman sering ngobrol mengenai gule sapi grojogan. Ya, konon gule sapi satu ini sering menjadi tempat yang disambangi Youtuber serta para pegiat sosial media. Dari yang kami dengar, gule sapi grojogan ini memiliki rasa khas yang mirip dengan Gule Sapi di Blok M. Ya, bagi yang tinggal di Jakarta, tentu akrab dengan Gultik alias gule tikungan khas Jakarta itu. Rasanya enak dan segar, serta murah untuk kantong warga Jakarta. Lalu, bagaimana dengan gule sapi grojogan?

Tidak Sama Dengan Blok M

Gule Sapi Grojogan

Kalau mau jujur ya. gule sapi grojogan tidak sama dengan gultik. Saya pernah mencicipi gultik dan jika saya bandingkan gule sapi grojogan ini jauh lebih enak daripada gultik. Menurut saya ya karena bumbunya lebih ‘berani’ dan kuat. Mungkin ini masalah harga bahan juga ya karena di Jakarta harga bahan jauh lebih mahal. Nah, gule sapi grojogan ini juga memiliki daging dengan jumlah jauh lebih melimpah. Kalau gultik jujur kadang dagingnya jarang jarang. He..he..

Biar lebih sedap, makan gule sapi ini akan lebih jos kalau kita taruh sambel. Sedikit saja. Lebih juga gak pa pa sih. Tergantung selera. Kalau saya sih lebih suka kalau pedasnya nampol sekalian. Istilah orang Jawa, kalau pedasnya nampol itu lebih nglawuhi alias lebih pas jadi lauk. Oke, mungkin ada yang bertanya. Gimana kalau gak terlalu suka gule? Jangan khawatir masih ada menu lain yang gak kalah oke.

Tongseng Sapi

Gule Sapi Grojogan

Ya, di sini juga ada tongseng sapi. Tongseng itu untuk rasa lebih dekat ke rasa pedas manis ya.  Biasanya juga ada sayurnya yaitu daun kol. Sayang, kurang tomat saja sebenarnya. Tapi tongsengnyapun enak. Rasanya lebih ringan daripada gule sapi. Mungkin ini juga disengaja oleh pemiliknya supaya ada pembeda antara tongseng dan gule. Kalau sama persis, nanti malah bersaing tidak sehat begitu. Ya kan?

Sama seperti gule sapi, tongseng sapi ini juga cukup nglawuhi. Jadi bisa sekali untuk menjadi teman makan nasi. Kalau saya enggan memilih gule atau tongseng sapi. Biar lebih klop ya pesan dua duanya.

Sate Sapi

Gule Sapi Grojogan

Eh..tapi tunggu dulu. Selain makanan berkuah, gule sapi grojogan juga memiliki sate sapi. Sate sapi ini dagingnya besar besar dan empuk. Cabenya sebagai peneman dari sate mungkin agak terlalu pedas. Jadi kalau mau makan cabenya jangan banyak banyak. Secukupnya saja. Nanti anda bisa bolak balik ke WC. Nah, kalau sate sapi ini enaknya dimakan dengan potongan bawang merah dan tomat. Jadi tomat ini fungsinya sebagai penetral rasa daging yang kuat dari sate sapi ini.

Konon sate sapi ini menjadi hidangan terpopuler kedua di gule sapi grojogan meski hadirnya belakangan setelah gulenya  populer duluan. Banyak yang kurang suka dengan kuah kuah memilih sate sapi ini.

Harga?

Harga dari hidangan di sini tergolong murah. Saya pesan gule dan sate sapi serta nasi dan minuman hanya menghabiskan uang sekitar tiga puluh ribu rupiah. Padahal di tempat lain harganya bisa jadi jauh lebih mahal. Wah, saya merasa beruntung sekali. Mungkin satu satunya kelemahan gule sapi sedap ini hanyalah lokasinya yang agak jauh. Tapi, untuk hidangan seenak ini, jalan jalan agak jauh worthed lah.

Baca juga :
Selow Ala Ngatini, Peracik Soto Bebek Jumirah

Soto Babat Nikmat Sari Kartasura, Rajanya Babat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here