Kecanduan Main Game? Yuk Kita Bicarakan Obatnya!

Waktu Baca: 2 menit

Asrama Carlo Stella Duce Dua menggelar diskusi mengenai masalah kecanduan main game pada anak. Ya, masalah kecanduan main game memang menjadi problema pelik. Tidak hanya orang tua yang pengen anaknya tidak kecanduan main game. Anaknya sendiri juga kepengen gak kecanduan bermain di dunia online. Masalahnya, gak segampang itu bro untuk sembuh dari kecanduan main game.

Menurut Benny Pudyastanto, Direktur Human Resource and Finance Pakbob.id sekaligus pamong Asrama Carlo, upaya menangani masalah ini yang seringkali tidak tepat. Kesalahan terutama dilakukan oleh orang tua murid. Lho kok bisa?

Perintah Top Down

Ya, orang tua sering melarang anaknya main game online dengan pendekatan Top-down alias langsung kasih perintah aja. Mereka memperlakukan anak mereka seperti bawahan mereka. Padahal, anak juga ingin merasa dihargai dan mendapat posisi setara dengan orang tuanya. Mereka ingin bisa berdiskusi dengan sehat.

Benny meyakini cara komunikasi terbaik adalah komunikasi yang egaliter atau setara. Dengan pendekatan yang setara, anak belajar untuk memahami keputusan orang tuanya dan timbullah proses diskusi positif. Diskusi positif inilah yang menolong masalah kecanduan main game ini bisa terselesaikan.

Tapi ya harus kita akui banyak orang tua tidak memiliki energi atau kesungguhan niat untuk melakukan proses diskusi sehat ini. Ya, orang tua bisa saja kecapekan karena kerjaan atau ada tekanan dari masalah masalah pribadinya. Rumit memang. Bagaimanapun pada akhirnya orang tua tetap harus bertanggung jawab untuk kebaikan anaknya.

Nature Anak

Benny juga menambahkan, sebenarnya bermain sudah menjadi nature atau kebiasaan anak. Kondisi pandemi membuat permainan mereka terbatas. Oleh karena itulah, game online menjadi solusi mudah buat mereka. Meskipun, ujung ujungnya, beresiko membuat mereka menjadi kecanduan juga.

Untuk mengatasi masalah ini, Benny menyarankan agar anak anak belajar mengatur waktu. Manajemen waktu ini penting karena bagaimanapun bermain adalah rekreasi dan tidak ada yang salah dengan rekreasi selama efek yang ada masih positif. Nah, orang tua sementara itu harus bisa menjadi fasilitator untuk membantu anak mengatur waktunya. Orang tua harus menjadi kawan diskusi yang positif bagi anak.

Aturan Aturan Dalam Diskusi

Selain paradigma yang telah Benny jelaskan, ia juga menambahkan bahwa harus ada aturan aturan yang ditaati orang tua dalam proses diskusi. Salah satunya adalah orang tua harus menghormati pendapat anak dan bersedia mendengarkan kritik dari anak anak mereka. Kebiasaan menerima kritik ini membuat anak lebih legowo ketika mendiskusikan masalah kecanduan main game ini. Selain itu, siapa tahu orang tua juga jadi lebih bisa memahami sudut pandang anak dan insight pola pikir si anak dalam menghadapi permasalahan permasalahan dalam hidupnya. Bagaimanapun tugas orang tua adalah menjadi fasilitator dan bukan menjadi hakim bagi si anak yang baru belajar mengelola dirinya.

Solusi Lain

Salah satu solusi lain juga dalam menghadapi masalah kecanduan main game adalah dengan memperlakukan kehidupan itu bak sebuah game. Hal ini pernah diungkapkan oleh Eric Barker dalam bukunya Mendaki Tangga Yang Salah. Menurut Barker, jangan membebani orang dengan beban target besar. Cobalah buat anak belajar mulai dari hal hal kecil dan berilah apresiasi ketika ia berhasil mengerjakan tugasnya. Dengan begini, proses belajar yang berat akan terasa seperti bermain game dan tidak menjemukan.

Ya, kelebihan game yang membuat kecanduan salah satunya adalah proses memberi apresiasi lewat pencapaian pencapaian kecil seperti menyelesaikan misi dan memenangkan tantangan. Sementara dalam belajar, seringkali anak tidak mendapatkan cukup apresiasi kecuali nilai rapor yang bagus (itupun kalau bagus). Karena itulah, memperlakukan sekolah bak game bisa membantu anak menikmati proses belajar.

Baca juga :
Cara Bahagia? Berbagi Tugas Harus Anda Lakukan!

Hidup Mudah Adalah Pilihan Sulit

 

Bayu Hutama Jayadi
Bayu Hutama Jayadi
Humble Person; Writer-Content Creator-Love Photography Pengen Punya Rumah di Bali

Similar Articles

Comments

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Advertisment

TERKINI