Waktu Baca: 3 menit

Serupa tapi tak sama, satu keluarga, tetapi beda fungsi. Jahe, Kencur, Kunyit, Lengkuas, dan Temulawak. Kalo kamu sudah bisa dengan cepat mengidentifikasi bedanya, maka kamu hebat. Nah kalo kamu belum bisa membedakannya, mari kita belajar bersama. Kamu perlu kenali perbedaan 5 bumbu rempah dapur ini. Kelima bumbu dapur ini jadi bagian primadona rempah-rempah yang membuat bangsa Eropa jauh-jauh datang ke Nusantara untuk berdagang. Bahkan hingga hari ini jahe tetap menjadi komoditas mahal di Eropa. Mari kita pelajari satu per satu.

Jahe si penghangat badan

Rempah-rempah yang punya nama ilmiah Zingiber Officinale ini biasa jadi bahan baku pengobatan tradisional. Kulit jahe berwarna cokelat muda. Kalo kamu mengupas kulitnya, akan tampak daging berwarna kuning pucat yang teksturnya tidak terlalu keras. Kamu bisa menyobek dagingnya dengan ujung kuku mu. Dagingnya agak lembab tetapi tidak berair. Kalau kamu cium aromanya akan terasa sedap.

Ada jahe merah, jahe emprit, dan jahe biasa. Orang biasa menggunakan jahe merah untuk bahan minuman dan bahan obat herbal. Seratnya lebih tajam, aromanya juga lebih kuat ketimbang jahe emprit dan jahe biasa. Harganya pun lebih tinggi dari kedua saudaranya itu. Sementara jahe emprit, sebutannya demikian karena ukurannya yang kecil. Bukan karena proses panen saat masih muda, tetapi memang jenisnya jahe bisa tumbuh maksimal hanya sampai ukuran yang se jempol saja. Jahe emprit sebetulnya fungsinya sama seperti jahe biasa. Orang biasa memanfaatkan jahe emprit untuk bahan minuman, dan tidak dikupas karena ukurannya yang kecil. Sementara jahe biasa, banyak manfaatnya untuk berbagai kebutuhan, termasuk bahan kue jahe. Kalo kamu ingat Android seri Gingerbeard, namanya berasal dari kue jahe.

Baca juga : 104 Macam Nasi Goreng di Indonesia

Kencur si obat batuk

Tanaman rimpang yang punya nama ilmiah Kaempferia galanga ini banyak bermanfaat untuk kesehatan. Kalo kamu tahu ada minuman jamu yang disebut beras kencur, nah tanaman ini jadi komponen utamanya. Secara sekilas penampilannya seperti jahe emprit. Ukurannya relatif kecil, hanya sejempol saja. Kalau kamu kupas maka akan kelihatan dagingnya berwarna putih dan teksturnya empuk seperti jahe. Aromanya jelas berbeda. Ada aroma menyengat, kalau kamu kunyah akan terasa pedas di tenggorokan.

Sebagai bahan makanan, kencur menjadi bagian dari bumbu lotis, rujak, pecel, seblak, dan sayur bayam. Kalo tenggorokanmu terasa gatal sebagai tanda gejala batuk, kamu bisa kunyah kencur bersama dengan garam. Ini salah satu trik yang dipakai oleh para penyanyi dan anggota paduan suara sebelum mereka tampil untuk menjaga kualitas suara.

Kunyit si Kuning

Ada yang menyebut kunyit, ada pula yang menyebut kunir. Si kunyit ini memiliki ciri khas berupa daging yang berwarna kuning cerah. Rempah bernama ilmiah Curcuma Longa ini cocok sebagai pewarna alami untuk makanan. Maka kamu harus hati-hati ketika mengupas atau mengolah kunyit, agar tangan dan pakaianmu tidak ikut berwarna kuning. Warnanya tidak mudah untuk dihilangkan. Kalo kamu sedang di pasar, mudah untuk menemukan kunyit karena warnanya yang khas. Kulitnya berwarna cokelat tua dan ada semburat kuning.

Secara umum makanan olahan yang kita kenal berwarna kuning kemerahan menggunakan kunyit sebagai bahan pewarnanya. Sebut saja nasi kuning, opor, seblak, kare, dan ikan bumbu kuning. Kalo kamu mengenal minuman jamu bernama kunir asem, nah kunyit ini juga jadi bahan pokoknya.

Lengkuas si Jebakan Betmen

Pernahkah kamu terkena jebakan betmen saat menciduk rendang atau rawon ? Kamu kira kamu mendapatkan potongan daging, eh ternyata malah dapat lengkuas nan keras. Rempah yang bernama ilmiah Alpinia galanga ini memang jadi jadi sobat bumbu olahan daging. Fungsinya adalah untuk membuat citarasa dan aroma makanan jadi sedap. Ciri lengkuas antara lain kulitnya yang licin dan ruas-ruas yang kelihatan jelas. Ukurannya bisa besar hingga sekepal tangan. Dari 5 rempah dapur yang kita ulas kali ini, lengkuas jadi rempah yang teksturnya paling keras dan butuh tenaga ekstra untuk memotong bila dibandingkan rempah lainnya.

Ketika proses memasak, lengkuas hanya dipotong atau dimemarkan, tetapi tidak dihancurkan. Kalo kamu mengunyahnya maka terasa tidak enak. Teksturnya memang mirip dengan tekstur daging, bahkan mirip irisan daging. Maka kamu perlu hati-hati kalau menciduk daging dari panci, agar tidak kena jebakan betmen.

Temulawak yang bikin nafsu makan

Tanaman rimpang yang punya nama ilmiah Curcuma zanthorrhiza ini lebih banyak dimanfaatkan untuk bahan obat. Yang paling terkenal, temulawak ampuh untuk menambah nafsu makan. Secara penampang, kulitnya mirip jahe dengan warna cokelat muda. Tetapi dagingnya mirip dengan kunyit yang berwarna kuning. Hanya saja, warna kuning pada kunyit lebih tua ketimbang warna kuning pada temulawak. Soal ukuran, temulawak bisa sebesar kepalan tangan, bisa juga ukuran kecil sebesar jempol.

Sama seperti kunyit, temulawak juga bisa dipakai untuk pewarna makanan. Tetapi biasanya temulawak dimanfaatkan untuk pewarna kue dan makanan yang sifatnya manis, bukan untuk masakan gurih semacam rendang.

Nah itulah 5 bumbu rempah dapur yang perlu kamu kenali. Jangan sampai salah, ya !

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini