Waktu Baca: 3 menit

Apa yang publik harapkan dari KPI? Kedewasaan tentu saja dalam menyelesaikan masalah pelecehan seksual di tubuh KPI. Apa yang KPI lakukan? Sayangnya, Ketua KPI mengalihkan isu dan berharap masyarakat lupa dengan kejadian di KPI. Pak, kita mungkin secara akademik bodoh, tapi ya mana bisa kita lupa dengan dugaan pelecehan seksual separah di instansi bapak. Dari catatan saya, ada beberapa usaha pengalihan isu yang KPI lakukan.

Komen Komen Aneh di Instagram

Ketua KPI mengalihkan isu

Tiba tiba ketua KPI menjadi asyk bener di Instagram. Ia hobi membalas komentar komentar netizen di akun Instagramnya. Yang menjadi masalah, banyak yang menganggap ketua KPI mengalihkan isu semata, bukan karena dia emang asyk. Ya, ia memang pernah menjadi penyiar radio dengan reputasi pintar membanyol, tapi tolonglah pak, ini bukan waktu yang tepat untuk bercanda. Di instasi bapak itu ada dugaan pelecehan seksual yang sangat paraaah. Ini saatnya bapak serius dan menunjukkan kedewesaan.

Ketua KPI mengalihkan isu

Komen komen aneh ketua KPI di Instagram ini konon tidak menimbulkan tawa, malah banyak yang mengkhawatirkan kondisi psikologis ketua KPI. Walau tampaknya dari perbincangan di podcast Deddy Corbuzier ketua KPI baik baik saja, tetap saja ada kekhawatiran di antara para netizen.

Mendadak Ngomongin Bikini Shizuka dan Sandy

Ya, kita tahulah kalau masalah blur di bikini Shizuka dan Sandy ini masalah pelik. Kecuali anda kelainan, kayaknya nggak perlu juga ngeblur tetek tupai apalagi pakai be-ha. Dari dulu kita berharap KPI ngomong soal masalah ini, nyatanya sampai sekarang ya enggak ada tanggapan memuaskan. Banyak malah yang menganggap kalau KPI ini mengkhawatirkan. Jangan jangan di tubuh KPI ada memang predator seksual dengan fetish anime anak anak dan tupai.

Kini, ketika kita akhirnya menemukan petunjuk kuat dugaan predator seksual di KPI, mendadak ketua KPI bertindak tegas dengan mengatakan bahwa dia tidak pernah meminta bikini Shizuka dan Sandy diblur. Oke pak, ini berita gembira karena ternyata masih ada akal sehat di KPI. Tapi jujur saja ini waktunya tidak tepat. Tolong pak ketua KPI jangan mengalihkan isu. Biar masyarakat fokus mengawal kasus ini sampai inkracht di pengadilan.

Storming Out di Acara Najwa Shihab

Ketua KPI mengalihkan isu

Ketika ketua KPI mendapat panggung untuk menjelaskan dugaan insiden pelecehan seksual berat di instansinya, ia malah kabur. Setidaknya begitu pengakuan dari Mbak Najwa Shihab di akun twitternya. Tentu hal ini malah menimbulkan banyak tanya. Memang Nana terkenal dengan ketajaman lidahnya yang setajam silet. Namun, kan gak perlu juga si Ketua KPI ini melakukan storming out dengan cara demikian. Kalau emang gak ada apa apa ya jelasin saja ke publik biar publik tenang. Ya kan sekarang masyarakat khawatir benar dengan kondisi KPI. Mereka takutlah kalau ternyata sensor sensor ala KPI itu beneran lahir dari orang yang tidak kompeten. Khawatir bos!

Mendadak Bijak Soal Saiful Jamil

Mendengar ketua KPI mencoba bijak mengenai Saiful Jamil membuat kita kesel. Ternyata benar pepatah bahwa nila setitik rusak susu sebelangga. Iya, Saiful Jamil punya HAM dan sebagainya, tapi kayaknya KPI tidak dalam posisi sebagai polisi moral. Biar saja masyarakat yang menilai dan memberi hukuman sosial. Cukup dengan rame rame masyarakat mematikan tv, maka dapat kita pastikan Saiful Jamil tidak akan ada lagi di acara manapun.

Yang paling penting sekarang adalah masyarakat ingin masalah di KPI ini mendapat pengawalan setuntas tuntasnya. Masalahnya, isu bullying di tempat kerja ini masalah serius. Kita ingin ketua KPI memasang badan untuk menyelesaikan masalah ini sampai ke akar akarnya. Jangan sampai ketua KPI malah mengalihkan isu.

Jika benar ketua KPI khawatir pada nama baik KPI, justru ini saat yang terbaik untuk membuktikan KPI berpihak pada kebenaran. Tunjukkanlah kalau KPI bisa mendapat apresiasi dengan berani menumpas masalah di dalamnya.

Baca juga :
Menalar Kebijakan Stasiun Televisi Menayangkan Saiful Jamil

Coki Pardede Adalah Pahlawan (Bagi Beberapa Orang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini