Waktu Baca: 3 menit

Kalau kemarin Mas Ardi Pramono sempat membahas gimana pola pikir Vegan atawa Vegetarian, sekarang saatnya kita belajar jenis jenis vegetarian. Yap, meski mereka semua terkesan sama, sama sama gak makan daging, tapi mereka itu unik dan berbeda. Nah, apa bedanya, mari kita eksplorasi

Pengenalan Umum Istilah Vegetarian

Apa sih yang terlintas dalam pikiran kita ketika mendengar kata “vegetarian”? Pasti yang muncul dalam benak kita bahwa vegetarian itu tidak makan daging atau makan sayur terus. Ada temen yang suka makan sayur atau disodori rendang lantas nolak, langsung kita labeli sebagai “vegetarian”. Padahal, mungkin doi emang lagi gak punya uang aja kan? He..he.. Makanya, saya mau bilang kalau vegetarian tidak sesederhana tidak makan daging.

Seperti yang saya katakan tadi, vegetarian ini terdiri dari beberapa jenis. Masing-masing tipe pun memiliki aturan yang berbeda mengenai pola makannya. Pola makan ini juga tidak melulu soal pola hidup sehat, ada orang-orang yang menerapkan diet ini untuk beberapa alasan lainnya seperti alasan etis, agama, dan budaya.

Sebelum lanjut lebih jauh, mending kita cari tahu dulu arti dari vegetarian. Vegetarian adalah salah satu jenis pola makan dengan mengutamakan sayur dan buah sebagai sumber pangan. Jadi, seseorang boleh kita katakan sebagai vegetarian kalau mengkonsumsi produk hewani seperti daging, unggas, atau ikan kurang dari sekali dalam seminggu. Inti dari pola makan ini adalah mengurangi atau tidak sama sekali mengkonsumsi produk hewani.

Lebih Lanjut Mengenai Jenis Jenis Vegetarian

Alasan seseorang untuk menjadi vegetarian ini beragam. Selain karena tidak punya uang (bercanda! JK. ), ada yang karena alasan agama. Ya beberapa kepercayaan melarang konsumsi produk hewani, ada karena alasan kesehatan dan berhubungan dengan kondisi penyakit dan ada juga alasan etis untuk tidak menyakiti binatang. Saat ini sudah banyak kelompok yang mengkampanyekan hak hak binatang. Jenis-jenis pola makan ini juga ada beragam, ada kurang lebih lima jenis yang cukup popular. Kelima jenis vegetarian ini antara lain Semi- vegetarian, Lacto-ovo Vegetarian, Ovo Vegetarian, Lacto Vegetarian, dan Vegan.

Dinamakan semi-vegetarian atau demi-vegetarian karena jenis ini masih sesekali mengkonsumsi produk hewani (daging/sapi/ikan). Jenis vegetarian ini masih makan produk hewani dengan frekuensi yang sangat jarang atau kurang dari 1 kali seminggu. Selanjutnya ada lacto-ovo vegetarian. Kalau dilihat dari namanya, lacto artinya susu dan ovo artinya telur. Ini adalah tipe vegetarian yang tidak mengkonsumsi daging tetapi masih mengkonsumsi produk susu dan telur. Jenis ini bisa dipecah lagi menjadi dua jenis, lacto-vegetarian dan ovo-vegetarian. Keduanya sama-sama tidak makan daging sama sekali, bedanya lacto vegetarian masih mengkonsumsi susu dan ovo vegetarian masih mengkonsumsi telur. Jenis selanjutnya adalah pesco-vegetarian. Tipe vegetarian ini masih mengkonsumsi ikan sebagai produk hewaninya dan bisa kita tambah dengan konsumsi susu atau telur.

Terakhir adalah strict vegetarian atau biasa kita kenal sebagai vegan. Istilah vegan memang sebetulnya tidak sama dengan vegetarian. Vegetarian lebih menggambarkan pola makan yang mengurangi dan tidak mengkonsumsi daging sementara vegan adalah jenis vegetarian yang sama sekali tidak mengkonsumsi produk hewani. Vegan juga tidak menggunakan produk hewani selain makanan seperti kulit binatang, susu, telur, bulu, dan semua yang berasal dari binatang.

Nah, ternyata banyak jenisnya kan. Makanya, kita tidak bisa asal menyamakan mereka. Oh ya, ngomong omong menjadi vegetarian gak murah. Sebab, saat menjadi vegetarian, seseorang harus benar benar mengatur bagaimana caranya agar kebutuhan nutrisi terpenuhi dan pola hidup tidak terganggu. Makanya, mau enggak mau, mereka harus mengkonsumsi produk makanan yang agak mahal. Jadi, vegetarian itu bukan karena gak punya uang ya teman teman.

Sering Disalah sangka

Pemahaman mengenai pola makan ini masih kurang di masyarakat kita, sehingga banyak salah paham ketika mendengar kata vegetarian. Padahal untuk menjadi vegetarian ini harus pintar-pintar dalam memilih makanan supaya semua kebutuhan gizinya terpenuhi. Gak murah seperti kata saya tadi.

Nah ada rambu rambunya juga ya omong omong. Karena tidak mengkonsumsi produk hewani, banyak zat gizi yang harus kamu penuhi dengan takaran lebih seperti protein, zat besi, vitamin B12, dan vitamin D. Seorang vegetarian juga tidak melulu makan sayur saja, ada variasi sumber nabati lainnya seperti kacang, biji, jamur, umbi, dan buah. Orang dengan kondisi khusus seperti hamil, kondisi penyakit, anak-anak, dan lanjut usia perlu untuk mengkonsultasikan kondisinya sebelum beralih ke pola makan vegetarian.

So, vegetarian ini ternyata ada beragam jenisnya dan tidak sesepele itu. Kalau ada temen yang tiba-tiba enggak mau makan daging, jangan langsung kamu tuduh jadi vegetarian ya. Bisa jadi ia emang gak lagi mood aja makan daging.

sumber gambar : Daria Shevtsova

Baca juga :
Snack Bar dari Kerak Nasi Untuk Bahan Anti Obesitas

5 Tips Mengendalikan Nafsu Makan Saat Stress

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini