Waktu Baca: 3 menit

Kalau kemarin Kak Deva sudah meliput tentang Puan Bisa Festival hari pertama, kali ini giliran saya untuk meliput Puan Bisa Festival di hari kedua. Tapi sebelum lanjut, kita kasih refreshment dulu nih tentang acara Puan Bisa Festival ini.

Acara apa sih ini?

Puan Bisa Festival adalah sebuah acara yang diselenggarakan oleh komunitas Puan Bisa untuk memperingati ulang tahun Puan Bisa yang pertama. Acara Festival Puan Bisa dilaksanakan secara daring selama dua hari, yaitu tanggal 9 sampai 10 Oktober 2021. Acara ini mengangkat tema “Let’s Build Our Future”.

Terus, ngapain aja tuh acaranya?

Seperti yang sudah saya jelaskan, acara festival ini berlangsung selama dua hari dan terdiri dari beberapa sesi. Acara ini mengangkat sesi yang membahas topik tentang self improvement, lingkungan, dan juga penampilan musik. Pada hari pertama, tanggal 9 Oktober 2021, ada dua sesi yang diselenggarakan. Sesi hari pertama menyuguhkan sesi Virtual Makeup Class bersama Wardah Beauty dan sesi Career Class: “How to Build Career for Students and Fresh Graduate” bersama Kak Dinar Syarita (@dinarsyaritabakti).

Hari pertama udah keren, tapi hari kedua enggak kalah menarik lagi nih!

Di hari kedua ini, ada tiga sesi talk show dan acara penutupan yaitu Music Festival. Saya dapat kesempatan untuk ikut dalam sesi pertama. Talk show yang pertama mengangkat topik mengenai mental health dengan tajuk “Know Yourself Deeper to Optimize Your Potential”. Sesi ini menghadirkan pembicara tamu, seorang sarjana psikologi lulusan Universitas Indonesia yang multitalenta. Beliau adalah founder dari Wellness Worthy, seorang dancer, dan ambassador Catalina Indonesia. Bisa tebak siapa? Dia adalah Kak Gina Sinaga (@ginasinaga). Pada sesi ini Kak Gina sharing tentang bagaimana kita dapat mengenali diri kita sendiri.

Salah hal yang dibahas oleh Kak Gina adalah coping mechanism. Kak Gina menjelaskan ada dua jenis coping mechanism yaitu problem solved coping, fokus pada pemecahan masalah, dan emotional solved coping, fokus pada penanganan masalah dari sisi emosi kita.

Ada kecenderungan laki-laki punya coping mechanism problem solved coping, sementara perempuan lebih cenderung ke emotional solved coping. Padahal kedua aspek ini harus bisa berjalan beriringan nih. Gimana supaya bisa berjalan beriringan? Caranya adalah dengan belajar untuk mengenali diri sendiri, coba merefleksikan dan ngobrol dengan diri sendiri.

Tentang Selfcare

Selain itu, Kak Gina juga bercerita mengenai selfcare. Sekarang ini pasti kita sering memanjakan diri sendiri, misal dengan belanja atau makan makanan yang disuka, dengan alasan selfcare. Padahal kalau berlebihan, kebiasaan ini bukan lagi selfcare. Selfcare itu artinya memedulikan diri sendiri saat ini dan masa depan. Jadi, kalo melakukan kegiatan yang sebetulnya hanya menyenangkan sesaat tapi enggak baik di masa mendatang, itu bukan termasuk selfcare. Contoh gampangnya, kalap belanja waktu 10.10. Alsannya sih self care, eh taunya malah jadi boros. Bisa kacau nih

Para peserta terlihat antusias dengan materi yang disampaikan oleh Kak Gina. Saat sesi QnA pun, para peserta sangat semangat menyampaikan pertanyaannya. Sesi ini ditutup dengan melakukan kuis personalitas di laman website https://bigfive-test.com/result/61626054d991ad000992b744 (Big 5 personality). Cobain juga deh, siapa tau bisa membantu temen-temen untuk tahu lebih dalam tentang diri sendiri

Apa lagi nih sesi selanjutnya?

Sesi kedua mengangkat tema self-improvement dengan tajuk Leading Ourselves Towards Gradual Process of Self-development. Sesi ini menghadirkan guest star Kak Maya Andzela (@andzelamaya). Beliau adalah seorang Financial Manager PT Monex Investida, mahasiswa berprestasi Universitas Tanjungpura, peraih 6 beasiswa sekaligus perintis Koperasi Pemulung. Kak Maya Andzela juga seorang aktivis sosial dan pendiri komunitas public speaking “AMY”.

Sesi ketiga mengangkat tema lingkungan dengan fokus pada menjaga kelestarian hutan. Sesi ini melibatkan Kak Dini Setyorini. Menjaga hutan Indonesia itu penting karena Indonesia memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia nih. Kerasa banget kan sekarang cuaca dan musim sedang mengalami perubahan dan banyak terjadi cuaca ekstrim? Ini adalah bentuk dari climate change akibat adanya pemanasan global (bahasa inggris sih Global Warming). Kalau kita enggak bisa menjaga hutan kita, efeknya bakal kerasa banget buat anak cucu kita kelak. It’s now or never sobat!

Penutupan bersama Music Festival by Puan Bisa

Sampailah kita ke penghujung acara yaitu penampilan musik daring di Music Festival by Puan Bisa. Ada beberapa penampil nih yang ikut meramaikan sesi ini, ada Shena Malsiana, Mutiara Azra, Tiana Putri, Jojo Laurens, dan Sandi Perdana. Tenang aja, buat temen-temen yang ketinggalan keseruan sesi talk show Puan Bisa Festival, temen-temen masih bisa menikmati Music Festival ini via kanal Youtube Puan Bisa.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini