Waktu Baca: 2 menit

Belum lama ini dikabarkan bahwa selebgram cantik, Rachel Vennya, bersama dengan sang kekasih , Salim Nauderer, dan managernya, kabur karantina dari Wisma Atlet seusai pulang dari Amerika Serikat. Mantan kekasih Niko Al Hakim tersebut dianggap melanggar peraturan karantina yang seharusnya dijalankan selama 8×24 jam , namun ia hanya menjalankan karantina selama tiga hari.

Mengutip dari laman suara.com, berhasilnya Rachel Vennya kabur dari karantina dibantu oleh salah satu oknum TNI yang bertugas di Bandara Soetta. TNI yang berinisial FS tersebut telah dinonaktifkan dari tugasnya. “ Oknum anggota pengamanan Bandara Soetta (TNI) yang berinisial FS,  telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari Luar Negri,” begitu ungkapan dari Kolonel Arh Herwin BS. Selain melanggar aturan karantina, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan bahwa apa yang dilakukan Rachel Vennya ,dan dua orang tersebut dapat membahayakan orang sekitar.

Kolom Instagram @rachelvennya pun langsung dibanjiri oleh komentar para netizen.

“Artis artis besar aja pada karantina ini cuma selebgram kelakuannya minta ampun. Nyogok berapa yah?” ujar @restiaanaaa

“ada yang tau gak bedanya kamu sama bunda? Klo kamu suka kabur dari hatiku klo bunda kabur dari karantina xixixi “ tulis akun @raraameliap_

Menurut kamu kenapa ya masih ada orang yang gak patuh aturan di masa pandemi ini? Aku bakal bahas nih  kenapa orang itu masih aja suka ngeyel sama aturan dan kenapa banyak orang juga yang enggan melakukan protokol kesehatan!

Mementingkan diri sendiri

Masyarakat seharusnya mengerti bahwa setiap tindakan akan menghasilkan sebuah konsekuensi. Sama saja seperti orang orang yang nggak prokes sama sekali waktu masa pandemi ini, seharusnya mereka mengerti bahwa tindakan tersebut dapat membahayakan orang sekitar. Memang betul, terkadang orang sulit tersadarkan betapa pentingnya protocol kesehatan di masa pandemi covid ini.

Kebanyakan orang akan tetap ngeyel jika belum merasakan dampaknya sendiri. Apa betul harus terjangkit virus dahulu agar bisa prokes? Berbeda cerita jika misal virus korona ini tak bisa ditularkan dari orang lain. Tak akan masalah jika hanya merugikan diri, sendiri. Bukan banyak orang. Di masa seperti ini, kita harus benar benar menjaga diri sendiri dan orang lain. Jangan hanya mementingkan diri sendiri yaa tapi  tetap memikirkan orang lain dan jangan sampai tindakan kamu itu merugikan orang lain.

Tidak berpikir ke depan.

Misalkan kamu adalah seorang pemuda yang aktif bersosialisasi walaupun dalam masa pandemi covid seperti ini.  Sering nongkrong bersama teman-teman di kafe yang ramai dan banyak yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Bayangkan jika kamu membawa virus pulang ke rumah yang ditinggali oleh orang tua dan kakek nenek. Tentu sangat membahayakan bukan? Makanya, penting sekali untuk memikirkan sebuah risiko. Jangan hanya karena kenyamanan sesaat, kamu mengorbankan segalanya.

Merasa dirinya kebal terhadap apapun.

“ Ngapain pake masker, buktinya aku fine fine aja walau gak pake masker.”

Hayo ngaku kamu termasuk salah satu dari mereka nggak nih ? Mungkin sebagian orang sangat pede, bahwa dirinya tak mungkin tertular virus sehingga ia tak melakukan protokol kesehatan.  Yaa tentu ada baiknya kita berpikir positif bahwa kita kebal tak akan tertular virus. Namun, kita harus berpikir apakah tindakan kita merugikan orang lain atau tidak ? seperti yang sudah saya tuliskan diatas, bahwa tak boleh untuk mementingkan diri sendiri saja. Pada intinya sangat dianjurkan untuk berpikir positif selama pandemi Covid 19 ini berlangsung. Akan tetapi, tetap lakukan lah protokol kesehatan ya gengs.

Kita bisa belajar dari pengalaman seseorang. Seperti kasus Rachel Vennya yang saya paparkan diatas. Di masa pandemi seperti ini , memang harus semua nya terlibat patuh protokol kesehatan. Anggap kesalahan di masa lalulah yang akan menjadi guru kita di masa kini ! Be happy and stay healthy.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini