Waktu Baca: 3 menit

Beberapa waktu lalu, saya melakukan petulangan rasa di sebelah selatan Jogja. Sebuah kawasan yang terkenal dengan olahan daging kambingnya. Setelah menunaikan tugas, saya bersama teman-teman memutuskan untuk makan siang. Salah seorang teman memberikan sebuah pilihan untuk santap siang di sate klatak Mak Adi. Wah, kebetulan sekali, saya belum pernah mencicipi sate klatak tersebut. Tak berselang lama, kami sudah sampai di sate klatak yang dimaksud. Parkiran mobil berderet di mana-mana. Antrean pembeli mengular. Tulang kambing yang masih muda gemandhul di dekat area untuk memasak. Rasa lapar semakin membuncah. Tetapi kami malah sibuk berebut mencari tempat duduk. Ya namanya juga akhir pekan. Pembeli membludak!

Sate klatak Mak Adi berada di Jalan Imogiri Timur No.KM 10, Jati, Wonokromo, Kec. Pleret, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Berada di seberang SPBU. Mudah sekali untuk menemukannya. Konon kabarnya, sate klatak ini lebih dulu berdiri dibandingkan dengan para pesaingnya. Sate klatak ini juga tidak membuka cabang. Jadi hanya ada satu saja lho ya. Kalian sudah bisa mencicipi sate klatak dan olahan kambing lainnya sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB. Ini juga yang menjadi keunikan dari sate klatak Mak Adi, mereka buka hingga tengah malam. Ya sapa tau saja kalian tiba-tiba gabut dan lapar, bolehlah motoran malam-malam menuju ke sana.

Setelah sukses mendapatkan tempat duduk. Kami memutuskan untuk memilih sate klatak dan menu yang tak kalah tenar, kronyos. Nanti saya akan bahas apa itu kronyos. Pokoknya menu wajib yang harus kalian coba deh. Setelah memesan menu, seperti pada umumnya di tempat makan lainnya. Minuman selalu datang terlebih dahulu dong ya. Di sini ada yang unik lagi. Minuman teh panas yang saya pesan menggunakan gula batu sebagai pemanisnya. Selain itu, tehnya juga dibuat dari teh yang diseduh (bukan instan). Rasa nasgitel (panas, legi, kentel) sangat nendang banget. Nyoss banget sebagai teman menyantap sate klatak.

Surga duniawi sate klatak mak adi
Surga duniawi sate klatak mak adi

Setelah beberapa lama menunggu, pesanan pun datang. Yes, akhirnya dua ruas sate klatak yang ditusuk jeruji sepeda terhidang bersama dengan kuahnya. Saatnya kita mencoba sate klatak Mak Adi. Penampakan secara kasat mata persis dengan sate klatak di tempat lainnya. Potongan dagingnya proporsional. Tidak seperti perut saya yang melebar ke sana kemari. Duh! Dari segi rasanya, daging tidak alot, rasanya pun juicy, serta yang paling penting tidak ada aroma prengus dari daging kambingnya.

Penasaran dengan kuahnya yang mirip gulai. Saya segera mencoba mencelupkan si sate klatak. Hmmmm…rasanya sangat ringan sekali kuahnya. Daging kambing dan kuah saling melengkapi. Menciptakan sensasi gurih yang pas di lidah. Berhubung saya suka dengan rasa pedas tetapi gak sepedas omongan tetangga. Saya menambahkan merica bubuk untuk menambah sensasi pedas. Hasilnya? Tetap oke dan saya semakin lahap.

Lalu bagaimana dengan nasib kronyos?

Kronyos di Sate Klatak Mak Adi

Waaa ini, menu lainnya yang ndak boleh diskip dari pesanan kalian. Kronyos ini sangat istimewa sekali. Lalu apa itu kronyos? Kronyos adalah olahan daging kambing yang berasal dari lemak (gajih). Cara masaknya sangat sederhana. Potongan lemak kambing tersebut ditaburi dengan garam. Setelahnya digoreng dengan minyak. Saat digoreng, kronyos tersebut dibolak balik sambil sedikit diberikan kuah gulai. Aroma harum langsung menusuk hidung. Lidah saya tidak berontak saat potongan kronyos mulai masuk ke mulut. Teksturnya sangat crispy. Lagi-lagi dagingnya tidak alot.

Kronyos di sate klatak mak adi
Kronyos yang mak nyoss rasanya dek…

Menyantap kronyos sangat pas dengan nasi hangat. Mau ditambahkan dengan sambal kecap juga mantap kok. Tinggal selera kalian aja bagaimana sih. Pecinta kambing harus menjajal menu yang satu ini pokoknya. Bicara soal harga, sate klatak Mak Adi sangatlah bersahabat dengan kantong kita semua. Harganya pun dibanderol mulai dari 20.000 saja. Jadi gimana? Apa iya kalian mau pasrah begitu saja menghilangkan sate klatak Mak Adi dan kronyosnya dari list kuliner kalian? Rasanya itu lhoo hemm wes jiaaan ngelll dilupakan senajan wes pisahan…(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini