Waktu Baca: 2 menit

Game semakin berkembang bukan hanya dari segi grafik maupun gameplay. Namun dari segi sistem sumber pendapatan game tersebut. Ada satu sistem sumber pendapatan game yang disebut gacha. Gacha asal – usulnya berasal dari Jepang yang merupakan mesin permainan capsule box. Lebih gampangnya seperti anda bermain lotre, jika beruntung kamu bisa mendapatkan hadiah, jika tidak kamu hanya mencobanya lagi supaya kamu bisa beruntung. Lalu bagaimana gacha di dalam game?

Gacha mulai populer di game

Gacha di dalam game adalah suatu sistem  yang menggunakan randomisasi untuk mendapatkan karakter / item tertentu. Biasanya sistem gacha digunakan pada game gratis. Di dalam praktiknya, gacha sangat mudah ditemukan di banyak game entah itu game PC, console, maupun game mobile. Bahkan di game mobile, mayoritas sumber pendapatan dari banyak game berasal dari sistem gacha. Sebut saja seperti Free Fire, Mobile Legend, PUBG, PES, dll. Dengan sistem gacha, para pemain bisa mendapatkan skin, karakter, atau item acak dengan membayar uang di game tersebut secara acak. Semakin banyak uang yang dikeluarkan, semakin besar kemungkinan bisa mendapatkan item semakin bagus. Biasanya, semakin langka item di dalam game, maka semakin susah kesempatan untuk mendapatkannya.

Sekarang banyak orang – orang yang rela menghabiskan uang mereka untuk mendapatkan suatu item yang mereka inginkan. Secara tidak langsung hal tersebut menjadi “normal” di era sekarang. Banyak para pemain rela menghabiskan uang mereka “demi” memenuhi kepuasan, atau bahkan gengsi mereka. Hal tersebut pasti akan menimbulkan kecanduan karena game dengan sistem gacha yang tidak akan ada habisnya. Tidak seperti jika kamu membeli game premium, dimana memiliki jalan cerita dan akhir yang jelas. Permainan gacha Akan ada pembaharuan entah itu item dan karakter yang pasti lebih menarik seterusnya. Juga Event – event game yang memaksa para pemain untuk menggelontorkan sejumlah uang mereka hanya untuk mendapatkan item langka.

Hal tersebut yang membuat “perjudian” di dalam gacha ini menjadi semakin menarik di mata para gamers. Semakin sulit mendapatkan item tertentu, semakin besar hasrat seseorang untuk mendapatkan item itu. Rasa kebanggaan pada diri sendiri setelah mendapatkan item yang mereka inginkan walau mereka sadar bahwa mereka telah menggelontorkan uang yang tidak sedikit. Namun godaan dari game gacha itu terkadang terlalu menarik untuk dilewatkan. Seperti kata Frank Lantz, seorang game designer sekaligus dosen, menyatakan bahwa model judi yang paling menarik adalah model judi yang menawarkan hadiah secara acak.

Regulasi Gacha dan bagaimana di Indonesia

Di beberapa negara sudah memiliki regulasi tentang sistem gacha. Di Malaysia, sistem gacha resmi diharamkan, namun tidak memblokir permainan tersebut. Negara Belgia sendiri telah memblokir secara full tentang gacha di dalam suatu permainan. Amerika sendiri berencana untuk membuat regulasi sistem gacha ke depannya. Sedangkan di Indonesia sendiri pemerintah masih belum melakukan apa – apa. Memang pernah di suatu daerah ada yang melarang suatu game karena memilki unsur tindakan kekerasan. Namun sebenarnya sistem gacha di dalam game ini masalah yang lebih serius. Karena ini berdampak langsung kepada para pemain. Masyarakat kita sendiri pun anehnya (ya nggak heran sih) tidak sadar bahwa sistem gacha ini sebenarnya tidak sehat. Banyak anak – anak di bawah umur berusaha melakukan apapun untuk mendapatkan uang supaya bisa melakukan gacha.

Saya sendiri berharap pemerintah kita minimal mengeluarkan kebijakan batasan umur untuk mengeluarkan uang mereka untuk membeli suatu item. Atau setidaknya memberikan edukasi kepada masyarakat tentang dampak gacha ke depannya pada mental masyarakat kita.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini