Waktu Baca: 4 menit

Percaya tidak gamer bisa sukses dalam kehidupan nyata? Ya, selama ini kan gamer dicap malas, suka membuang buang waktu dan susah bersosialisasi. Padahal, menurut penelitian, gamer ini malah bisa lebih sukses daripada orang biasa. Bagi saya itu benar. Gamer bisa sukses, namun dia harus pintar pintar memilih game yang ia mainkan. Jadi, saya akan menjelaskan bagaimana cara memilih game yang tepat agar kamu menjadi gamer yang sukses.

Fakta Gamer

Sebelum melangkah lebih jauh. Fakta bahwa gamer bisa sukses itu bukan sekedar ucapan penghiburan. Kenyataannya, dari penelitian yang Twitch lakukan, gamer memang bisa sukses. Malah gamer bisa sukses melebihi orang biasa. Faktanya, 57 % gamer dari penelitian Twitch punya lingkungan sosial yang sehat. 42% punya pekerjaan full time. Sisanya part time, tapi penghasilannya gede lah. Harap diingat, penelitian ini dilakukan di luar negeri yang mana pekerjaan part time gajinya ya gak sejelek di Indonesia.

Nah, kalau menjadi gamer profesional lebih gila lagi. Turnamen DOTA global yang disebut dengan ‘The International’ menjanjikan hadiah total 10 juta dollar Amerika Serikat. Kemudian, beberapa gamer memiliki jumlah aset yang luar biasa. Per 2021, Johan “N0tail” Sundstein memiliki penghasilan 7,2 juta dollar AS. Sementara Kyle ‘Bugha’ Giersdorf memiliki penghasilan di atas 3,2 juta Dollar AS. Wow, uang semua ya itu.

Berarti memang menjadi gamer itu sangat menjanjikan. Tinggal gimana tips dan triknya agar konsisten. Betul begitu?

Memilih Game Untuk Dimainkan

Menurut saya, kunci sukses menjadi gamer adalah memilih permainan yang tepat. Kalau permainan yang kamu pilih tepat, kamu akan menjadi sukses dalam hal finansial dan mental. Ya dong, menang kan bikin seneng. Berita buruknya, begitu kamu mendapat permainan yang tepat, kamu harus berhenti atau seenggaknya mengurangi memainkan permainan yang lain. Kenapa? Karena permainan yang lain membuat kamu terdistraksi dan tidak bisa maksimal di permainan yang potensial untuk kamu.

Oke, lanjut…

Misal ya sekarang kamu focus main ML (Mobile Legend) atau DOTA 2, kamu harus sadar bahwa permainan ini membutuhkan refleks serta ketahanan fisik yang tinggi. Lho kok fisik? Iya, tahukah kamu, beberapa gamer profesional mengalami cedera siku parah karena harus terus menerus berlatih memainkan game game tersebut sampai ahli. Mereka juga harus melatih terus mata mereka agar kuat di depan layar berjam jam. Itupun kalau kamu sudah berdedikasi tinggi, kemungkinan kamu kalah karena kurang talenta masih besar. Berdasarkan kondisi ini dan kenyataan bahwa di umur 30an kemampuan fisikmu menurun, karir sebagai gamer profesional di game semacam ML dan DOTA 2 tidak akan lebih dari satu dekade.

Bukan berarti saya melarang anda memainkan ML atau DOTA 2 secara profesional. Enggak, tapi anda harus sadar bahwa itu tidak mudah.

Game Yang Bisa Dimainkan Sampai Tua

Ada satu game yang kurang populer, padahal potensinya bagus. Game ini tidak perlu menggunakan devices yang aneh aneh, gak perlu RAM dan VGA yang besar, tapi sayangnya game ini sering dihindari oleh para gamer. Padahal game ini bisa berpotensi memberikan penghasilan yang besar. Menurut saya, game ini adalah easy choice buat gamer yang ingin sukses. Mau tahu apa game ini?

Game ini bernama kehidupan.

Ya, kehidupan adalah game yang paling mudah dan rewardnya bisa kita pakai untuk hidup. Dalam game ini tugas anda adalah membangun karir dan menambah penghasilan. Cara caranya bisa dengan kerja, push rank dengan mengikuti kursus, mengumpulkan item dengan investasi dan seterusnya. You name it.

Game ini sebenarnya tidak memaksa anda untuk punya reflek yang super bagus atau investasi mahal di gaming chair atau bla bla lainnya. Yang perlu anda lakukan adalah fokus di game ini dan coba memenangkannya. Kemenangan kemenangan kecil tidak masalah, asalkan anda konsisten.

Sementara itu, kegagalan bukan hal serius. Memang ada aja Noobs yang suka menekan mental kamu karena kamu ‘lagi kalah’. Tapi jujur aja, kegagalanmu itu enggak sejelek itu sebenarnya. Noobsnya aja yang jago ngomong.

Bukan Bercanda
courtesey : Pixabay

Seperti yang saya katakan tadi, gamer bisa sukses. Gamer cenderung lebih cerdas dalam memecahkan masalah. Ya jelas, karena hidupnya tiap hari bergumul dengan masalah dalam game. Ini modal berharga untuk meraih kesuksesan dalam konteks apapun. Nah, kenapa banyak juga gamer mentok dalam kehidupannya kalau tidak mau kita bilang gagal, ya karena mereka salah fokus dengan game yang harusnya ia mainkan.

Pengennya bisa cari uang dari ‘DOTA 2’ misalnya. Tapi ya gimana kalau emang gak mampu? Ya mending berhenti fokus main di situ dan mencari game yang lebih bisa dimainkan dengan sempurna. Ya kan?

Soal Kehidupan

Kehidupan ini dasarnya ya hanya game. Iya, ini hanya permainan, kayak Harvest Moon  tapi real, anggaplah begitu. Dalam game ini kamu ya bisa stress dan frustasi karena kamu belum juga mendapat hadiah utamanya. Ya kayak game pada umumnya lah. Tapi kalau kamu bisa memenangkan permainan permainan kecil dulu, mungkin hatimu bisa lega. Kamu bisa mendapat kenaikan gaji dulu..bisa investasi reksa dana dulu..bisa menabung di atas  50 juta dulu…Hei, itu kan juga prestasi! Emang kamu belum Miliader, who cares?

Jangan mikir kalau kamu harus berhenti main game ketika dewasa untuk mengejar kenyataan. Enggak! Kamu tuh tetap gamer, cuma kamu memilih permainan yang lebih cocok untuk kamu. Ya, saya termasuk orang yang hitungan ya. Menurut saya semua yang saya lakukan harus ada untungnya. Termasuk ya main game ini. Kalau main game cuma buat senang senang. Bolehlah sekali kali. Tapi kalau bisa ya main game yang ngasih benefit begitu.

 

Tetaplah Bermental Gamer

Kalau kamu bisa sukses menjadi gamer dengan main DOTA 2, FIFA or ML it is good. Tapi kalau game game itu mentok hanya menghabiskan waktumu, saatnya beralih ke game lain yaitu ‘Kehidupan’. Di ‘Kehidupan’ achievmentnya bisa kamu pake langsung, nggak terbatas. Walau ya tetap ada fitur pay to win yang hanya bisa dinikmati beberapa orang. He..he..anyway, walau fokus pada game yang kamu bisa sukses, kamu tetap boleh memainkan permainan lain, asalkan tidak berlebihan dan tidak mendistraksi kamu dari game utamamu.

Selamat bermain!

Sumber gambar : Olichel

Baca juga :

Game Sony Diadaptasi ke PC : Strategi Tepat?

Squid Game Serem, Tapi Gak Akan Terjadi di Indonesia Bos!

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini