Waktu Baca: 2 menit

Pada era globalisasi ini, media sosial sudah mendominasi dalam kehidupan sosial kita. Youtube merupakan salah satu media sosial yang paling digemari jutaan orang didunia. Konten yang melimpah pun menggeser media konvesional, seperti televisi. Dari banyaknya konten Youtube, konten yang menarik banyak subscriber dan viewers saat ini adalah konten social experiment yang menjadikan ODGJ sebagai objek bahkan mengangkat ODGJ sebagai konten utamanya. Menurut kamu wajar nggak sih? Yuk simak artikel ini untuk mengetahui sisi negatif dan sisi positif dari adanya konten Youtube ODGJ tersebut.

Apa itu ODGJ?

Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan orang yang memiliki gejala-gejala gangguan dan memiliki hambatan, baik dalam sikap, perkataan, maupun tindakan. Gejala tersebut biasanya timbul karena adanya gangguan dalam pikiran ,perasaan, dan perilaku dalam diri seorang ODGJ.

Konten Youtube ODGJ sebagai objek

Beberapa youtuber menjadikan ODGJ sebagai objek atau sasaran utamanya dalam membuat kontennya. Konten ODGJ tersebut mendatangkan banyak viewers dan subscriber yang tinggi. Beberapa kanal youtube yang mengangkat ODGJ sebagai objek utamanya antara lain, Sinau Hurip, RianTV, Pemburu ODGJ, dan Diman Khan TV. Masing-masing dari channel tersebut memiliki subscriber yang lumayan banyak.

Secara umum, para youtuber mengangkat ODGJ sebagai konten utamanya bertujuan untuk menghilangkan pandangan negatif mengenai penderita disabilitas mental ODGJ dan meningkatkan kepedulian terhadap ODGJ.

Mengutip dari kickandy.com, Rian Kiswanto, pemiliki channel youtube RianTV, menjelaskan bahwa konten ODGJ yang ia buat, bertujuan untuk membangun rasa berbagi dan memanusiakan manusia. Di dalam kontennya, Rian seringkali berdialog dengan ODGJ dan memberi makan mereka yang terlanmtar di jalanan. Selain itu, Rian bahkan mempertemukan ODGJ yang terlantar dengan keluarganya.

Sebagai orang dengan gangguan jiwa, tentu saja kesadaran mereka berbeda dari orang pada umumnya. Hal tersebut tentu membuat ODGJ terkadang memiliki tingkah di luar nalar manusia normal seperti bagaimana mereka berkomunikasi atau bahkan berpakaian. Dari beberapa konten yang ada, ODGJ yang dimunculkan memberikan kesan lucu dari cara berkomunikasi mereka.

Lebih dari itu, di dalam konten yang mempertemukan ODGJ terlantar dengan keluarganya, akan memberikan kesan mengharukan dan menyentuh hati penonton. Hal-hal sepeeti itulah yang akan menarik perhatian masyarakat dengan para penderita gangguan jiwa tersebut.

Pro kontra dalam konten Youtube ODGJ.

Tak dipungkiri, menjadikan ODGJ sebagai objek utama dalam konten youtube akan memberikan manfaat bagi ODGJ itu sendiri. Seperti memberikan makanan pada ODGJ yang terlantar, mempertemukan ODGJ terlantar dengan keluarganya atau bahkan mengantarkan para ODGJ terlantar untuk tinggal di panti. Tentu hal tersebut akan membuat para ODGJ yang terlantar memiliki kehidupan yang lebih layak dan baik. Namun, bagaimana jika seseorang ingin mengambil keuntungan atas kelemahan orang lain dengan kedok menolong?

Dalam video ODGJ yang ada pada beberapa channel youtube, terdapat juga unsur iklan sehingga fungsi menghibur dari video-video yang dikelola youtuber tersebut menjadi sebuah ladang penghasilan. Pada ahkirnya, ODGJ tersebut akan menjadi sebuah komoditas yang cukup menarik dan tentu memberikan keuntungan bagi youtuber terkait dengan banyaknya subscriber dan viewers.

Terlepas dari tujuan yang ada, sebenarnya seorang youtuber tidak bisa semaunya sendiri dalam mengunggah video, terlebih konten yang menjadikan ODGJ sebagai objek utama. Bagaimana menurut pendapat mu? Wajar kah atau tidak menjadikan ODGJ sebagai konten? Semua kembali kepada teman-teman sekalian. Jika memang benar ingin memanusiakan manusia, apakah harus dengan cara demikian?

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini