Waktu Baca: 2 menit

Musim penghujan sudah tiba, selain suasana mendung dan syahdu ada satu hal lagi yang identik dengan hujan: flu. Musim penghujan selalu identik dengan banyak orang yang terkena penyakit musiman seperti flu, batuk, pilek, radang tenggorokan, dan lain-lain. Pada musim seperti ini, orang-orang jadi lebih mudah sakit karena banyak faktor mulai dari sistem imun yang menurun, virus dan bakteri yang lebih mudah menyebar, kebersihan diri dan lingkungan yang tidak baik, sampai faktor makanan atau gizi yang tidak tercukupi dengan baik.  Apalagi di tengah masa pandemi seperti saat ini, rasanya tambah hati-hati untuk tetap menjaga kesehatan dan tentunya melawan flu.

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengobati flu, mulai dari minum obat, menjaga pola hidup sehat, dan tentu saja. Makanan sudah dipercaya selama ratusan tahun untuk mengatasi flu dan meringankan gejala yang muncul akibat flu. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu mengatasi gejala akibat flu dan meningkatkan imunitas agar terhindar dari flu.

Sup dan kaldu

Sup dan kaldu sudah jadi makanan wajib tiap tubuh kurang sehat. Konsumsi sup dan kaldu menjadi salah satu cara untuk menjaga tingkat hidrasi dalam tubuh dan memberi  tambahan zat gizi yang diperlukan tubuh. Kaldu yang terbuat dari tulang mengandung tinggi kolagen, protein, vitamin B12, dan zat besi. Sementara kaldu sayuran mengandung banyak vitamin dan mineral karena sebagian besar kandungan zat gizi pada sayuran akan larut dalam air.

Vitamin C

Vitamin C sudah dikenal sebagai makanan untuk mengatasi dan melawan flu. Vitamin C dikenal sebagai vitamin yang dapat meningkatkan imunitas dan menurunkan gejala penyakit flu. Penelitian menunjukan penurunan keparahan dan durasi pilek ketika vitamin C dikonsumsi pada dosis 0,2 g/hari atau lebih. Hasil penelitian mengenai pengaruh vitamin C untuk mengobati gejala flu atau penyakit karena virus masih belum konsisten. Akan tetapi vitamin C dapat menjadi pilihan yang mudah, murah, dan aman untuk membantu mengurangi gejala yang muncul karena flu.

Vitamin C dapat ditemukan pada buah dan sayuran seperti jeruk, jambu, kiwi, mangga, nanas, brokoli, dan paprika. Selain dari makanan, vitamin C juga bisa didapat dari suplemen. Tapi jangan sampai terlalu banyak konsumsi vitamin C ya. Vitamin C berlebihan dalam tubuh hanya akan dibuang melalui urin, jadi akan sia-sia kalau kita konsumsi vitamin C berlebihan. Anjuran konsumsi vitamin C untuk orang Indonesia di atas usia 16 tahun adalah 75 mg untuk perempuan dan 90 mg untuk laki-laki.

Bawang putih

Selain sebagai bumbu pada masakan, bawang putih juga memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Bawang diketahui memiliki zat antibakteri, antivirus, dan anti jamur. Bawang putih juga memiliki senyawa alisin yang dapat melawan infeksi, seperti flu, demam, dan kandidiasis (infeksi jamur), bakteri tuberkulosis dan bakteri super MRSA (methicillin,resistant Staphylococcus aureus). Pada sebuah penelitian menunjukan bahwa suplementasi bawang putih tua dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi keparahan gejala akibat flu.

Selain makanan di atas, menjaga pola makan dengan gizi seimbang juga dapat menjaga tubuh dari serangan virus dengan menjaga kondisi imun tetap prima. Makanan bergizi seimbang ini terdiri dari sumber karbohidrat atau makanan pokok, sumber protein dari lauk hewani dan nabati, sayur, serta buah. Tidak lupa juga untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Menjaga hidrasi tubuh bisa dari minum air putih, tetapi juga bisa dari konsumsi makanan berkuah, buah tinggi air, dan jenis minuman lainya. Gimana, siap hadapi musim hujan dan melawan flu, sobat?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini