Waktu Baca: 4 menit

Gak nyangka, ternyata ada cara gampang untuk mendapatkan makanan dengan harga ekonomis dan menyenangkan. Yuk, memulai meramban!

Pada suatu pagi kamu ingin memasak sarapan. Kamu buka kulkas, dan menyadari, sayuranmu telah habis. Lalu, kamu tertegun sejenak, dan memutuskan untuk pergi ke pasar untuk membeli sayuran. Kamu melintasi halamanmu yang ditumbuhi hehijauan dan gulma liar, kamu abaikan dan segera bergegas ke pasar. Sehabis dari pasar, kamu pulang dan membawa sawi dan kembang kol untuk dimasak.

Hal yang normal kan cerita diatas? Tapi coba kamu cermati sedikit lagi, banyak gulma liar yang kita abaikan. Kita rasa mengganggu dan tidak ada gunanya. Mungkin kita harus berhenti sejenak, melihat, dan berkenalan kembali dengan tetangga mungil kita yang tumbuh merdeka di halaman rumah kita.

Mari meramban!

Jika kita tilik dalam KBBI, meramban berarti mencari daun-daunan yang muda untuk sayuran. Bagiku meramban adalah salah satu cara paling intim untuk mengenali lingkungan tempat tinggal kita. Dengan meramban kita dapat mendata secara sederhana tanaman apa yang tumbuh secara alami di halaman tempat-tinggal kita. Setelah mengamati juga kita dapat menyeleksi gulma yang dapat kita ramban, petik, dan menjadi sayur untuk makan siang kita. Karena salah satu cara bersyukur yang paling baik, memanfaatkan semua ciptaanNya bukan?

Oke jadi mari kita meramban! Dalam tulisan singkat ini aku akan mengulas dengan singkat beberapa tanaman liar yang dapat kamu ramban dan kamu olah menjadi makanan sehari-hari!

Ginseng/Som Jawa (Talinum triangulare)

Memulai Meramban

Ginseng Jawa sering tumbuh di tepi jalan setapak, tumbuh hingga setinggi 60 cm. Bagian akarnya mengembang sehingga kelihatan seperti ginseng. Batang tumbuhan berwana hijau dengan daun elips dan meruncing di ujungnya. Ketika berbunga, bunganya kecil berwarna merah muda. Tumbuhan ini umum dijumpai di tepi kebun, di halaman rumah, di tepi jalan, atau lahan kosong. Untuk penggunaannya, daun mudanya bisa menjadi sayuran.

Sirih Bumi (Peperomia pellucida)

memulai meramban

Sirih bumi adalah salah satu sayuran paling gampang kita temukan. Tanaman ini kecil, dapat tumbuh hingga 30 cm. Sirih bumi biasa tumbuh di tempat yang lembab dan agak basah. Sirih bumi sering kita jumpai di saluran air, di sela-sela batu lembab, atau di pot tanaman kita. Batang daun berwarna hijau agak keputihan, dengan daun berbentuk hati, permukaan daun hijau tua dan mengkilap. Kamu bisa memakan batang, dan daunnya. Dapat dicampur ke dalam salad, atau ditumis singkat.

  1. Kenikir/Bunga Cosmos (Cosmos sulphureus)

memulai meramban

Kenikir memiliki fisik tegak yang dapat tumbuh hingga 2 meter. Batangnya beralur berwarna hijau dan berbulu terutama di bagian ujung batang. Berdaun majemuk dengan 3 hingga 7 anak daun, dan tepi daunnya melekuk, berwarna hijau muda. Bunga cosmos berukuran lumayan besar dengan warna umumnya kuning. Kenikir biasanya banyak ditanam warga di pekarangan rumah, atau sebagai bunga penghias jalan. Kita dapat meramban bunga dan daun mudanya untuk dimakan. Daun kenikir dapat dimasak dengan direbus, atau dijadikan bahan pecel dan urap. Bunganya dapat dijadikan salad, atau garnish pada masakan. Jika dikeringkan, dapat juga menjadi teh tisane.

Telang (Clitoria ternatea)

memulai meramban

Telang dikenali sebagai tanaman merambat dengan batang yang ditutupi bulu halus, dengan daun berbentuk elips dengan tepi rata. Bunganya dapat berwarna biru, ungu muda, dan terkadang putih. Bunga setelah diserbuki, akan menjadi buah mirip kacang edamame dengan biji yang kecil berwarna hijau. Ketika buah semakin lama akan menjadi coklat dengan biji berwana hitam. Telang saat ini banyak berguna sebagai rambatan di pagar rumah dan banyak menjadi tanaman hiasan di jalan. Kita dapat meramban bunga telang untuk menjadi bahan pewarna, atau campuran salad. Bunga telang juga banyak berguna sebagai teh tisane yang memberi warna biru. Pucuk daun dan buah mudanya enak kita tumis ataupun menjadi bahan sayur asam.

Katumpangan (Pilea microphylla)

memulai meramban

Tumbuhan ini berukuran kecil, tumbuh hingga 17 cm. Batangnya hijau keputihan dan berair jika kita remas dan memiliki banyak cabang. Daun berukuran sangat kecil berbentuk bundar telur berwarna hijau muda pada permukaan atas daun, dan lebih pucat di bagian bawah daun. Bunganya berukuran kecil sekali, muncul dari ketiak daun berwarna kemerahan. Katumpangan dapat kita temukan di tempat yang lembab, seperti di dinding tembok, di tepi saluran air, atau di pot tanaman. Bagian yang dapat kita makan adalah batang dan daunnya. Kita dapat memetiknya dan memakannya secara langsung atau kita jadikan campuran salad. Selain itu juga dapat kita rebus maupun kukus.

 

Selain kelima tanaman di atas sebenarnya  masih banyak lagi tanaman yang bisa kamu ramban menjadi makanan. Ada begonia liar, dandelion, semanggi, pacar air, bunga asoka, singkong dan tanaman lainnya. Kamu bisa memperhatikan tanaman yang tumbuh di area rumahmu, mencari tahu jenisnya di buku ataupun di internet. Dan akhirnya kamu bisa menjadi satu bagian ekosistem pangan yang saling menghargai di lingkungan rumahmu. Keren bukan! Tunggu apalagi? Ayo mulai meramban!

Simak karya karya seru milik Ben di akun instagramnya!

Baca juga :
Melawan Flu Dengan Menyantap Makanan Ini

Makanan Pengusir Stress

 

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini