Waktu Baca: 2 menit

Beberapa waktu yang lalu, Facebook mengumumkan untuk mengubah nama perusahaan mereka menjadi Meta. Bukan hanya itu saja, Facebook juga akan menggelontorkan uang mereka sebesar 10 milyar US dolar untuk membangun metaverse. Hal tersebut membuat metaverse menjadi viral untuk dibicarakan. Bahkan ada rumor bahwa metaverse lahir dapat menggantikan internet. Dimana dengan perkembangannya metaverse, era internet sekarang ini dapat berakhir. Menjadi era yang lebih advanced.

Metaverse Lahir, Apa Itu?

Kalian pernah menonton film Ready Player One? Atau anime Sword Art Online? Atau game seperti Assassin’s Creed? Dimana kamu bisa menggunakan sebuah alat supaya kamu dapat pergi ke dunia lain atau dunia virtual secara real-time. Kebanyakan alat yang digunakan seperti VR atau Virtual Reality. Dan di metaverse kemungkinan kamu bisa membuat karakter yang kamu inginkan, sama layaknya kamu bermain game. Jika selama ini kita bisa membuat karakter atau avatar kita secara 2D atau masih sebatas di layar monitor atau TV, dengan metaverse kita bisa memainkannya secara 3D. kita pun “memainkan” karakter tersebut dengan secara real – time. Jadi secara singkat, metaverse adalah dunia virtual yang dapat diciptakan dan dijelajahi dimana para pengguna tidak berada di ruang fisik yang sama. Jika kamu masih kebingungan, cobalah menonton Ready Player One garapan Steven Spielberg. Film tersebut dapat mempresentasikan dunianya dengan baik.

Metaverse buat apa?

Sekarang jika kamu membayangkan hidup di tempat atau planet yang kamu idam – idamkan yang bahkan di Bumi ini tidak mungkin bisa direalisasikan. Kamu pun bisa menjadi apapun yang kamu inginkan. Seperti membuat design dirimu seperti seorang Pahlawan, Raja, atau idolamu. Itu secara individual, bagaimana dengan perusahaan? Di metaverse kamu juga bisa menghasilkan uang lo. Caranya dengan membeli tanah, menyewa tanah, memasang iklan, dan membangun bangunan seperti mall atau museum. Emang ada yang mau beli? Ada dong dan sebenarnya sudah terjadi sekarang. Jika semua orang sudah memasuki dan “tinggal” di dunia metaverse, maka pihak – pihak yang sudah melakukan langkah adalah pihak yang paling diuntungkan. Pihak yang menciptakan dunia metaverse. Dalam hal ini adalah Facebook atau Meta.

Pengaruh metaverse dengan kehidupan kita

Dengan teknologi metaverse, kita bisa benar – benar merasakan masa depan. Hampir sama seperti internet kita sekarang, namun kita bisa bertemu dengan orang – orang dari jauh secara real – time. Alat transportasi semakin turun dalam penggunaanya karena adanya metaverse. Mata uang digital semakin populer dengan adanya metaverse ini. Jadi kita bisa kemanapun kita pergi seperti ke mall, museum, taman bermain, kantor, dan tempat nongkrong secara nyata padahal kamu masih di rumah. Hal tersebut pasti sangat memudahkan untuk kita. Namun di satu sisi, dengan adanya metaverse ini manusia semakin semu dengan kehidupan nyata. Sekarang saja, internet sudah membuat sisi kemanusiaan kita jadi semakin menurun. Lebih mementingkan dunia maya daripada dunia nyata.

Bagaimana metaverse di Indonesia

Di Indonesia sendiri kemungkinan besar masih jauh dengan dunia metaverse. Secara harga VR yang canggih saja masih terbilang mahal. VR Oculus Rift milik Facebook, dibanderol dengan harga belasan juta di E-Commerce. Apa lagi kecepetan koneksi pun minimal harus 5G. Kemungkinan 10 – 20 tahun lagi kita bisa menikmati dunia metaverse secara optimal. Secara sinyal saja masih belum merata di Indonesia. Mungkin jika kamu seorang sultan dan tinggal di kota besar bisa menikmati multiverse dengan lebih cepat.

Metaverse lahir sebagai dunia yang benar – benar baru. Bukan sekedar dunia maya, namun dunia virtual yang secara tidak langsung dapat kamu tinggali. Dunia yang membuat kaum rebahan merasa seperti di surga. Dunia yang di dambakan oleh banyak orang, namun di satu sisi metaverse bisa mengaburkan dunia kita. Semoga kita bisa siap dengan perubahan yang akan terjadi di masa depan.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini