Waktu Baca: 2 menit

Tahukah kamu kalau di Indonesia ada hari menanam pohon? Yup, kita punya hari peringatan nasional untuk menanam pohon pada tanggal 28 November. Peringatan ini sudah ditetapkan sejak tahun 2008 ini diatur dalam keputusan presiden RI nomor 24 Tahun 2008. Hari Menanam Pohon Indonesia jatuh pada tanggal 28 November dan dilanjutkan pada bulan desember sebagai bulan Menanam Nasional. Pada penetapannya, presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengamanatkan untuk melakukan gerakan one man one tree (OMOT), di mana setiap orang diminta minimal menanam 1 batang pohon. Lantas, apa kabar peringatan hari menanam pohon Indonesia tahun ini?

Kalau bicara soal tanam menanam pohon atau tanam menanam tumbuhan (bukan tanam saham lho ya), pasti bukan hal asing buat kita. Sebetulnya tidak hanya pada tanggal 28 November saja, tapi kegiatan tanam menanam seperti ini emang jadi salah satu acara yang sering kita jumpai atau dengar. Apalagi kalau ada kegiatan yang berhubungan sama lingkungan. Mulai dari menanam pohon di halaman gedung lah, menanam untuk program reboisasi, menanam pohon di hutan bakau, atau kegiatan tanam menanam lainnya.

Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia

Sayangnya, kegiatan tanam menanam semacam ini kadang cuma sebagai bentuk seremonial semata tanpa adanya persiapan atau tindak lanjut yang matang. Enggak jarang juga, kegiatan-kegiatan ini cuma sekedar “nanam” aja. enggak ada monitoring dan evaluasi atau kelanjutan dari aksi tanam menanam ini. Bisa jadi karena memang acaranya yang hanya simbolisasi saja (biar keliatan peduli lingkungan) atau bisa jadi karena memang enggak tau, apa yang harus dilakukan selanjutnya setelah nanem pohon atau tanaman itu. Itu lah kenapa menurut saya menanam dan merawat tanaman itu butuh skill yang levelnya lumayan tinggi.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum kita tanam menanam pohon. Poin paling utama, kita harus tahu jenis tanaman yang akan ditanam, termasuk jenis, karakteristik, dan sifatnya. Poin ini penting untuk memaksimalkan manfaat dari pohon yang ditanam. Selain itu, poin penting lainnya adalah kita juga harus memperhatikan lokasi penanamannya, jangan sampai kita malah nanem pohon di tempat yang enggak sesuai dengan lokasinya. Tiap pohon dan tanaman punya habitat dan karakteristik tersendiri untuk tumbuh. Contohnya nih, di tempat gersang atau sedikit sumber air ya jangan milih pohon atau tanaman yang butuh banyak air.

Contoh lainnya, enggak mungkin nanem pohon bakau di daerah pegunungan atau nanem pohon jati di daerah rawa. Selain itu persiapan lahan untuk penanaman pohon juga harus diperhatikan. Mulai dari persiapan lokasi penanaman, media tanam, sampai perizinan atau dokumentasi perizinan apabila diperlukan. Supaya kegiatan tanam menanamnya enggak cuma nanem tanpa rencana tindak lanjut, kita perlu menyiapkan rencana monitoring dan evaluasi. Rencana monitoring evaluasi ini bertujuan untuk memastikan apakah tanaman yang ditanam tumbuh atau tidak dan bisa mengevaluasi dari kegiatan penanaman sebelumnya.

Poin terakhir yang tidak kalah penting adalah mengerti dan memahami tujuan dari menanam pohon itu sendiri. Tujuan menanam ini bisa berhubungan dengan jenis tanaman yang dipilih. Bisa jadi kita menanam untuk kepentingan produksi, estetika, atau keperluan ekologis. Selain itu, memahami bahwa menanam pohon bukan hanya kegiatan seremonial belaka, melainkan juga menumbuhkan rasa bersyukur dan bertanggung jawab akan alam dan lingkungan sekitar.  Tanggal 28 November sebagai Hari Menanam Indonesia bukan hanya acara tahunan apalagi hanya seremonial biasa. Harapannya  tetapi juga pemantik untuk menumbuhkan kebiasaan menanam dan merawat pohon dan tanaman. Sudahkah Anda menanam pohon hari ini? Selamat merayakan hari peringatan menanam pohon Indonesia, bagi yang masih ingat dan merayakan…upssss

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini