Waktu Baca: 3 menit

Jogja memang selalu punya cerita kuliner yang bisa kita jelajahi. Mulai dari kuliner yang kekinian sampai yang jadul dan khas Jogja banget selalu menarik perhatian. Beberapa waktu lalu, saya nyoba untuk sepedaan sambil berburu kuliner jadul di daerah Cebongan, Sleman. Tepatnya, saya mau nyobain soto di Warung Makan Nasi Jaya. Lokasinya di Jalan Kebon Agung Bedingin Sumberadi Mlati, Tokertek, Sumberadi, Kec. Mlati, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalau mau ke sini, tentu saja bisa dengan mencari di google Maps dengan ketik “Warung Makan Nasi Jaya” atau aplikasi peta lainnya. Saya penasaran dengan soto di sini setelah lihat liputan kuliner dari Mas Andre di Youtube “Makan Keliling”.

Saya mampir ke sini naik sepeda bareng bapak saya. Rupanya memang lalu lintas di sekitar Pasar Cebongan selalu ramai walaupun di akhir pekan. Ramai kendaraan yang lalu lalang terutama yang mengarah ke luar daerah Cebongan. Akhirnya, sampai juga di lokasi Warung Makan Nasi Jaya. Lokasinya ada di selatan jalan atau kalau dari arah Pasar Cebongan lokasinya ada di kiri jalan. Sampai di sana kita langsung terasa dengan suasana jadul khas Jogja: rumah modelan joglo jawa kecil.

Generasi Kedua Warung Makan Nasi Jaya
Generasi Kedua Warung Makan Nasi Jaya

Ketika memasuki warung makan, kita disambut dengan godaan lauk pauk dan ‘jangan’ atau sayuran yang dijual di sini. Warung ini sudah berdiri sejak 1940 dan sudah masuk ke generasi kedua. Mbah Endro, sebagai generasi kedua masih ikut melayani pelanggan yang datang ke sini. Warung makan ini menjual soto, mangut lele, lele goreng, ayam goreng, opor ayam, nasi rames, dan berbagai jangan lainnya. Tersedia juga berbagai tambahan lauk seperti tempe garit, tahu goreng, mendoan, tahu susur atau tahu isi, perkedel, dan gorengan lainnya. Potongan ayamnya jumbo dan di sini menjual ayam kampung lho. Jadi, soto di sini ada 2 jenis. Soto ayam kampung dan ayam pedaging. Tentunya kalau soto ayam kampung harganya lebih mahal dibandingkan ayam pedaging.

Jajaran Lauk Pauk Yang Siap Anda Santap
Jajaran Lauk Pauk Yang Siap Anda Santap
Soto Jadul Ala Warung Makan Nasi Jaya

Saya langsung cobain pesen menu andalan disini, soto plus gorengan. Cukup dengan Rp 10.000 saja, kita sudah bisa menikmati semangkuk soto ayam dan gorengan. Seporsi soto disajikan dalam piring dengan porsi yang cukup banyak dan bikin kenyang. Rasa sotonya cenderung manis dan ada rasa santen dari kuah opor. Kayaknya sih memang kecampur dengan kuah santen opornya. Betul-betul menggambarkan rasa yang khas Jogja banget, ‘legi gurih’ atau manis gurih. Tidak lupa saya juga pesan teh panas untuk menemani makan soto. Waktu saya makan, saya barengan dengan kelompok simbah-simbah kakung. Beliau bilang katanya baru pulang pengajian (memang masih pagi jadi maksudnya pengajian pagi mungkin). Uniknya, warung makan ini memang sering jadi langganan simbah-simbah sepuh sepulang dari pengajian pagi. Mungkin karena rasanya yang memang Jogja banget dan porsinya yang banyak jadi cocok untuk sarapan pagi.

Buat temen-temen yang penasaran dan pengen coba, silahkan langsung mampir ke Warung Makan Nasi Jaya. Warungnya cukup mudah dicari karena hanya perlu ngikutin jalan dari arah Pasar Cebongan. Buka setiap setiap hari mulai pukul 5 pagi sampai jam 3 sore. Bisa banget dipilih untuk menu sarapan atau makan siang. Parkir motor dan mobil lumayan mudah, tapi kalau datengnya rombongan ya agak susah juga karena lokasinya di pinggir jalan dan memang jalanannya cukup ramai. Jangan lupa coba soto dan ayam kampungnya. Oiya, kalau makan di sini disarankan juga untuk bawa uang tunai supaya lebih mudah membayarnya. Selamat berburu kuliner sobat Pelesir.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini