Waktu Baca: 3 menit

Setelah pemecatan Ronald Koeman beberapa waktu lalu, banyak fans Barcelona mengharapkan Xavi melatih Barcelona. Well, harapan tersebut menjadi kenyataan. Terus apa saja perubahan yang akan Xavi bawa di Barcelona? Apakah Xavi dapat sukses seperti pelatih sebelumnya, seperti Pep Guardiola? Atau Xavi malah akan menjadi the next Maharaja Lord Ole? Notabene Pep Guardiola dan Lord Ole adalah sama – sama mantan pemain yang melatih di klub yang pernah mereka bela.

Aturan dari Xavi

Sebagai awal, aksi Xavi melatih Barcelona cukup menarik. Xavi memiliki 10 aturan yang harus diterapkan oleh para pemain dan staff. Aturan tersebut termasuk soal latihan, pola makan, attitude, bahkan hukuman jika melanggar. Saya rasa ini adalah aturan yang ketat namun di sisi lain Xavi sangat menjaga para pemainnya dan klub. Bukan hanya peforma di atas lapangan namun juga image dari para pemain itu sendiri. berikut adalah 10 aturan yang ditetapkan oleh Xavi.

(1) Staf harus dua jam lebih awal untuk pelatihan,

(2) Pemain harus 90 menit lebih awal untuk latihan,

(3) Pemain harus makan di Ciutat Esportiva,

(4) Pemain akan didenda jika melanggar aturan,

(5) Denda akan digandakan untuk pelanggaran berulang,

(6) Jam malam akan diterapkan 48 jam sebelum pertandingan,

(7) Tim adalah meritokrasi (berdasarkan peforma di latihan),

(8) pemain dalam perjalanannya dan kebiasaan di luar lapangan akan dipantau,

(9) Pemain dilarang melakukan aktivitas berbahaya,

(10) Pemain harus menjaga citra di dalam maupun luar lapangan.

Terbaru, aturan tersebut sudah memakan korban. Korban pertama adalah pemain sayap Dembele. Padahal dia terlambat datang di tempat latihan “hanya” tiga menit. Namun hal tersebut tetap dianggap melanggar aturan oleh Xavi. Hal yang menurut saya sangat baik karena Xavi tidak pandang bulu dan memiliki prinsip yang jelas dalam menukangi klub Barcelona.

 

Pergantian staff

Salah satu musuh paling utama Barcelona adalah cedera. Total ada 11 pemain yang cedera, seperti Ansu Fati, Pedri, Ousmane Dembélé, hingga Aguero. Nama terakhir bahkan kabarnya akan pensiun lebih cepat karena gangguan jantung. Melihat ada yang salah dengan hal tersebut, Xavi langsung memecat dua staff pelatih medis Juanjo Brau dan Albert Roca. Menariknya, dua staff pelatih tersebut datang bersamaan dengan Ronald Koeman sebagai pelatih.

Sebagai gantinya, Xavi menunjuk Jaume Muniil dan Ricard Pruna. Richard Pruna pernah bekerja sebagai staff medis di Barcelona sebelumnya. Tentu dengan pergantian staff medis harapannya para pemain menjadi minim cedera lagi.

Filosofi permainan

Salah satu yang paling fans barca harapkan adalah kembalinya era kejayaan Tiki – Taka di Barcelona. Xavi menerapkan filosofi Tiki – Taka di klub sebelumnya, All Sadd. Jika kamu melihat video di YouTube saat Xavi masih menukangi All Sadd, terlihat “aura” Tiki – Taka masih terasa di dalam diri Xavi. Dalam video yang rilis di kanal YouTube The Coaches’ Voice, Xavi menjelaskan bahwa yang terpenting adalah filosofi, bukan formasi. Xavi mengakui bahwa dia sangat terobsesi dengan penguasaan bola. Imbuhnya, penguasaan bola yang Xavi inginkan bukan hanya soal mengontrol bola, namun menyerang dan menciptakan peluang.

Yang tidak kalah penting bagi Xavi adalah bahwa dia selalu mengarjakan kepada para pemainnya bahwa para pemain tidak boleh terbebani dengan tanggung jawab ketika mereka menguasai bola, namun para pemain harus menikmati ketika mereka mereka menguasai bola.

 Bagi saya sendiri Xavi memiliki filosofi yang jelas kepada para pemain dan staff dan pada pribadinya sendiri. hal yang sangat bagus bahwa seorang manajer bukan hanya soal taktik dan sistem permainan. Namun sesuatu yang dia wariskan kepada seluruh klub untuk membawa klub menjadi lebih baik.

Terakhir, Xavi dalam videonya di Kanal YouTube Barcelona mengatakan “Jika kamu tidak memiliki boss yang menuntutmu, maka nilai permainmu paling 5 atau 6 dari 10. Tapi, jika boss-mu menuntutmu memiliki nilai 9 atau 10, nilaimu mungkin 8. Namun dengan nilai 8 kamu bisa memenangkan gelar.” Salah satu kalimat yang luar biasa bagi saya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini