Waktu Baca: 2 menit

Menjalin hubungan romantis dan memiliki pasangan merupakan fenomena yang normal terjadi pada perkembangan pribadi sejak masa remaja hingga dewasa .Hubungan romantis sendiri dapat berupa hubungan yang terikat komitmen jangka panjang seperti pernikahan maupun jangka pendek seperti pacaran. Meskipun hubungan ini terbilang mendalam, akan tetapi tidak menutup kemungkinan untuk mengalami gangguan keharmonisan hingga berakhir dengan perpisahan. Mari kita bahas tentang cara berkomunikasi yang baik dengan pasangan.

Dari sekian penyebab perpisahan yang belakangan ini terjadi, salah satu penyebabnya adalah buruknya komunikasi pasangan tersebut. Komunikasi yang efektif adalah hal mendasar yang penting bagi setiap orang untuk beragam keperluan.

Apa itu Komunikasi?

Komunikasi proses memberikan, menerima dan bertukar informasi maupun pesan yang dilakukan secara verbal maupun non-verbal melalui media yang tepat  Dalam praktiknya, komunikasi memiliki peran dan pengaruh yang penting bagi tumbuh kembang seseorang dari masa kanak-kanak hingga dewasa, sama seperti relasi antar individu. Dengan adanya komunikasi, orang memiliki kesempatan untuk belajar, berinteraksi, hingga menjalin relasi atau hubungan dengan individu lain maupun kelompok yang lebih besar.

Nah,  komunikasi seperti apa yang cocok diterapkan dalam sebuah hubungan romantis dengan pasangan. Cara berkomunikasi apa yang sebenarnya tepat untuk menjaga hubungan keharmonisan hubungan? Berikut ini terdapat lima tips cara berkomunikasi yang baik dengan pasangan:

Berempati kepada pasangan

Pertama-tama sebelum terlalu jauh menerapkan tips and trick dalam komunikasi, penting bagi kita untuk memahami dan berempati kepada pasangan kita. Salah satu cara untuk berempati adalah mencoba memposisikan diri kita pada situasi yang sedang dihadapi pasangan. Empati kita pada pasangannya dapat meningkatkan kepuasan hubungan yang ada.

Meningkatkan Self-awareness

Self-awareness atau kesadaran diri sangat kita perlukan untuk bekal diri sendiri maupun menghadapi pasangan yang memiliki gaya komunikasi agresif. Gaya komunikasi tersebut tidak sepenuhnya muncul karena kebencian, akan tetapi juga bisa terjadi karena ada rasa takut dan tidak berdaya.

Dengan meningkatkan self-awareness pada individu kita dapat merasakan saat ketakutan maupun rasa tidak berdaya tersebut muncul. Kita dapat mencari bantuan maupun mengkomunikasikan kondisinya kepada pasangan dengan lebih cepat dan tepat. Dengan demikian, komukasi agresif yang biasanya muncul serta dapat buruknya dapat kita kurangi.

Kurangi penggunaan sarkasme

Orang yang berkomunikasi dengan gaya pasif-agresif cenderung menggunakan sarkasme dalam berkomunikasi dengan orang lain. Penggunaan sarkasme membatasi kita dalam mengungkapkan emosi, opini, maupun perasaan mereka secara langsung, namun tetap dapat mengarahkan orang lain untuk melakukan hal yang kita inginkan tersebut. Dengan mengurangi atau menghentikan penggunaan sarkasme, kualitas komunikasi dan hubungan dengan pasangan akan mengalami perbaikan.

Jujurlah dengan diri sendiri dan pasangan

Pada beberapa kondisi menerapkan beribahasa “diam adalah emas” memanglah tepat, akan tetapi hal ini tidak dapat kita terapkan dalam jangka waktu yang lama. Sebagai individu terlebih memiliki hubungan romantis dengan pasangan, komunikasi dengan gaya pasif yang berlangsung lama dapat berakibat buruk untuk hubungan yang kita bina.

Untuk mengatasi hal tersebut, ada baiknya kita belajar untuk lebih jujur dalam mengutarakan pendapat, emosi maupun keinginan dengan cara yang tepat. Kita juga harus meyakinkan diri bahwa mengungkapkan apa adanya tidak berarti menciptakan konflik maupun tidak menghargai dengan pasangan.

Tumbuhkan kepercayaan dan rasa menghargai

Meningkatkan kepercayaan serta rasa menghargai terhadap pasangan menjadi salah satu kunci utama untuk menjaga keharmonisan hubungan. Salah satu hal yang dapat kita lakukan adalah mengupayakan komunikasi secara asertif. Pasangan mengungkapkan perasaan dan kebutuhan secara langsung dan tetap menghargai pasangannya.

Menjaga keharmonisan dalam sebuah hubungan tidak hanya menjadi tugas salah satu pihak, melainkan sebuah bentuk kerja sama antara dua pribadi. Kita perlu berlatih cara berkomunikasi yang baik dengan pasangan. Cara-cara itu dapat memberikan dampak tersendiri bagi hubungan tersebut. Tidak hanya itu, dengan kita memperhatikan hal-hal kecil seperti berempati dan menghargai pasangan, itu akan menjaga jalinan kasih yang ada.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini