Waktu Baca: 3 menit

Banyak orang sudah lupa kalau Cristian Gonzales sudah berkarir di Indonesia dari tahun 2003. Ia salah satu pemain Persik Kediri yang menciptakan keajaiban dan memenangkan Liga Indonesia 2006. Selanjutnya, meski tidak bergelimang gelar juara, El Loco alias si gila terus menciptakan rekor. Ia juga sempat menggila dengan mencetak 51 gol pada tahun 2009-2010. Kemudian, seolah bekerja sendirian, ia membawa PSS Sleman promosi dengan rataan gol lebih dari satu di tiap pertandingan di usia akhir 30an! Sungguh kalau dunia punya Messi dan Ronaldo, kita punya Cristian Gonzales. Hingga hari ini, belum ada striker Indonesia yang kualitasnya menyamai Cristian Gonzales. Nah, kemarin lagi lagi ia menciptakan keajaiban dengan membawa Rans Cilegon FC promosi ke Liga 1. Di usia yang ke 45 tahun, wajar muncul pertanyaan: Habis ini apa yang ia kejar?

Juara Lagi Liga 1?

Inikah yang El Loco mau? Menjadi juara liga 1?

Seperti kita tahu, Cristian Gonzales tak terlalu berhasil dalam perebutan Liga 1. Mungkin ini yang menyedihkan dari seorang El Loco, ia adalah jaminan gol, namun ia tidak mendapat banyak trofi. Ketika ia berada di Persib Bandung, ia memang masih produktif. Namun itu adalah periode berat untuk Persib. Tekanan untuk juara selalu ada dengan keberadaan skuad mewah, namun ini malah jadi beban buat pemain. Hal inilah yang kemudian membuat Cristian Gonzales gagal mencicipi gelar juara lagi.

Saat ia ada di Arema, meski tim cukup konsisten, ia belum juga mendapatkan gelar juara. Nampaknya, Cristian Gonzales berada di sisi sejarah yang tidak mendukung pada waktu itu. Hingga akhirnya setelah kesana kemari, ia mendapat tawaran untuk main di Liga 2 bersama PSS Sleman. Di sanalah El Loco membuktikan ia belum siap berhenti. PSS dibawanya sendirian menuju puncak dan kembali ke Liga 1.

Namun, kontroversi terjadi. PSS enggan memperpanjang kontraknya karena mereka menilai Gonzales terlalu tua untuk Liga 1. Gonzalespun sadar diri, ia memilih menyebrang ke rival sekota, PSIM. Hal ini cukup memilukan bagi Slemania, namun Cristian Gonzales tidak berhenti mendapatkan cinta. Tapi ya itu tadi, Gonzales gagal mendapatkan kesempatan untuk menjuarai Liga 1 bersama PSS Sleman. Rasa rasanya ini cukup menghantui.

Karena masalah kisruh sepak bola Indonesia, Gonzales tak cukup waktu untuk membuktikan kualitasnya. Iapun sempat berhenti bermain hingga kemudian panggilan ke Rans Cilegon FC membangkitkan gairahnya.

Rans Cilegon FC Membuktikan Ambisinya : Jalan Juara Liga 1?

Rans Cilegon FC menjadi tim yang membuktikan profesionalitas dan niat untuk menjadi profesional. Tim ini berhasil masuk final dan Gonzales juga mencetak gol. Lagi lagi faktor Cristian Gonzales begitu terasa. Cristian Gonzales mengaku bahwa ia menikmati bermain di Rans karena faktor Raffi Ahmad. Ia bercerita, Raffi Ahmad tak hanya memberikan kepercayaan sebagai pemain, namun juga menjadikan El Loco sebagai pemimpin pemain muda penuh potensial. Setelah Rans masuk final, apakah kini saatnya El Loco melakukan Last Dancenya? Ya, Rans berpeluang juara meski nanti di Liga 1 akan bertemu tim sekuat Bali United yang bisa dibilang menjadi power housenya Liga 1. Ah, tapi apa yang tak mungkin, toh Persik saja pernah membuat keajaiban menjadi juara dengan status tim promosi, kenapa Gonzales tidak?

Kembali ke Timnas?

Rasa rasanya, agak tidak masuk akal mengharapkan El Loco kembali ke timnas sebagai pemain. Namun toh dia pernah menjadi staff pelatih dan tak ada nilai minus soal dirinya. Seandainya Cristian Gonzales masih muda, mungkin Shin Tae Yong takkan berhenti memasangnya. Sebab, striker seperti El Loco inilah yang coach STY suka.

Tentu Cristian Gonzales ingin merasakan juara Piala AFF. Maklum, meski berkibar di 2010, final kontroversial telah menodai perjuangannya. Ia tentu ingin membalas dendam dan merasakan trofi internasional pertamanya.

Tapi, pada akhirnya, jauh sebelum mengejar gelar utamanya, Gonzales harus mampu meraih dulu gelar Liga 2 bersama Rans. Semangat kakak!

Baca juga :
Timnas Indonesia di AFF Cup Bak Atletico Madrid

Nasib Buruk Indonesia di Piala AFF

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini