Waktu Baca: 2 menit

Drama Layangan Putus seolah memberi kesempatan untuk para ibu ibu dan kaum hawa sejagad untuk mengatai Anya Geraldine. Menurut pendapat mereka, tokoh laki laki yang diperankan Reza Rahadian adalah salah satu contoh pria yang bodoh. Bagaimana tidak kata mereka, masa perempuan cantik, pintar dan cerdas seperti Putri Marino ditukarkan dengan Anya Geraldine? Nah, bagi saya ini adalah suatu pernyataan yang menyesatkan. Seolah olahnya, cowok itu harus mencari istri ya dengan atribut seperti Putri Marino. Padahal, si cowok belum tentu bahagia dengan memiliki istri seperti Putri Marino. Inilah yang saya sebut, pemaksaan kehendak dalam hubungan. Halah! Dalam satu sisi, memangnya gak boleh cowok memiliki perempuan idaman kayak Anya Geraldine?

Cewek Ambisius Melelahkan

Jangan bilang bahwa cowok tidak bisa lelah. Menurut penelitian dari suami istri, Allan dan Barbara Pease, lelaki adalah mahluk kompetitif. Mereka ingin bisa menang dalam banyak hal, karena itulah mereka gemar berkompetisi. Nah, yang jadi masalah kalau kompetisi mereka adalah dengan istri sendiri. Istilahnya mereka ingin mengambil napas, eh malah ternyata gak bisa karena saingannya di samping dia terus. Ealah.

Bukan berarti cewek tidak boleh ambisius. Beberapa lelaki malah senang punya cewek ambisius dengan segudang mimpi. Hanya saja, tidak semua cowok kuat mental. Ya kalau cowok pengennya kalau capek ada yang menyambut di rumah, manjain dia, dan memberi petikan kata semangat.

Nah dalam kasusnya Putri Marino v. Anya Geraldine ini, mungkin si cowok itu ya lelah aja punya istri seorang dokter sukses. Mau istirahat gak bisa karena ia mendapat pengingat terus betapa suksesnya si cewek dan betapa wak waw nya nasib dia. Sementara dengan Anya, dia lebih bahagia karena Anya tahu cara memanjakan pria dan bukan orang yang super sukses anyway.

Cewek Cantik dan Sukses Jaga Imej

Di balik kesuksesan seorang cewek cantik, ada imej yang harus terjaga. Masalahnya, si cewek sempurna ini mungkin kebablasan dalam menjaga imej karena sampai di rumahpun ia masih menjaga imej, inilah yang mengakibatkan si cowok  ndak betah. Kadang cowok pengen jadi anak kecil, eh tapi ceweknya serius mulu. Banyak yang ngeluh, rasanya kayak punya mama kedua kalau ada istri begini.

Sementara itu, Anya bak tante yang datang dengan penuh pesta, siap memberi sambutan meriah pada kita. Ya kita sebagai anak anak emang kadang lebih bahagia kalau ada sosok kayak Anya Geraldine ke rumah. Ini yang kadang sering terlupakan oleh cewek cantik sempurna. Ada kalanya cowok pengen bermanja manja, jadi anak kecil.

Peran Cewek

Tiap lelaki memiliki bayangan ideal akan peran cewek dalam pernikahan. Ada yang lebih ingin ceweknya menjadi penjaga rumah, merawat anak dan mengurusi urusan rumah tangga. Selain itu juga kalau bisa nurut pake banget. Tapi, ada juga cowok yang ingin ceweknya berkarir dan sukses agar menjadi inspirasi anak anaknya. Lalu, ada juga cowok yang ingin ceweknya menjadi pelipur di kala duka dengan kata kata manja dan seterusnya.

Jadi, buat yang nanya kenapa Anya Geraldine lebih dipilih dari Putri Marino, jawabannya simple. Sesimpel fakta bahwa peran yang diinginkan si cowok lebih pas jika diisi Anya. Putri Marino mungkin bisa mengisi peran sempurna dengan cowok lain. Namun, untuk yang satu ini, Anya lebih bener dalam perannya untuk si laki laki. Apakah salah Putri? Enggak juga, ya memang gitu aja.

Jadi pada akhirnya, kita gak bisa asal menyalahkan si cowok karena lebih memilih Anya daripada Putri Marino. Banyak faktor yang melatar belakanginya. Buat cewek, mungkin ada kasta-kasta dan ranking tersendiri untuk cewek. Namun, buat cowok, yang ada hanyalah cewek yang membuat dia nyaman. Salam Wak Waw!

Baca juga:
Berpendidikan Tapi Rasis Bisa Jadi

Cara Berkomunikasi Yang Baik Dengan Pasangan

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini