Waktu Baca: 3 menit

Kalau mau jujur, rasa rasanya tabu di Indonesia mengatakan ada orang tua tidak sayang anak. Toh nyatanya ada aja ayah memperkosa anak, ibu membunuh anak dan seterusnya. Lha kok bisa kenapa yah? Apakah mereka mereka memang manusia bejat? Atau jangan jangan ada missing link  yang kita lupa sebagai manusia. Banyak pihak di medsos menghujat Doddy Sudrajat sebagai model orang tua yang kurang baik. Ah, tapi apa benar saat kita melihat Doddy Sudrajat orangnya separah itu? Apakah ya ada orang tua bisa nggak sayang anak?

Menyalahpahami Kodrat

Lahir, bertumbuh dewasa, menikah, menjadi orang tua, meninggal, semua itu memang merupakan kodrat hidup manusia. Dalam setiap fase kehidupan kita pasti mengalami proses pembelajaran kehidupan, dan yang menentukan bagaimana nilai akhir hidup kita ya kita sendiri.

Pengetahuan kita berkembang setelah melewati banyak peristiwa, kebijaksanaan akan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya pengetahuan kita. Maka dari itu, penting sekali setiap kita memiliki skill untuk bisa  memaknai dan menuai suatu pembelajaran dari setiap peristiwa di hidup kita, biar ga sia sia apapun yang sudah kita alami itu.

Mirisnya ga semua orang bisa menangkap pesan dari peristiwa dalam hidupnya, sehingga ya usia cuma angka, dan kedewasaan pola pikirnya tidak bertambah. Kebanyakan dari kita belum mencapai kedewasaan tetapi sudah melanjutkan fase hidup di level pernikahan bahkan menjadi orang tua.

Kala Pernikahan Gak Dilandasi Kesiapan

Jika dua orang menikah dengan kondisi belum dewasa. saya bisa memastikan rumah tangganya akan timbul banyak permasalahan. Mereka tidak akan mampu menjalankan peran orangtua yang baik untuk anak anak mereka. Tidak sedikit anak walaupun usia hidupnya masih lebih muda  daripada orang tua nya tetapi malah sudah menuai banyak pelajaran hidup. Anak anak ini pada ujungnya mengelolanya jadi prinsip prinsip hidup yang benar.

Banyak sekali anak anak yang “membesarkan” dirinya sendiri. Padahal seharusnya merawat ,mendidik ,membesarkan anak adalah tugas orangtua. Banyak anak yang harus melalui lika liku kehidupan yang sulit, terbentur sana sini, merasakan sakit, jatuh dan bangkit sendiri, berjalan lagi, dan dapat pelajaran dari setiap perjalanan hidupnya. Dimana seharusnya bagian ini adalah tanggung jawab orangtua, untuk memberikan guide line, mengajarkan nilai nilai yang benar kepada anaknya. Tapi ya mau gimana lagi, lha wong orang tuanya aja masih bocah.

Seharusnya orangtua adalah sosok yang paling bisa anak percaya soal nasehat hidup. Tapi banyak sekali orangtua yang gagal memberikan kasih sayang kepada anak anak mereka karena mereka juga belum siap, masih ada jiwa kanak kanak dalam diri sebagian orangtua, sehingga mereka tidak berhasil mewujudkan kasih sayang yang benar pada anak anak mereka.

Ketidak Dewasaan Orangtua Menyulitkan Anak

Bentuk ke-tidak-dewasaan orangtua sehingga menyulitkan hidup anak, salah satunya adalah dengan bersikap ingin terlihat paling baik. Orang seperti ini cenderung labil dengan keputusan dan tindakan yang dia ambil, karena dalam segala situasi dia ingin dirinya lah yang nampak paling baik. Merasa sudah paling benar, padahal sudut pandangnya masih sempit.

Dalam hal ini saya melihat ciri ciri ini ada pada Doddy Sudrajad Ayah mendiang Vanessa Angel. Semasa hidup Vanessa Angel dan terherat kasus hukum, ayahnya justru memutus hubungan ayah-anak dengan Vanessa, namun juga terdengar kabar bahwa walau begitu Doddy masih sering meminta sejumlah uang dari Vanessa.

Setelah Vanessa meninggal, Doddy muncul sebagai sosok yang  seakan sangat menyayangi Vanessa. Dalam kasus Hak Perwalian Gala pun Doddy Sudrajat memunjukan sikap labilnya yang membuat netizen sampai ikut geram. Doddy berkali kali juga mengucapkan statement yang menunjukan kalau dirinya ingin terlihat baik, saat perebutan hal asuh Gala, Doddy Sudrajad berkata takut Gala dendam sama kakek dari pihak mamanya. Takut Gala ga tau kalau kakeknya tidak peduli atau tidak sayang sama Gala.

Jadi semua yang dilakukannya bukan karena rasa tanggung jawab dan kasih sayang sebagai orang dewasa kepada cucunya. Tetapi lebih kepada tameng agar dirinya terlihat baik dan tidak dinilai buruk oleh pihak mana pun. Hal hal seperti ini mungkin tidak terlalu kentara dikehidupan sehari hari, tapi sungguh realita hidup seperti ini nyata terjadi. Mempunyai orangtua dengan mentalitas seperti ini sungguh tidak mudah.

Mungkin netizen menjadi geram pada Doddy Sudrajad ya karena hal hal begini. Mungkin ada yang merasa seperti melihat cermin saat memperhatikan gerak gerik Doddy Sudrajad. Ah, entahlah.

Simpati Pada Doddy Sudrajad

Mohon maaf jika terdengar aneh. Tapi sebenarnya ada rasa simpati saya pada Doddy Sudrajad. Dari segala tindak tanduknya yang orang rasa aneh, mungkin Doddy juga mengalami kepahitan hidup sebelumnya. Mungkin ia tidak merdeka ketika mengambil keputusan atau tak punya guidance untuk dimintai pertanyaan. Faktor faktor inilah yang akhirnya membuat Doddy Sudrajad terlihat tega bener mengambil untung dari kondisi Vanessa Angel.

Memang tak mudah menjadi manusia. Tapi, barangkali kita sering merasa salah arah. Tak ada salahnya mencari tempat untuk bicara dan merangkul. Jangan merasa mentok kalau orang tua susah kita ajak bicara. Lalu, kalau ternyata kita yang sudah dewasa, cobalah kita merangkul teman teman yang perlu pertolongan. Niscaya sudah jadi tugas manusia untuk saling bantu membantu.

Baca juga :
The Whole Truth Adalah Cermin Keluarga Asia dan Kenyataannya

Pelecehan Seksual di Institusi Agama, Apa dan Bagaimana Menanggapinya?

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini