Waktu Baca: 3 menit

Ada kabar mengejutkan dari Rockstar Games, salah satu developer gim terbesar di dunia. Rockstar Games telah merilis Grand Theft Auto: The Trilogy – The Definitive Edition, yang merupakan versi remaster dari tiga gim legendaris keluaran Rockstar Games. Gim tersebut adalah Grand Theft Auto: Grand Theft Auto III yang dirilis pada tahun 2001, Grand Theft Auto: Vice City yang dirilis pada tahun 2002, dan dan Grand Theft Auto: San Andreas yang dirilis pada tahun 2004. Saya malah sangat tidak setuju dengan perilisan remaster gim tersebut oleh Rockstar Games. Sekalipun saya punya dananya, saya sih gak tertarik untuk membeli gim remaster tersebut. Bagi saya trilogy Grand Theft Auto sudah sempurna. Mari saya beberkan alasannya berikut ini.

Sudah Cukup Memorable Apa Adanya

Saya ingat betul, tiga gim ini betul-betul membuat banyak anak-anak, remaja, sampai orang dewasa lupa waktu ketika memainkannya. Saat itu, gim keluaran Rockstar Games ini sangat populer karena konsep open worldnya yang sangat inovatif pada zamannya. Sebagai pemain, kita bebas untuk melakukan banyak hal sesuka hati kita, dari jalan-jalan mengeksplorasi kota, mencuri mobil, sampai membunuh seluruh orang yang kita temui di jalan selain menamatkan storylinenya.

Trilogy Grand Theft Auto yang saya sebutkan di atas adalah gim yang sangat memorable tidak saja bagi saya yang termasuk Generasi 90an. Bahkan, mereka yang lahir di atas tahun 2000, pasti kenal baik dengan gim ini karena sudah menjadi pop culture yang sangat populer. Selain banyak tersebut dalam berbagai film, serial televisi, hingga jadi meme, gim-gim tersebut banyak mewarnai dunia pendidikan lho, mulai dari anak SD sampai mahasiswa.

“Memang apa bedanya sih versi origial dan versi remaster?”

Tentu saja versi remaster lebih canggih. Ya tidak heran karena memang memanfaatkan teknologi yang jauh lebih canggih daripada teknologi 20 tahun yang lalu. Versi remaster ini tentu akan menampilkan grafik yang jauh lebih cantik dan futuristik. Misalnya dapat kita lihat dalam bentuk mobil dan pemandangan langit yang lebih nyata ketimbang 20 tahun yang lalu. Cuman, bukan itu yang bikin Grand Theft Auto berkesan.

Sempurna Tanpa Perlu Perubahan

Rockstar mungkin lupa, Trilogy Grand Theft Auto ini sudah sempurna. Tidak perlu lagi grafik yang cantik dan futuristik, terutama pada bagian storylinenya. Bagaimana GTA III menceritakan Claude sebagai karakter utama di tengah perseteruan Triad China, Mafia Italia, dan Cartel Columbia. Bagaimana GTA: Vice City menceritakan Tommy Vercetti yang berusaha menjalankan bisnis narkoba setelah lima belas tahun mendekam di dalam penjara, dan bagamana GTA: San Andreas menceritakan Carl Johnson yang berusaha memperbaiki Geng Groove Street yang porak poranda setelah beliau merantau di Liberty City selama lima tahun.

Rockstar mungkin lupa, Grand Theft Auto III yang rilis pada tahun 2001 ini merupakan gim legendaris. Ya GTA adalah Founding Father dari seluruh gim open world modern saat ini. Tanpa Grand Theft Auto III, mungkin tidak ada gim open world seperti Sleeping Dogs, bahkan Cyberpunk 2077. Grand Theft Auto III saat itu merombak batasan gameplay video game yang ada selama ini, di mana pemainnya bebas melakukan apa saja tanpa diharuskan untuk mengikuti jalan cerita utama yang disajikannya.

Malah Banyak Kekurangan

Selain gameplay dan jalan ceritanya, Trilogy Grand Theft Auto terkenal memiliki musik-musik yang luar biasa dalam radio-radionya. Sampai sampai banyak orang yang terbentuk selera musiknya karena GTA. Jelas tak usah ragu, Grand Theft Auto: Vice City dan Grand Theft Auto: San Andreas merangkum dengan sempurna musik tahun 80an. Tak lupa juga, di sini musik tahun 90an ikut tercover. Ini adalah sebuah keajaiban yang tidak bisa tergantikan dengan apapun.

Selain itu, versi remaster gim-gim tersebut memang tidak lebih baik dari versi aslinya. Alih-alih penyempurnaan, versi remaster malah lebih cacat daripada versi aslinya, lho! Jumlah bug pada versi remaster malah lebih banyak daripada versi aslinya. Contohnya,  anatomi tubuh karakter protagonis yang nampak seperti alien saat naik sepeda motor, hingga jembatan yang seringkali tidak terlihat sehingga bikin saya jatuh ke sungai. Katanya remaster? Tapi kok malah lebih cacat?

Dear Rockstar, tanpa unsur grafis canggih, Trilogy Grand Theft Auto sudah sempurna dari sononya. Daripada cuma merombak grafisnya, mendingan Rockstar fokus bikin game baru aja deh, Grand Theft Auto VI misalnya? Saya jamin, Grand Theft Auto VI akan dinantikan oleh seluruh gamer di seluruh dunia alih-alih remaster Trilogy Grand Theft Auto.

Baca juga :

Gamer Bisa Sukses Asalkan Bisa Memilih Gamenya

Metaverse Lahir, Dunia Gaib Yang Semakin Nyata

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini