Waktu Baca: 3 menit

Asnawi Mangkualam merupakan bakat terbaik Indonesia saat ini. Ia bisa bermain sebagai bek sayap dan juga gelandang sayap. Ia bertanding di level atas di Korea Selatan, ia juga punya mental baja yang mampu meruntuhkan Singapura. Provokasinya pada penyerang Singapura memang memancing kontroversi. Namun, perlahan lahan banyak yang memahami tindakan Asnawi sebagai bagian dari permainan untuk beradu mental dengan lawan. Jujur, pemain seperti Asnawi yang cukup komplet ini jarang ada. Viva Asnawi! Berikut adalah daftar pemain pemain yang berposisi bunglon layaknya Asnawi Mangkualam.

Cristiano Ronaldo

Ronaldo bisa memainkan banyak peran di lini depan. Ia memulai karier di sayap kanan, namun kini ia juga bisa memainkan peran sebagai penyerang dan sayap kiri. Ia juga sesekali memainkan peran sebagai nomor 10 meski tak terlalu baik. Namun, di posisi manapun, Ronaldo adalah ancaman.

Joshua Kimmich

Joshua Kimmich adalah salah satu pemain yang gak jelas posisinya. Ia benar benar bisa memainkan banyak peran di Bayern Munich. Kadang ia menjadi gelandang bertahan, kadang ia bek. Joshua benar benar jago dalam memainkan berbagai peran. Kedigdayaan Bavaria tak lepas dari peran Joshua.

Gareth Bale

Pada saat ia menjadi bek sayap, ia pernah mencetak hattrick ke gawang Inter Milan. Gila bener! Ia lalu banyak memainkan peran sebagai sayap kiri dan terkenal akan teknik dan kekuatan tendangannya. Sesekali ia bisa menjadi nomor 10 dan penyerang juga.

Thierry Henry

Meski terkenal sebagai penyerang, Henry sebenarnya memulai karir sebagai sayap. Di posisi sayap, ia memiliki kelemahan dalam hal dribble dan umpan silang, namun ia dianggap berbakat di sana. Sampai akhirnya Arsene Wenger membelinya dari Juventus untuk menggantikan kompatriotnya, Nicolas Anelka, sisanya adalah sejarah.

Ryan Giggs

Ryan Giggs memulai karir sebagai sayap kiri. Namun bertambahnya usia membuat Giggs memainkan peran di tengah. Tak lama ia juga memainkan peran sebagai nomor 10. Giggs adalah pemain terbaik United yang gilanya—di awal karirnya—hampir ke Manchester City.

Daley Blind

Viva Asnawi

Pemain keturunan Belanda ini banyak mendapat ejekan karena lambat. Namun, Blind bisa bermain sebagai bek maupun gelandang. Ia adalah salah satu pemain yang setiap tim butuhkan. Seseorang yang bisa mengisi lubang lubang yang tertinggal.

Jan Koller

Viva Asnawi

Jan memulai karir sebagai kiper, bek dan kemudian penyerang! Tidak heran karena Jan memiliki postur raksasa dengan tinggi hampir 200 cm. Jan ternyata punya insting menyerang yang bagus dan kemampuan bola udara yang baik. Maka dari itu tak heran ia bisa menjadi bunglon.

Vincent Kompany

Kapten terbaik City, bisa saya katakan begitu. Vincent memulai karir sebagai gelandang bertahan sebelum kemudian menjadi bek tengah terbaik di Premier League. Vincent memiliki olah bola yang baik dan kemampuan bertahan serta kepemimpinan yang luar biasa.

Cristian Gonzales

Viva Asnawi

Meski merupakan penyerang yang ganas. Gonzales memulai karir sebagai no 10 dan sempat menjadi pelayan tetap penyerang legendaris Inter, Alvaro Recoba. Ia bermain cukup baik di posisi No. 10, namun insting golnya yang gila membuat pelatih pelatih merasa sayang meletakkannya di posisi itu.

Baca juga :
Nasib Buruk Indonesia di Piala AFF

Indonesia Adalah Negara Miskin Yang Ingin Juara

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini