Waktu Baca: 2 menit

Siapa sih nggak mau hidup bahagia? Hidup dengan rasa suka pastinya lebih nikmat. Bukan cuma kamu aja, filsuf Yunani, Epicurus juga sama. Dia bahkan merumuskan semua konsep soal kehidupan. Konsep hidup ini dinamain Lathe Biosas. Sebuah kehidupan lowkey. Hidup anti ketenaran demi kebahagiaan yang sangat relevan buat sekarang.

Hidup Serba Ketenaran di Era Digital

Era digital sekarang adalah era yang dikontrol sama ketenaran. Bayangin aja udah ada berapa Influencer yang berpengaruh sekali. Bahkan ada yang sampe beli klub bola.
Kalau kamu coba tanya soal cita-cita ke orang-orang sekarang, pasti ada hubungannya sama ketenaran. Pengen jadi Youtuber, Selebgram dan lain-lain. Bisa juga dijawab berbeda. Beda baju aja sebenernya.

Validasi menggunakan baju yang lain, yaitu bisnis. Entah berapa kali banyak akun bisnis mondar mandir di Instagram atau FYP TikTokku. Nggak sedikit diantaranya bikin mikir “apaan sih?”. Kok gitu? Karena aku lihat banyak kreator hanya mencari views. Mencari ketenaran. Meskipun harus ngajarin ilmu yang ngaco sekali.

Yaa… pencarian ketenaran dan validasi lagi memenuhi dunia ini.

Bisa Berpengaruh Ke Kamu

Cari tenar (atau kadang disebut cari validasi) bisa mempengaruhimu. Coba bayangkan aja berbagai akun-akun say hello ke kamu. Seakan mengenalkan diri “haii… aku orang hebat dan terkenal lho”.

Perkenalanmu sama mereka bisa merubah mindsetmu. Kamu mulai bertanya pada dirimu sendiri siapakah kamu. Dan kenapa kamu ga setenar mereka? Ga sehebat mereka? Akhirnya kamu malah ikutan jatuh ke jurang pencarian validasi.

Kalau kamu udah terjun ke jurang validasi yang gak berdasar itu berbahaya. Komedian favoritku, Jim Carrey, pernah kaya kamu. Dia terjun dalam ketenaran. Sayangnya, bukannya senang, dia justru harus menghadapi depresi. Sebelum kamu jatuh kaya Jim saat itu, ada baiknya kamu menerapkan hidup Lathe Biosas.

Menerapkan Lathe Biosas di Era Sekarang

Lathe Biosas dahulu memperlihatkan diri sebagai cara hidup kaum stoic di dalam dinding. Dinding tinggi yang menutupi taman bunga kaum stoic. Bukannya nggak mau berbagai, stoic memasang dinding karena nggak mau ketenaran menghinggapi kehidupan taman mereka.

Tapi, kalau kamu mau nerapin lathe biosas ya ga perlu harus bikin dinding. Yang ada malah kamu capek hahaha…

Cara kamu menghidupi lathe biosas bisa mulai dari media sosialmu. Kamu memikirkan dan memilah mana yang harus kamu bagikan. Apakah kamu benar mau mengunggah? Atau sekedar buat cari validasi aja?

Selanjutnya kamu juga sebisa mungkin menghindari segala drama di media sosial. Kalau mau ikut, ya berargumenlah seperlunya. Nggak perlu harus ngotot. Secukupnya aja

Setelahnya, kamu juga bisa memisahkan beberapa variabel hidupmu. Kehidupan kerja sama kehidupan privasimu jangan kamu biarin berjalan bareng. Ketika kamu bekerja jangan banyak bercerita soal keluargamu. Kalau kamu baru kumpul sama keluarga jangan ngomongin soal jabatanmu.

Terakhir, punyai hubungan yang kecil tapi sehat. Jadi tenar emang keliatan enak. Banyak yang tau siapa kita. Tapi, jadi tenar nggak seenak itu. Berkali-kali para artis harus menghadapi ekpektasi fansnya. Bahkan Justin Bieber pernah bermasalah sama fansnya gara-gara potong rambut. Nahloh. Memiliki lingkungan yang kecil tapi sehat adalah kunci hidup bahagia kaya Lathe Biosas. Lingkungan kecil aja tapi bikin kamu nyaman dan bahagia.

 

Baca juga:

Empat Prinsip Hidup Esssensialisme

Urip Selo Adalah Lifestyle di Jogja

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini